Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implikasi Kurikulum Merdeka Terhadap Guru Kelas di SDN 56 Tolobali Kota Bima Magfiratun; Fuaddudin; Yayuk Kusumawati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1026

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implikasi kurikulum merdeka dalam pelaksanaan pembelajaran serta proses yang dilakukan oleh guru kelas dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah dasar Negeri 56 Tolobali Kota Bima. Metode penelitian yang digunakana dalam penelitian ini mengunakan pendekatan yang bersifat kualititaif. Teknik penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini dilakukan di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Subyek penelitian ini adalah guru kelas/wali kelas di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Hasil wawancara menujukan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah dasar yang ada di kota bima ini sudah sesuai dengan konsep kurikulum merdeka, dimana konsep merdeka belajar ini mengutamakan pada minat bakat peserta didik, dan untuk menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, budaya dan patriotism dan juga untuk mencapai tujuan nasional pendidikan.
PELAKSANAAN MODEL TEMATIK DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA MELALUI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI SDN 61 KARARA KOTA BIMA Yuniar, Lilis; Fuaddudin; Yayuk Kusumawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23667

Abstract

ABSTRACTCultural literacy is an important aspect in education to instill local wisdom values,cultural understanding, and national identity to students. The thematic learningmodel was chosen because it is able to integrate various aspects of learningholistically and contextually. This study uses a qualitative approach withdescriptive methods, involving observation, interviews, and documentation studiesas data collection techniques. The results of the study indicate that the applicationof the thematic model in Arts and Culture learning can improve students'understanding of local culture and foster appreciation for traditional arts. Inaddition, this model also encourages active involvement of students in the learningprocess through various creative activities, such as art performances, makingartwork, and cultural discussions. Thus, the thematic model can be an effectivestrategy in improving cultural literacy in elementary school environments. ABSTRAKLiterasi budaya merupakan aspek penting dalam pendidikan untuk menanamkannilai-nilai kearifan lokal, pemahaman budaya, dan identitas bangsa kepadapeserta didik. Model pembelajaran tematik dipilih karena mampumengintegrasikan berbagai aspek pembelajaran secara holistik dan kontekstual.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi sebagai teknikpengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modeltematik dalam pembelajaran Seni Budaya mampu meningkatkan pemahamansiswa terhadap budaya lokal serta menumbuhkan apresiasi terhadap senitradisional. Selain itu, model ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalamproses pembelajaran melalui berbagai aktivitas kreatif, seperti pementasan seni,pembuatan karya seni, dan diskusi budaya. Dengan demikian, model tematikdapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi budaya di lingkungansekolah dasar.
Implikasi Kurikulum Merdeka Terhadap Guru Kelas di SDN 56 Tolobali Kota Bima Magfiratun; Fuaddudin; Yayuk Kusumawati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.1026

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implikasi kurikulum merdeka dalam pelaksanaan pembelajaran serta proses yang dilakukan oleh guru kelas dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah dasar Negeri 56 Tolobali Kota Bima. Metode penelitian yang digunakana dalam penelitian ini mengunakan pendekatan yang bersifat kualititaif. Teknik penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini dilakukan di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Subyek penelitian ini adalah guru kelas/wali kelas di SDN 56 Tolobali Kota Bima. Hasil wawancara menujukan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah dasar yang ada di kota bima ini sudah sesuai dengan konsep kurikulum merdeka, dimana konsep merdeka belajar ini mengutamakan pada minat bakat peserta didik, dan untuk menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, budaya dan patriotism dan juga untuk mencapai tujuan nasional pendidikan.
PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN LITERASI NUMERASI DALAM KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PENINGKATAN MINAT BACA TULIS DAN HITUNG SISWA DI SDN 12 SARAE KOTA BIMA Nunung Karlina; Fuaddudin; Ahmadin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25136

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum maksimalnya kemampuam membaca, menulis, dan berhitung (calistung) siswa di kelas IV SDN 12 Sarae Kota Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program kegiatan literasi numerasi dalam kurikulum merdeka terhadap peningkatan minat baca tulis dan menghitung siswa kelas IV di SDN 12 Sarae Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pegumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi numerasi yang dikenal dengan nama Gelidang (Gerakan Literasi Digital dan Manual serta Numerasi). Manual Gerakan Literasi dilakukan dengan membaca buku, menulis dan menghitung bersama di halaman SDN 12 Sarae Kota Bima secara konverasional. Sementara itu, gerakan literasi digital memanfaatkan aplikasi Quizizz, Canva dan wordwall dalam bentuk permainan edukatif. Program ini juga melibatkan kunjungan ke perpustakan sekolah dan daerah. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam kegiatan tersebut, meskipun minat membaca siswa terhadap buku cetak masih rendah dan minimnya keterlibatan orang tua. Faktor pendukung keberhasilan program yaitu, sarana dan prasarana, dukungan dari tenaga pendidik, peran kepala sekolah. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program literasi numerasi dalam kurikulum merdeka berkontribusi terhadap peningkatan minat baca tulis dan hitung siswa dikelas IV SDN 12 Sarae Kota Bima.
PELAKSANAAN MODEL TARL DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH SAMBINAE KOTA BIMA Iis puspitasari; Agussalam; Fuaddudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27111

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Teaching at the Right Level (TARL) model in thematic learning for fourth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Sambinae, Bima City. The main problem studied is how the implementation of the TARL model in thematic learning at Madrasah Ibtidaiyah Sambinae, Bima City and what are the supporting and inhibiting factors for thematic learning at MI Sambi Nae, Bima City. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation of learning activities, and documentation. Data were analyzed using descriptive analysis techniques. The TARL model is an approach that places students in learning groups based on their level of mastery of the material, not based on age or class. This study aims to determine how the TARL model is applied by teachers in the learning process, as well as its impact on student involvement and understanding. The results of this study conclude that the application of the TARL model helps teachers in adjusting learning strategies to students' actual abilities. Students are more actively involved in the learning process and show an increase in understanding the material.