Witasari, Witasari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of The Independent Curriculum Concept Through The Constructivist Philosophy of Education and The Philosophy of Ki Hadjar Dewantara Idawati, Idawati; Fariza, Andi Arbaina Fariza; Witasari, Witasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3140

Abstract

This research aims to determine and analyze perceptions of the constructivist philosophy and Ki Hadjar Dewantara's philosophy in relation to the independent curriculum. This research uses a qualitative approach with a literature review or literature study method. Research data was collected from articles and books about the educational philosophy and philosophy of Ki Hadjar Dewantara. Data validation and analysis was carried out using document triangulation. The results of the research or findings show that the independent curriculum is based on educational philosophy views, namely the philosophical views of constructivism and the philosophy of Ki Hadjar Dewantara. The constructivist philosophy believes that constructivist learning is relevant to independent learning programs which can be viewed from learning methods that focus on learning that focuses on cognitive maturity and gives freedom to students to be able to explore and explore their learning experiences independently. Meanwhile, Ki Hadjar Dewantara's philosophy provides a different philosophical basis for how education is implemented and internalized optimally. The relationship or connection between Ki Hadjar Dewantara's educational concept and the independent curriculum is part of Tri Rahayu's educational philosophy. This educational concept focuses on the fun or happiness of students. In the independent curriculum, the concept of student-centered learning is implemented, and teachers act as motivators and facilitators. The flow of constructivist educational philosophy and the philosophy of Ki Hadjar Dewantara is very relevant to the dynamics of the independent curriculum, this is evident from every view and meaning implied therein.
Integrasi Strategi Penguatan dan Student Adjustment dalam Membentuk Kesadaran Belajar untuk Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa Sirajuddin, Sirajuddin; Mukhlis, Mukhlis; Azzahra, Fatima; Witasari, Witasari; Amalia, Dina
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.986

Abstract

Penelitian ini didorong oleh pentingnya peran dosen dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keaktifan mahasiswa serta kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran integrasi strategi penguatan dan penyesuaian diri mahasiswa (student adjustment) dalam membentuk kesadaran belajar yang berkelanjutan serta meningkatkan keaktifan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian adalah mahasiswa dan dosen PGSD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan berupa pujian, nilai tambahan, dan kesempatan berpartisipasi aktif secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar, rasa percaya diri, dan motivasi mahasiswa. Di sisi lain, penyesuaian diri mahasiswa berperan dalam pengelolaan stres, penguatan regulasi diri, dan keterlibatan akademik. Integrasi kedua pendekatan tersebut membentuk sinergi yang mendukung terciptanya kesadaran belajar yang reflektif, mandiri, dan berkelanjutan.