Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontekstualisasi Injil terhadap Kepercayaan Duata Suku Bajau Sianturi, Herlina; Abraham, Jovita Elizabeth
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 7, No 1 (2025): Teologi dan Pendidikan Kristen - Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v7i1.343

Abstract

Indonesia memiliki suku Bajau dengan kemampuan maritim yang begitu luar biasa. Namun, penginjilan kepada suku Bajau ini masih 0,08%. Tulisan ini merupakan salah satu upaya awal untuk mengenal dan memahami budaya suku Bajau guna menemukan strategi pengabaran Injil yang dapat digunakan sebagai jalan masuk penginjilan kepada suku tersebut. Suku Bajau masih memegang kuat ritual nenek moyang mereka, dan salah satunya adalah ritual Duata, di mana mereka meyakini bahwa Duata adalah dewa yang turun ke bumi dan menjelma menjadi manusia. Melalui studi kualitatif terhadap literatur mengenai ritual Duata ini serta penginjilan kontekstual yang dilakukan Rasul Paulus kepada penduduk Atena, dapat diambil suatu strategi penginjilan kontekstual untuk menjangkau suku Bajau melalui kemiripan konteks antara kepercayaan Duata mereka dengan inkarnasi Allah melalui Yesus Kristus. Kepercayaan suku Bajau kepada Duata ini bisa dijadikan sebagai suatu strategi untuk menceritakan tentang Allah yang berinkarnasi menjadi manusia, Yesus Kristus, demi menyelamatkan umat manusia
Panggung Boneka Sebagai Media Kreatif Dalam Pemberitaan Injil Bagi Anak Sianturi, Herlina; Muljadi, Lilis; Malau, Eleazar; Benaya, Haris; Sanjaya, Yusak
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i10.3524

Abstract

Pelayanan anak-anak dengan menggunakan panggung boneka merupakan media kreatif yang dapat digunakan untuk menyampaikan Injil secara kontekstual kepada anak-anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, yaitu di Pondok Sukacita Anak (PSA), Soreang, Kabupaten Bandung dan di PAUD SION, Waikabubak-Sumba, NTT. Kondisi awal menunjukkan anak-anak cenderung kurang fokus dan interaktif pada pembelajaran konvensional di tengah gempuran media digital satu arah yang potensial mengurangi partisipasi sosial dan kognitif. Dengan tujuan memperkenalkan kasih Tuhan melalui pertunjukan boneka yang interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi persiapan pembuatan panggung boneka dari bahan sederhana dan terjangkau, penyampaian Firman Tuhan melalui media panggung boneka, musik pendukung, serta sesi interaktif antara boneka dan anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan yang signifikan pada partisipasi anak, ditandai dengan peningkatan antusiasme, perhatian, dan respons spontan terhadap cerita Alkitab yang disampaikan. Dari kegiatan yang dilakukan, dapat terlihat bahwa pelayanan anak dengan media panggung boneka masih menunjukkan respons yang positif dari anak-anak. Anak-anak menjadi antusias dengan cara bercerita yang lebih interaktif sehingga dapat memahami dan mengingat cerita Alkitab dengan baik. Metode pemberitaan Injil dengan media panggung boneka terbukti masih relevan di tengah tantangan digitalisasi masa kini karena masih memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berimajinasi. Secara substansial, kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran rohani yang lebih dinamis, mendorong interaksi sosial, serta menginternalisasi nilai-nilai moral melalui pengalaman yang konkret dan partisipatif, sehingga menjadi alternatif strategis bagi pendidikan iman anak di era digital.