Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Legal Approaches to Climate Change Mitigation: Evaluating Implementation Strategies and Mainstreaming Efforts Yusdiyanto, Yusdiyanto; Budiyono, Budiyono; Saleh, Ahmad; Nurhalimah, Dewi; Gultom, Rachel Sophia Joy Aprilia
Pancasila and Law Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25041/plr.v5i2.4018

Abstract

Climate change poses a serious threat to all nations. According to the World Economic Forum's Global Risk Report (2019), climate change ranks among the most significant global risks, contributing to natural disasters, extreme weather events, food and water crises, biodiversity loss, and ecosystem collapse. These impacts have profound consequences for human life. Despite growing awareness of climate change as a critical issue, large-scale efforts to mitigate its effects remain insufficient. This research seeks to analyze the factors contributing to the lack of public awareness in addressing climate change, particularly from a legal perspective. Legal frameworks play a crucial role in mainstreaming climate change mitigation and adaptation to prevent environmental disasters and promote sustainable development. Employing a normative approach, this research will explore the legal mechanisms necessary for integrating climate change mitigation and adaptation into regulatory frameworks.
Illegal Fishing dan Pertanggungjawaban Pidana: Studi atas Sengketa Maritim Indonesia-Vietnam Gultom, Rachel Sophia Joy Aprilia; Shafira, Maya; Tamza, Fristia Berdian; Farid, Muhammad; Azizah, Siti
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7770

Abstract

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana dalam tindak pidana illegal fishing melalui kajian terhadap pendekatan hukum antara Indonesia dan Vietnam serta implikasinya terhadap sengketa maritim di Laut Natuna Utara. Fokus analisis diarahkan pada penegakan hukum perikanan nasional Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dan Vietnam melalui Law on Fisheries No. 18/2017/QH14. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif-komparatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan hukum internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan hukum pidana sebagai primum remedium melalui sanksi represif, sedangkan Vietnam menempatkan pidana sebagai ultimum remedium dengan penekanan pada sanksi administratif dan pengawasan preventif. Dalam kerangka UNCLOS 1982, efektivitas hukum nasional terbukti terbatas tanpa kerja sama bilateral dan regional. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan penguatan sinergi Indonesia–Vietnam melalui mekanisme ASEAN dan RPOA-IUU guna mewujudkan tata kelola perikanan yang berkelanjutan.