Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan Berbasis Budaya Aceh dalam Mengintegrasikan Nilai Moderasi Beragama: Studi Kasus di MIN 4 Kota Lhokseumawe Salsabilla, Nulqia; Silfiani, Humaira; Sukiman, Sukiman; Rizky, Miftahul; Qusairi, Imam
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v10i2.35830

Abstract

Moderasi beragam fondasi menjadi penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Aceh yang memiliki kekhasan budaya dan penerapan syariat Islam. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya integrasi nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum madrasah sebagai upaya preventif terhadap sikap intoleran sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses dan bentuk integrasi nilai moderasi beragama dalam pengembangan kurikulum berbasis budaya Aceh di MIN 4 Kota Lhokseumawe. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai moderasi beragama dilakukan melalui enam strategi: (1) internalisasi dalam dokumen kurikulum madrasah, (2) pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal, (3) peran aktif guru sebagai agen moderasi, (4) kepemimpinan kepala madrasah yang visioner, (5) keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pembinaan nilai multikultural, dan (6) pembiasaan budaya madrasah yang moderat. Integrasi nilai moderasi beragama dalam kurikulum berbasis budaya lokal memperkuat identitas kebangsaan, toleransi, dan sikap inklusif peserta didik. Implikasi dari temuan ini merekomendasikan pentingnya penguatan kebijakan kurikulum yang adaptif terhadap nilai-nilai lokal dan keislaman moderat sebagai upaya strategi membangun pendidikan Islam yang ramah dan berkeadaban.
Pembelajaran Matematika Menggunakan Kartu Angka Untuk Mengenal Bilangan Pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Kartika II-2 Palembang Sari, Dwi Novita; Ardiyanti, Vivin; lestari, Futry Ayu; Silfiani, Humaira
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.884

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk dasar berpikir logis dan sistematis bagi siswa. Salah satu aspek dasar yang perlu dikuasai oleh siswa kelas rendah adalah pengenalan bilangan. Namun, tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan secara abstrak. Permasalahan tersebut menjadi perhatian di SD Kartika II-2 Palembang, khususnya pada siswa kelas 2. Dalam upaya mengatasi tantangan ini, pendekatan pembelajaran dengan media kartu angka diperkenalkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan kartu angka dapat membantu siswa mengenal bilangan secara lebih efektif. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 22 siswa kelas 2 dengan dua kali pertemuan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi aktivitas siswa, dan wawancara guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka mampu meningkatkan pemahaman konsep bilangan siswa secara signifikan. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan mampu mengenali serta membedakan bilangan satuan hingga puluhan dengan lebih tepat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran matematika tingkat dasar. Guru disarankan untuk terus mengeksplorasi media sederhana yang mampu menjembatani pemahaman abstrak siswa ke dalam bentuk nyata yang mudah dipahami.
Optimalisasi Pemanfaatan Sampah Anorganik Sebagai Media Tanam dalam Upaya Penghijauan Pekarangan Rumah: Studi Kasus Ardiyanti, Vivin; Lestari, Futry Ayu; Sari, Dwi Novita; Silfiani, Humaira
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 6, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v6i2.571

Abstract

The problem of inorganic waste management and limited green space in rural areas are important backgrounds in this study. This study aims to analyze the optimization of the use of inorganic waste as a planting medium in efforts to green the yards of houses among women village officials. The research method used is a qualitative case study design on women village officials who have implemented the use of inorganic waste as a planting medium in the greening program. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews with women village officials involved in the greening program, observations of the practice of using inorganic waste as a planting medium, and documentation of visual changes in the yards of houses. Data analysis techniques used descriptive qualitative analysis with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions to identify patterns and findings from the program implementation. The results of the study indicate that various types of inorganic waste such as used gallons can be optimized into effective planting media. Interviews revealed that the driving factors for the success of this program include community environmental awareness, the presence of assistance from the village government, and the economic value of reducing the purchase of conventional pots. This study concludes that optimizing the use of inorganic waste as a planting medium is a sustainable approach to greening the yards of houses while addressing waste problems in rural areas.
Implementasi Kurikulum Multikultural Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Program Studi PGMI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Silfiani, Humaira; Sukiman, Sukiman; Harahap, Diah Pahmasari; Nafi’ah, Armiya Sayidatun; Mumtaz, Isma Nadia
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2025): ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/itqan.v16i2.5102

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Outcome-Based Education (OBE) and the integration of multicultural values in the curriculum of the Primary Madrasah Teacher Education (PGMI) program at UIN Sunan Kalijaga. Specifically, the study examines the alignment between the formulation of learning outcomes, classroom instructional practices, and assessment strategies, while also identifying challenges in implementing OBE within the context of Islamic higher education institutions (PTKI). A qualitative approach, employing a case study design, was used. Data were collected through in-depth interviews with lecturers and program administrators, classroom observations, and document analysis of the curriculum and OBE-based Semester Learning Plans (RPS). The data were analyzed thematically through stages of data reduction, categorization, and interpretation. The findings indicate that the PGMI curriculum has been developed in accordance with OBE principles, as reflected in the formulation of Program Learning Outcomes (CPL), Course Learning Outcomes (CPMK), and a structured curriculum mapping process. However, the implementation of OBE and the integration of multicultural values in classroom practice remain inconsistent. Variations in instructional methods and assessment approaches suggest that constructive alignment has not yet been fully achieved. This study proposes the concept of semi-alignment to explain the gap between curriculum design and instructional practice. The findings highlight that the successful implementation of OBE in PTKI requires strengthened lecturer capacity, consistent application of authentic assessment, and sustained institutional support through systematic monitoring and mentoring mechanisms.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BIOMASSA RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN DESA RAMAH LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI ACEH UTARA Alfianingsih, Yesika; Silfiani, Humaira; Salsabila, Nulqia; Ayubbi, Irham Al; Fatonah, Siti
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku eko-biomassa untuk mendukung pengembangan desa ramah lingkungan di pedesaan Aceh Utara. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya volume limbah pertanian, seperti jerami, sekam padi, dan batang jagung, yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta dokumentasi kegiatan pengolahan limbah pertanian. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eko-biomassa yang diolah dari limbah pertanian dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Secara ekologis, pemanfaatan limbah menjadi biomassa dapat mengurangi emisi karbon dan mencegah pencemaran akibat pembakaran terbuka. Secara ekonomi, kegiatan ini meningkatkan pendapatan masyarakat melalui produksi dan distribusi briket biomassa bernilai tinggi. Lebih lanjut, pelaksanaan program eko-biomassa juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan kemandirian energi desa. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa pengembangan eko-biomassa dari limbah pertanian merupakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk menciptakan desa ramah lingkungan. Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat berbasis prinsip ekonomi hijau dan partisipasi lokal. Rekomendasi penelitian ini mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperluas pelatihan dan sosialisasi teknologi pengolahan limbah pertanian guna mencapai manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
Implementation of an OBE-based multicultural curriculum in higher education: A case study at UIN Sunan Kalijaga Silfiani, Humaira; Sukiman, Sukiman
Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Vol. 13 No. 1 (2025): June
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppfa.v13i1.91222

Abstract

This study examines the implementation of a multicultural curriculum integrated within an Outcome-Based Education (OBE) framework in higher education. While previous studies have explored OBE and multicultural education separately, limited research has addressed their integration in Islamic higher education contexts. This study aims to analyze the implementation, benefits, and challenges of an OBE-based multicultural curriculum at UIN Sunan Kalijaga, Indonesia. A qualitative approach was employed using semi-structured interviews, observations, and document analysis. The data were analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the integration of multicultural values into the OBE framework enhances graduate competencies by aligning academic, social, and spiritual dimensions. The curriculum is characterized by the integration of unity of sciences, Islamic moderation, and green campus principles. However, the implementation faces challenges such as limited resources, lecturer readiness, and the complexity of outcome-based assessment. This study contributes to the literature by providing empirical insights into how multicultural education can be systematically integrated within an OBE framework to support the development of adaptive, value-based graduates in higher education.
IMPLEMENTASI NILAI DAN SIKAP PANCASILA DALAM PENGEMBANGAN SOAL HOTS DAN LOTS UNTUK SISWA KELAS V SD FASE B Silfiani, Humaira; Mauluah, Luluk; Sunaryo, Ikhwan; Andini, Arfah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v12i1.5576

Abstract

This study aims to describe the implementation of Pancasila values and attitudes in the development of Higher Order Thinking Skills (HOTS) and Lower Order Thinking Skills (LOTS) questions for elementary school students in Phase B. The research employs a descriptive qualitative approach using the library research method, referring to various scientific sources such as journal articles, academic textbooks, and curriculum documents. The findings show that LOTS focuses on basic thinking abilities, including remembering, understanding, and applying (C1–C3), while HOTS involves higher-order thinking abilities such as analyzing, evaluating, and creating (C4–C6). The integration of Pancasila values into the construction of HOTS and LOTS questions plays a crucial role in fostering students’ national character, morality, and humanity. Therefore, the development of HOTS- and LOTS-based assessment instruments grounded in Pancasila values can assist teachers in creating meaningful, active learning processes that emphasize character building.