Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dry Shampoo Berbahan Dasar Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata) untuk Mengatasi Infeksi Ektoparasit pada Kucing (Felis catus) Khofiyya, Nida An; Al Khoiriah, Nidzomah Dina; Nadifah, Umi
Jurnal Penelitian Sains Vol 27 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i0.1189

Abstract

Kucing yang hidup liar atau tidak dipelihara rentan terinfeksi ektoparasit seperti kutu akibat habitat yang tidak tetap dan lingkungan yang kotor, Infeksi ini dapat menular ke kucing peliharaan bahkan manusia (zoonosis). Penggunaan senyawa kimia untuk mengatasi parasit tetap memiliki dampak negative terhadap kesehatan dan lingkungan sehingga diperlukan alternatif bahan alami yang aman dan efektif. Ekstrak daun sirsak diketahui dapat menjadi salah satu bahan alami yang berpotensi sebagai pengendali parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dry shampoo berbahan dasar ekstrak daun sirsak dalam mengatasi infeksi ektoparasit pada kucing dan menentukan formulasi ekstrak daun sirsak yang paling efektif sebagai bahan dasar dry shampoo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasy-experimental dengan pendekatan kuantitatif di mana data dikumpulkan dan dianalisis dalam bentuk numeric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sampel tanpa perlakuan (P0), rata-rata waktu kematian kutu adalah 44.400 detik. Pada penggunaan dry shampoo dengan ekstrak sirsak 25%(P1), 50%(P2), dan 75%(P3), rata-rata waktu kematian kutu masing-masing adalah 72 detik, 48 detik, dan 26 detik. Sementara produk komersial Detick (P4) memiliki waktu kematian tercepat, yaitu 22 detik. Dry shampoo dengan ekstrak sirsak 75%(P3) hampir sama cepatnya dengan Detick(P4), hal ini menunjukkan bahwa dry shampoo dengan ekstrak daun sirsak efektif dalam mempercepat kematian ektoparasit.Kata Kunci: Daun sirsak, Dry shampoo, Ektoparasit, Kucing.
Hubungan Keragaman Pangan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Desa Giripurno, Kota Batu Khofiyya, Nida An; Paramita, Farah; Mariana, Rina Rifqie; Kurniawan, Agung
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 02 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i02.10388

Abstract

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 melaporkan terkait angka stunting di Kota Batu berada pada angka 21,2%. Prevalensi ini mengindikasikan bahwa hingga kini stunting menjadi permasalahan serius karena belum berhasil memenuhi target RPJMN 2020–2024, yaitu sebesar 14%. Desa Giripurno menjadi daerah yang mencatat persentase stunting paling tinggi di Kota Batu, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara keragaman pangan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian stunting pada balita. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hubungan analitik melalui desain studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menerapkan teknik sampling non-probabilitas dengan pendekatan purposive sampling. Sebanyak 126 responden diikutsertakan sebagai sampel, dengan instrumen berupa kuesioner terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan uji deskriptif untuk merepresentasikan hasil univariat, uji chi-square untuk menilai hubungan pada analisis bivariat, serta regresi logistik yang diterapkan pada analisis multivariat. Hasil penelitian merepresentasikan adanya hubungan antara keragaman pangan (p = 0,002) serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (p = 0,001) dengan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan. Di antara kedua variabel tersebut, keragaman pangan balita menunjukkan hubungan yang paling signifikan dengan kejadian stunting. Kata Kunci : stunting, keragaman pangan, perilaku hidup bersih dan sehat, balita