Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Perubahan Kandungan Asam Lemak Bebas pada Nasi Lalapan yang Menggunakan Minyak Goreng Berulang di Pedagang Kaki Lima Kota Malang Widi Rimastuti; Rina Rifqie Mariana; Aisyah Larasati
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 42, No 2: September 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v42i22019p170-178

Abstract

This research aimed to (1) find the change in free fatty acid content in "nasi lalapan" that used repeated cooking oil, (2) the content difference of "nasi lalapan" from each oil repetition. This research was experimental using a quantitative approach. The target of this research was "nasi lalapan" street vendors in Malang City. The samples were taken from one vendor in one sub-district. The samples were fried chicken, fried catfish, and fried tempeh in the 0, 5th, 10th, and 20th frying and were tested in the laboratory to find the free fatty acid content change. The data analysis in this research used the ANOVA test and further LSD test. The results showed that (1) free fatty acid in fried chicken, catfish, and tempeh increased along with the frying repetition, (2) the usage of repeated cooking oil influenced the free fatty acid content.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR K3 DAN HIGIENE SANITASI BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Dian Prayogi; Dwi Agus Sudjimat; Rina Rifqie Mariana
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 40, No 1: Februari 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v40i12017p079

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan sebuah bahan ajar dalam bentuk buku ajar untuk mata pelajaran K3 dan Higiene Sanitasi yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Model pengembangan yang digunakan didasarkan pada tahap-tahap penelitian pengembangan Sukmadinata. Hasil data dianalisis dengan menggunakan program SPSS Ver.17 for Windows. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa secara keseluruhan penilaian tentang kelengkapan penyajian terhadap buku ajar hasil pengembangan berada pada kualifikasi Baik. Hasil uji coba produk menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar secara signifikan yang ditunjukkan dengan adanya kenaikan nilai hasil belajar siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar pengembangan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
“Ringmaker Mechine” untuk Meningkatkan Produksi “Alen-Alen” sebagai Jajanan Khas Trenggalek Rina Rifqie Mariana; Maftuchin Romlie; Aulia Azzardina
Jurnal KARINOV Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i1p%p

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan produksi alen-alen yang merupakan jajanan khas Trenggalek melalui pelatihan, pengenalan, dan hibah Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa “Ring Maker Mechine”. Mesin ini berfungsi untuk membentuk adonan alen-alen yang berbentuk seperti cincin yang selama ini dilakukan secara manual dan kovensional, sehingga proses produksi sangat terbatas karena membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang banyak. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pengolahan alen-alen dengan menggunakan “Ring Maker Mechine”, dan menghibahkan alat ini kepada salah seorang pengrajin terpilih. Hasil cipta karya dan pelatihan ini menunjukkan terdapat perbedaan kapasitas produksi alen-alen yang dihasilkan. Menggunakan teknik konvensional (keterampilan tangan) pencetakan 1 kg bahan alen–alen membutuhkan waktu 35 menit. Sedangkan melalui penggunaan “Ring Maker Mechine” hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. Keamanan pangannya juga lebih terjamin, lebih hygienes karena tidak terlalu banyak bersentuhan dengan tangan pekerja. Teknologi tepat guna ini juga dapat dijadikan sebagai protipe teknologi bagi pengusaha alen-alen lainnya, sesuai penyataan ketua UMKM Trenggalek yang akan mengajukan anggaran kepada pemerintah daerah Trenggalek untuk mengajukan subsidi alat serupa kepada para pengrajin secara bertahap sehingga unggulan jajanan ini dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas. Kata Kunci : alen-alen, jajanan, khas trenggalek, ring maker mechine Abstract The purpose of this activity is to increase the production of alen-alen which is a typical Trenggalek snack through training, introduction, and grants for Appropriate Technology (TTG) in the form of "Ring Maker Mechine". This machine functions to form alen-alen dough in the shape of a ring which has been done manually and conventionally, so the production process is very limited because it requires a lot of time and labor. The service method is carried out through socialization, training, and assistance in the processing of alen-alen using the "Ring Maker Mechine", and donating this tool to one of the selected craftsmen. The results of this copyrighted work and training show that there are differences in the production capacity of the alen-alen produced. Using conventional techniques (hand craftsmanship), printing 1 kg of alene material takes 35 minutes. Meanwhile, using the "Ring Maker Mechine" only takes 5 minutes. Food safety is also more secure, more hygienic because it does not touch too much with the workers' hands. This appropriate technology can also be used as a technology prototype for other alen-alen entrepreneurs, according to the statement of the head of the Trenggalek UMKM who will submit a budget to the Trenggalek regional government to submit subsidies for similar tools to craftsmen in stages so that the superior snacks can reach a wider marketing . Keywords: alen-alen, snacks, typical trenggalek, ring maker mechine
THE EFFECT OF CARRAGEENAN AND LEMON RATIO ON ANTIOXIDANT ACTIVITY AND PHYSICAL PROPERTIES OF JELLY BUTTERFLY PEA Titi Mutiara Kiranawati; Rina Rifqie Mariana; Nindry Efrinasari
Jurnal Agroindustri Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/j.agroindustri.12.1.29-38

Abstract

Plant-derived pigments are becoming increasingly important globally as a potential source of biocolours for their versatility and avoiding the health hazards caused by synthetic colours. The use of additives such as preservatives, artificial flavours, and artificial coloring can cause allergic reactions in consumers, and chemical compounds can build up in the body. Previous studies on food colors have focused primarily on synthetic and chemical colors, their stability, metabolism and toxicity, but recent attention has been directed to the biochemical aspects of plant-derived food colors and studies of their utilization. One of the plants that can be used as a dye was the Telang flower. Telang flower (Clitoria ternatea L.) was a flower that has the potential to be an alternative natural food coloring agent in an effort to minimize the use of synthetic dyes and has antioxidant compounds that are beneficial to the body. This study aims to determine the amount of use of butterfly pea flower extract, to analyze the effect of different treatments with the addition of carrageenan and lemon on antioxidant activity and physical properties (viscosity and color). Jelly drink from butterfly pea flower extract in this study used a factorial completely randomized design (RALF) with three levels each. The first factor is carrageenan (0.25%, 0.50%, 0.75%) and the second factor is lemon concentration (1%, 2%, and 3%). Each treatment was repeated 3 times. The results of this study indicate that the difference in the use of the addition of carrageenan: lemon has a significant effect on antioxidant activity, viscosity, and color of jelly drink with telang flower juice. It can be concluded that the higher the concentration of carrageenan and lemon, the higher the antioxidant activity and viscosity produced, and the use of lemon and carrageenan can affect the physical properties of the Jelly drink product with butterfly pea flower juice.
Kualitas Yoghurt dengan Variasi Rasio Susu Kacang Tolo (Vigna unguiculata (L.) Walp ssp) dan Susu Sapi Erwanti Anggraini Anggrek; Titi Mutiara Kiranawati; Rina Rifqie Mariana
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.692 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.21205

Abstract

Penelitian analisis kualitas yoghurt dengan variasi rasio kacang tolo dan susu sapi bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi ketiga formula yoghurt seperti, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, dan total asam. Yoghurt susu kacang tolo juga ditentukan melalui uji hedonik yang melibatkan 52 panelis dengan dua kali pengulangan yang kemudian dianalisis dengan ANOVA. yang dilanjutkan dengan uji  Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rasio susu kacang tolo dan susu sapi berpengaruh terhadap kandungan gizi yoghurt dan uji kesukaan. Rasio paling disukai yaitu pada rasio 50% susu kacang tolo : 50% susu sapi. Kandungan gizi yang diperoleh yaitu kadar protein 3,89%, kadar lemak 2,61%, kadar abu 0,12%, total asam 1,58% dan tingkat kecerahan warna, tingkat warna merah (makin besar makin gelap) (a+) yang paling tinggi ditunjukkan oleh yoghurt dengan rasio susu kacang tolo 70% dan susu sapi dengan 30%. Sedangkan yang memiliki tingkat paling cerah mempunyai kecerahan (L) (makin besar makin terang) dan tingkat warna kuning (makin besar makin terang) (b+) ditunjukan  oleh yoghurt dengan rasio susu kacang tolo 50% dan susu sapi dengan 50%. Tingkat kesukaan terhadap rasa  dengan skor 4,2 (agak suka),   uji kesukaan terhadap tekstur  dengan skor 3,84 (agak suka), serta tingkat kesukaaan terhadap warna dengan skor 4 (Agak Suka). Kesimpulan penelitian ini secara organoleptik dari uji hedonik adalah yoghurt yang paling disukai yaitu pada rasio 50% susu kacang tolo : 50% susu sapi. Pada uji hedonik warna yoghurt tersebut memiliki warna yang paling cerah, dari uji hedonik aroma yoghurt tersebut memiliki aroma asam yang merupakan khas dari yoghurt, dari segi tekstur yoghurt dengan rasio tersebut memiliki tekstur yang lebih lembut dan kental, dan dari uji hedonik rasa yoghurt tersebut tidak memiliki rasa langu yang disebabkan oleh kandungan enzim lipoksigenase menghidrolisa pada kacang tolo.
PREFERENSI KONSUMEN TENTANG ASPEK KARAKTERISTIK MAKANAN PKL “NASI LALAPAN” DI SUMBERSARI KOTA MALANG Deya Anniza'ul Azizah; Rina Rifqie Mariana; Nunung Nurjanah
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v19i2.10285

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis tingkat kesukaan dan tingkat kepentingan konsumen terhadap makanan “nasi lalapan” PKL di Kelurahan Sumbersari Kota Malang berdasarkan karakteristik makanan yang meliputi rasa, harga, tempat, nutrisi, kondimen sambal dan sayur lalap. Kemudian digunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini dengan data berupa angka.  Sumber data meliputi data primer diperoleh dari kuesioner yang  telah    diisi konsumen PKL nasi lalapan dan data sekunder pada penelitian ini adalah literatur  yang mendukung penelitian dan wawancara dengan beberapa pedagang. Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Subjek penelitian adalah konsumen nasi lalapan yang dijual oleh PKL dengan jumlah 100 responden. Penelitian ini menggunakan alur pengolahan yaitu editing, coding, entry, dan tabulating. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan  konsumen nasi lalapan  didominasi oleh laki-laki berusia 17 – 25 tahun yang sedang menempuh pendidikan sebagai mahasiswa. Tingkat kesukaan konsumen terhadap makanan nasi lalapan PKL di Kelurahan Sumbersari Kota Malang berdasarkan karakteristik makanan yang pertama adalah rasa, diikuti oleh harga berikutnya nutrisi , kondimen sambal dan sayur lalap, dan tempat. Tingkat kepentingan konsumen terhadap makanan nasi lalapan PKL di Kelurahan Sumbersari Kota Malang berdasarkan karakteristik makanan  yang dianggap sangat penting adalah rasa dan harga.  Adapun  tempat (lokasi), nutrisi, dan terahir kondimen sambal  dan sayur lalap dianggap penting.
Tingkat Kecakapan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Siswa SMK Program Keahlian Tata Boga se-Kota Malang Yuyun Nailufar; Teti Setiawati; Rina Rifqie Mariana
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.941 KB) | DOI: 10.17977/UM068v1n2p118-122

Abstract

This study aims to describe the level of critical thinking skills and problem solving in Culinary Vocational School students in Malang City. This research is a descriptive study with a quantitative approach. The technique of collecting data used a questionnaire aimed at students of Malang Vocational High School 3, Malang Vocational High School 7, and Malang Kartika IV-I Vocational School. The results showed the level of critical thinking skills and problem solving had an average score of 3 with quite good criteria. Some indicators of this skill, namely: 1) using several types of reasoning types that are appropriate to the situation and conditions have an average score of 2.5 with fairly good criteria; 2) effectively process and analyze data to determine decisions through arguments, have an average score of 3 with fairly good criteria; 3) testing information that has been processed and interpreted with the best analysis through the initial conclusion has an average score of 3.5 with good criteria; and 4) identify, analyze, and solve a problem and have an average score of 2.8 with quite good criteria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecakapan berpikir kritis dan pemecahan masalah pada siswa SMK Tata Boga se-Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang ditujukan kepada siswa SMKN 3 Malang, SMKN 7 Malang, dan SMK Kartika IV-I Malang.Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecakapan berpikir kritis dan pemecahan masalah memiliki rata-rata skor 3 dengan kriteria cukup baik. Beberapa indikator dari kecakapan ini, yaitu: 1) menggunakan beberapa jenis tipe penalaran dengan tepat yang sesuai dengan situasi dan kondisi memiliki rata-rata skor 2.5 dengan kriteria cukup baik; 2) mengolah dan menganalisis data dengan efektif untuk menentukan keputusan melalui argumen, memiliki rata-rata skor 3 dengan kriteria cukup baik; 3) menguji informasi yang sudah diolah dan diinterpretasi dengan analisis terbaik melalui simpulan awal memiliki rata-rata skor 3.5 dengan kriteria baik; dan 4) mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan suatu masalah dan memiliki rata-rata skor 2.8 dengan kriteria cukup baik.
PENGARUH DIFERENSIASI PRODUK KRIPIK TEMPE TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN Rina Rifqie Mariana
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.219 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6284

Abstract

All producers offer the superiority of their products by showing the unique thing among the differences called differentiation. This strategy is used to keep the product position not to decline in its Life Cycle. All these are to keep the consumers’ loyalty. This research used correlation aiming to know the influence of product’s (X) differentiation consisting of: package (X1), Price (X2), Service (X3), Brand (X4) and quality (X5) on consumers’ loyalty (Y) through consumers’ satisfaction (Z) partially and simultaneously. The samples are 100 respondents. The technique of data collection is closed questionnaire. The data analysis used is double linear regression analysis using t test and F, and PATH analysis to measure the influence of X variable on Y through Z. The result showed (1) There is a significant influence of package, price, service, and quality product but brand. Brand doesn’t influence consumers’ loyalty. (2) There is a significant influence of consumers’ satisfaction on loyalty (3) There is a significant influence of package, price, service, and quality on loyalty through satisfaction. However, brand doesn’t give a significant influence on loyalty through satisfaction. The result showed that the most influencing point on loyalty is the package and product quality.. It is suggested to (1) Kripik tempe producers to improve their work on service speed, quality of product and kinds of flavor, package cleanliness, and package specification. (2) Next researchers to add the research object and area.
KREATIVITAS OLAHAN MAKANAN DAN MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS NIRA TEBU UNTUK MENDUKUNG WISATA KULINER DI DESA PAGELARAN KABUPATEN MALANG Rina Rifqie Mariana; Laili Hidayati; Lismi Animatul Chisbiyah; Muhamad Zaki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16408

Abstract

Desa Pagelaran merupakan desa binaan Universitas Negeri Malang yang terletak di Kabupaten Malang Jawa Timur. Salah satu kekuatan desa ini adalah pemandangannya yang indah, terkenal dengan seni karawitannya dan dikenal sebagai kampung gerabah, sehingga tidak salah jika desa ini diproyeksikan untuk menjadi desa pariwisata. Namun sayangnya tujuan ini tidak didukung dengan kulinernya khasnya. Padahal desa ini memiliki 144 Ha kebun tebu yang sebagian besar hasil panen dibeli oleh pabrik Gula Krebet baru dan Gondang Legi. Para petani tebu dan masyarakat hampir tidak pernah memberdayakan dan mengolah tebu untuk olahan yang lebih fungsional. Berdasarkan kesepakatan dengan aparat desa, untuk mengatasi masalah di atas adalah mengembangkan produk nira tebu untuk menjadi minuman kesehatan yang sekaligus dapat mendukung brand image sebagai desa pariwisata Untuk itu tujuan abdimas ini adalah: 1) Mengolah minuman fungsional berbahan dasar nira tebu yaitu : yocah, canapple, Jelly cane, dan Caragout (Ice cream nira tebu) dengan menggunakan teknologi secara konvensional agar senyawa dan kandungan antioksidannya tidak hilang/berkurang dan memiliki nilai jual, 2) memberikan branding produk dengan packaging yang refresentatif, dan marketing digital, 3) membentuk wirausaha produk baru skala rumah tangga. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini adalah: 5 orang aparat desa, 26 peserta yang tergabung di UMKM dan kelompok tani. Kegiatan ini didampingi oleh 3 orang dosen dan 2 orang mahasiswa. Setelah dilakukan pendampingan, ada 3 kelompok UMKM yang memproduksi Yocah, Jelly cane,dan canapple, walaupun dipasarkan di lingkup terbatas.
SOSIALSIASI PELAKU UMKM UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS PADA PRODUK MAKANAN: DENGAN TEKNIK PEMASARAN INOVATIF Sitti Aminah; Indriyani; Sella Antesty; Mesak Yandri Masela; Eva Desembrianita; Rina Rifqie Mariana; Fenny
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 1 No 03 (2023): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v1i03.129

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara. Namun, pelaku UMKM sering kali menghadapi tantangan dalam membangun brand awareness atau kesadaran merek untuk produk makanan mereka. Dalam era digital yang semakin berkembang, teknik pemasaran inovatif dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi tantangan ini. Tujuan melakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan perbaikan toko, pengetahuan tentang penjualan, motivasi dan semangat kepada pelaku UMKM agar dapat melakukan wirausaha dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sosialisasi pelaku UMKM dapat membantu membangun brand awareness pada produk makanan melalui teknik pemasaran inovatif. Hasil pengabdian ini dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dan pihak terkait lainnya dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan kreatif untuk meningkatkan kesadaran merek dan mengoptimalkan potensi pasar mereka.
Co-Authors Ade Lose, Yon Aditia Gustiana Gunawan Aditia Gustiana Gunawan Agung Kurniawan Aisyah Larasati Andoko Andoko Andoko, Andoko Andreas Syah Pahlevi Animatul Chisbiyah, Lismi Animatul, Lismi Asep Awaludin Prihanto Aulia Azzardina Budi Wibowotomo Delia Wahyu Pangesti Deya Anniza'ul Azizah Dian Prayogi Dwi Agus Sudjimat Erwanti Anggraini Anggrek Eva Desembrianita Evi Susanti Fadila, Eurima Zahra Rahma Fenny Firyal, Fadila Fikri Fuad Indra Kusuma Gustiana Gunawan, Aditia Haq, Salsabila Thifal Nabil Hartati Eko Wardani Hary Suswanto Hendranawan, Rian Syahmulloh Hermanto, Yon Ade Lose Hidayati , Laili Ikhlasul Putri Sekar Langit Indriyani Indriyani Irham Isnandar Issutarti Issutarti Issutarti Issutarti, Issutarti Khofiyya, Nida An Khornaylius, Ester Abigail Theresia Laili Hidayati Langit, Ikhlasul Putri Sekar Lismi Animatul Chisbiyah Lose , Yon Ade Maftuchin Romlie Martin, Denny Mesak Yandri Masela Mohammad Efendi Muhamad Zaki Muhammad Aris Ichwanto Muntholib Muyasyaroh, Hidayatun Nada Itorul Umam Najih Gilang Ramadhan Naurah Septi Anggraini Nindry Efrinasari Norazlinaliza Salim Norman Yoshi Haryono Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nur Hidayat, Wahyu Nurul Farikhatir Rizkiyah Paramita, Farah Permata, Citra Diah Permatasari, Adisti Putri Prasetya, Luhur Adi Prawesti, Halifia Lintang Putri Jayanti Putriningtyas, Ayu Rachmawati Rachmawati Ramadhan, Najih Gilang Rizqi Layli Khusufi Rofiudin, Amir Saputri, Anggi Martiningtyas Januwati Sella Antesty Sitti Aminah Soenar Soekopitojo Suhendri Suhendri Syafi’i, Imam Syamsul Hadi Syamsul Hadi Teti Setiawati Thomas Soseco Titi Mutiara Kiranawati Tuwoso Umam, Nada Itorul Ummi Rohajatien WAHYU HIDAYAT, NUR Wibowo, Ary Agung Widi Rimastuti Yon Ade Lose Yon Ade Lose Yoto Yuyun Nailufar