rizky, Miftahul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATA PELAJARAN IPA DI SD NEGERI 4 KAMPUNG BARU rizky, Miftahul; Agung, A. A. Gede; Sudarma, I Komang
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v6i2.20299

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas V SD Negeri 4 Kampung Baru adalah kurangnya bahan ajar yang berbasis Inkuiri dalam pembelajaran, bahan ajar yang digunakan hanyalah buku pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan rancang bangun LKS berbasis inkuiri, (2) mendeskripsikan kualitas pengembangan LKS berbasis inkuiri, (3) mengetahui efektivitas penggunaan LKS berbasis inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, kuesioner, dan tes objektif tipe pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Subjek penelitian ini adalah 47 siswa kelas V SD Negeri 4 Kampung Baru Tahun Pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian (1) Rancang bangun LKS berbasis inkuiri meliputi lima tahapan yaitu: tahap analisis, tahap perancangan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. (2) LKS berbasis inkuiri valid dengan: (a) hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (100%), (b) hasil review ahli media menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (92%), (c) hasil review ahli desain pembelajaran menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (95%), (d) hasil uji perorangan menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (98,73%), hasil uji kelompok kecil menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (98,39%), hasil uji lapangan menunjukkan LKS berpredikat sangat baik (93,17%). (3) Penggunaan LKS berbasis inkuiri efektif digunakan dalam pembelajaran IPA, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa setelah menggunakan LKS berbasis inkuiri.Kata kunci: ADDIE, LKS, inkuiri, pengembangan
Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan Berbasis Budaya Aceh dalam Mengintegrasikan Nilai Moderasi Beragama: Studi Kasus di MIN 4 Kota Lhokseumawe Salsabilla, Nulqia; Silfiani, Humaira; Sukiman, Sukiman; Rizky, Miftahul; Qusairi, Imam
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v10i2.35830

Abstract

Moderasi beragam fondasi menjadi penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Aceh yang memiliki kekhasan budaya dan penerapan syariat Islam. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya integrasi nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum madrasah sebagai upaya preventif terhadap sikap intoleran sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses dan bentuk integrasi nilai moderasi beragama dalam pengembangan kurikulum berbasis budaya Aceh di MIN 4 Kota Lhokseumawe. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai moderasi beragama dilakukan melalui enam strategi: (1) internalisasi dalam dokumen kurikulum madrasah, (2) pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal, (3) peran aktif guru sebagai agen moderasi, (4) kepemimpinan kepala madrasah yang visioner, (5) keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pembinaan nilai multikultural, dan (6) pembiasaan budaya madrasah yang moderat. Integrasi nilai moderasi beragama dalam kurikulum berbasis budaya lokal memperkuat identitas kebangsaan, toleransi, dan sikap inklusif peserta didik. Implikasi dari temuan ini merekomendasikan pentingnya penguatan kebijakan kurikulum yang adaptif terhadap nilai-nilai lokal dan keislaman moderat sebagai upaya strategi membangun pendidikan Islam yang ramah dan berkeadaban.