Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi In Silico Perbandingan Aktivitas Penghambatan Senyawa dari Kulit Buah Manggis dan Obat Sintetis Ethambutol sebagai Inhibitor Protein Mycobacterium tuberculosis Arafani, Mega Silvia Hastuty; Prasetyo, Dimas Teguh; Illah, Maulidya Nanda Nur; Ariningtyas, Niken; Ma'ruf, Mar'ie Zidan
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2025): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v13i1.18118

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menular melalui udara Tidak semua orang yang mengalami tuberculosis dapat sembuh dengan pengobatan sintetis. Alternatif dari permasalahan tersebut ialah dengan menggunakan obat dari senyawa alam. Penilaian potensi dari suatu senyawa alam dapat melalui studi in silico menggunakan metode docking molecular. Penelitian ini menggunaan protein target Mycobacterium tuberculosis. Senyawa alam yang diujikan yaitu Gartanin, β-mangostin, Garsinol. Senyawa sintetis yang digunakan sebagai perbandingan ialah senyawa ethambutol. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak PyRx, pyMOL, dan Biovia Discovery Studio. Hasil docking molecular menunjukkan bahwa ketiga senyawa alam tersebut memiliki nilai yang berbeda. Nilai docking yang paling rendah memiliki arti bahwa ikatan ligan dengan protein target lebih kuat dibanding senyawa sintetis. Senyawa alam yang paling kuat, sifat farmakokinetika yang baik, dan memiliki toksisitas yang paling rendah adalah Gartanin.
Konsep Halalan Thayyiban dalam Produksi Daging Kultur dengan Teknologi Stem Cell: Studi Al-Qur’an Tematik Ariningtyas, Niken; Syarifah, Umaiyatus; Retna Duhita, Maharani; Mochamad Imamudin
Jurnal Semiotika Quran Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v5i2.26425

Abstract

Konsep makanan halalan thayyiban dalam al-Qur'an dan Hadis memberikan panduan konsumsi yang tidak hanya halal secara hukum syariat, tetapi juga baik bagi kesehatan dan keselamatan manusia. Seiring kemajuan teknologi, daging kultur berbasis stem cell muncul sebagai inovasi bioteknologi pangan yang dirancang menyerupai daging konvensional. Namun, isu kehalalan dan etika menjadi sorotan, terutama di kalangan Muslim. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk menelaah penerapan konsep halalan thayyiban dalam produksi daging kultur berbasis stem cell. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk ini masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi prinsip tersebut secara menyeluruh. Dari aspek halal, penggunaan sel punca dari hewan hidup tanpa penyembelihan syar’i serta media kultur yang mengandung unsur haram menjadikannya berpotensi haram. Dari sisi thayyib, kandungan gizi, aroma, dan rasa masih belum sebanding dengan daging konvensional, sehingga memerlukan pengembangan teknologi lebih lanjut. Oleh karena itu, daging kultur berbasis stem cell saat ini belum memenuhi kriteria halalan thayyiban. Meskipun demikian, perkembangan teknologi di masa depan membuka peluang untuk mengatasi hambatan ini melalui penggunaan bahan baku yang halal, peningkatan nilai gizi, dan penerapan proses produksi sesuai prinsip-prinsip syariat Islam.