Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Pencegahan Kehamilan Yang Tidak Diinginkan Pada Remaja Di Desa Pationgi Kecamatan Mare Kabupaten Bone Basniati, Andi; Mutmainna Kamaruddin; Sunarti; Andi Sulastri
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.361

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), 16 juta anak perempuan di dunia melahirkan setiap tahum, terdiri dari 12 juta anak perempuan berusia 15 sampai 19 tahun. Perilaku seks pranikah yang bergantung pada pola pengasuhan yang diberikan oleh orang tua dalam setiap keluarga menjadi pemicu adanya fenomena kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja. Keluarga merupakan agen sosialisasi primer di dalam Masyarakat dan merupakan tempat yang paling dekat dengan individu. Waktu individu juga lebih banyak berada di dalam keluarga. Dilihat dari besarnya peran keluarga dalam pengasuhan anak remaja maka peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul “optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja di desa pationgi kec mare kab bone” metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga yang memiliki anak remaja putri berusia 14-17 tahun sebanyak 5 orang. Setelah dilakukan wawancara dan observasi secara langsung dan mendalam didapatkan hasil yang menggambarkan optimalisasi Peran keluarga terhadap proses tumbuh kembang anak remaja baik dari segi Pendidikan, agama, psikologi dan reproduksi maupun cinta kasih untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fungsi keluarga sangat berpengaruh untuk mencegah kehamilan yang tidak diingnkan remaja putri
SOCIAL MEDIA AND ITS INFLUENCE ON TEENAGERS’ KNOWLEDGE ABOUT THE IMPACT OF PREGNANCY IN TEENAGE AGE andi Basniati; Andi Sulastri; Mutmainna Kamaruddin; Sunarti -; SELVIANA TAWIL
Jurnal JKFT Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/2hsxdx68

Abstract

Tingginya angka kehamilan remaja di Indonesia merupakan masalah serius dengan dampak Kesehatan, sosial, dan ekonomi. Media sosial berfungsi sebagai sumber informassi utama bagi para remaja. Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan remaja modern, tetapi keakuratan informasi yang diperoleh seiring dipertanyakan. Oleh karena itu, penelitian ini sangat penting untuk memahami bagaimana media sosial dapat memengaruhi pengetahuan remaja tentang dampak kehamilan remaja.Metode : penelitian ini menggunakan studi eksperimental kuantitatif dengan pra-test post-test. Pendekatan di antara remaja berusia 15-17 tahun yang aktif di media sosial. Menggunakan tekhnik pengambilan sampel  acak bertingkat. Populasi dalam penelitian ini Adalah 137 responden adapun sampel dalam penelitia ini Adalah 52 responden. Wawancara kuantitatif juga dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kredibilitas informasi yang mereka akses. Instrument penelitian yang digunakan yaitu kusioner online dan wawancara terbuka.Hasil analisis data menggunakan T-test menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh pada pengetahuan remaja mengenai dampak kehamilan pada remaja. Ada perbedaan dalam pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan dalam bentuk edukasi tentang media sosial dan pengaruhnya terhadap perubahan pengetah8uan remaja mengenai dampak kehamilan pada masa remaja dengan nilai p (0.000) < 0.05 atau nilai Z hitung (6.113)> table Z (1.96).Kesimpulan: Media sosial memainkan peran penting dalam kehidupan remaja sebagai sarana komunikasi dan akses informasi, tetapi juga menimbulkan resiko ketergantungan dan keterampilan penyaringan informasi yang buruk. Studi ini menunjukkan bahwa media sosial secara signifikan mempengaruhi perubahan Tingkat pengetahuan remaja mengenai dampak kehamilan remaja, menunjukkan bahwa Pendidikan yang tepat melaui media sosial dapat menjadi strategi yang efekktif untuk meningkatkan pemahaman mereka The high rate of teenage pregnancy in Indonesia is a serious problem with health, social, and economic impacts. Social media serves as a primary source of information for teenagers. Social media has become an integral part of modern teenagers' lives. but the accuracy of the information obtained is often questionable. Therefore, this study is crucial to understand how social media can influence adolescents' knowledge about the impact of teenage pregnancy.Methods: This is a quantitative experimental study with a pretest-posttest approach among adolescents aged 15-17 who are active on social media, using a stratified random sampling technique. The population in this study was 137 and the sample size was 52. Qualitative interviews were also conducted to gain a deeper understanding of the credibility of the information they accessed. The research instruments included an online questionnaire and open-ended interviews.Results: The results of data analysis using the T-test showed that social media has an influence on adolescent knowledge regarding the impact of pregnancy in adolescence. There is a difference in knowledge before and after being given health education in the form of education about social media and its influence on changes in adolescent knowledge regarding the impact of pregnancy in adolescence with a p value (0.000) <0.05 or a calculated Z value (6.113) > Z table (1.96).Conclusion: Social media plays a crucial role in adolescents' lives as a means of communication and access to information, but it also poses the risk of dependency and poor information filtering skills. This study shows that social media significantly influences changes in adolescents' knowledge levels regarding the impact of teenage pregnancy, suggesting that appropriate education through social media can be an effective strategy to increase their understanding.