Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP IT KHAIRUNNAS KOTA BENGKULU Iqbal, Moch.; Cahya Tri, Okta; Putriana, Delvi
Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 23 No No.1 (2025): JIPI: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, Maret 2025
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH UNIVERSITAS QOMARUDDIN GRESIK - JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jipi.v23iNo.1.4446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMP IT Khairunnas Kota Bengkulu. Fokus utama penelitian adalah pada kemampuan siswa dalam memahami konsep matematis yang berkaitan dengan materi IPA dan bagaimana pemahaman tersebut mempengaruhi cara mereka menyelesaikan soal-soal dalam pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi. Data diperoleh melalui tes pemahaman konsep matematis dan tes kemampuan menyelesaikan masalah IPA, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah pada pembelajaran IPA.
Penguatan Peran Mahasiswa Dalam Pelestraian Hayati Melalui Kegiatan Kkn Tematik Putriana, Delvi; Dewana, Gustira Ratu; Hapipa, Ivi; Bella, Sinta; Miarta, Mut’ah; Septiarin, Mely; Sari, Meirita
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 03 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang mengintegrasikan pendekatan ilmiah dalam penyelesaian permasalahan masyarakat. Program ini dilaksanakan di Desa Wana Karya, Bengkulu, dengan fokus pada pelestarian keanekaragaman hayati tanaman rempah lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif melalui studi kasus pelaksanaan KKN oleh mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno. Kegiatan mencakup identifikasi dan konservasi eks situ rempah, edukasi masyarakat, serta penyusunan model keberlanjutan berbasis partisipasi. Mahasiswa berperan aktif dalam pemetaan spesies dan produksi media edukatif. Keberhasilan program didukung oleh kerja sama institusi, pembimbing lapangan, dan partisipasi masyarakat. Namun, keterbatasan waktu, sumber daya, dan pengetahuan teknis menjadi tantangan utama. Rekomendasi utama adalah penguatan pelatihan pra-KKN dan penerapan sistem monitoring pasca-KKN untuk mendukung keberlanjutan program pengabdian.
Pemanfaatan Eceng Gondok, Lidah Mertua, dan Kangkung sebagai Agen Bioremediasi Limbah Cair Rumah Tangga Putriana, Delvi; Salsabila, Gina; Khosi'in
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.60046

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of Eichhornia crassipes (water hyacinth), Sansevieria trifasciata (snake plant), and Ipomoea aquatica (water spinach) as bioremediation agents for household wastewater, particularly laundry effluent containing detergent residues. The purpose of this research is to identify which plant species can best improve water quality by stabilizing pH levels, increasing clarity, and supporting plant growth. The study was conducted using an experimental laboratory method with a quantitative descriptive approach. Each plant was placed in a container filled with 500 mL of laundry wastewater, and parameters such as pH, water color, and plant growth were observed over three days. Data were analyzed descriptively to compare the bioremediation performance of each plant. The results showed that Sansevieria trifasciata was the most effective plant in improving water quality, as indicated by an increase in pH from 6 to 7, clear water appearance, and optimal plant growth (52 g). Eichhornia crassipes maintained stable pH values (6) but produced slightly turbid water, while Ipomoea aquatica resulted in increased turbidity and decreased pH (5). These findings suggest that the bioremediation process strongly depends on plant structure and metabolic activity. Snake plant, with its dense root system, demonstrated a higher ability to absorb and neutralize chemical pollutants compared to the other two species. Overall, Sansevieria trifasciata shows great potential as a simple, low-cost, and environmentally friendly bioremediation agent for household wastewater treatment.