Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Mentari : Tinjauan Sintaksis dan Psikolinguistik Salamah, Salamah; Satwika, Pratista Widya; Salma, Wakhidatus; Setiawati, Eti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4895

Abstract

Anak usia dini menunjukkan perkembangan bahasa yang signifikan. Penelitian ini membahas pemerolehan bahasa anak usia dini di PAUD Mentari berpendekatan Psikolinguistik dan analisis fungsi sintaksis. Tujuan penelitian mendeskripsikan kondisi pemerolehan bahasa, memetakan tuturan melalui analisis sintaksis, serta mengaitkan kemampuan berbahasa anak usia dini dengan kondisi psikologisnya melalui perspektif Psikolinguistik. Penelitian berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data simak-libat-cakap dan observasi partisipatif. Data berupa teks tuturan anak usia dini dalam bentuk kalimat deklaratif, interogatif, dan imperatif. Hasil penelitian yaitu kemampuan fonologi, sintaksis, dan semantik masih pada tahap awal, kemampuan multibahasa, auditori, dan motorik berkembang dengan baik dan cepat, tuturan yang digunakan dalam tiga ragam kalimat didominasi dengan jenis deklaratif berbentuk simpleks, baik dalam menuturkan kata sesuai gender, posisi seseorang, hingga penggunaan morfem posesif, kondisi psikologis dan kemampuan komprehensi yang masih belum matang berpengaruh pada ujaran, produksi kata, tata kalimat, dan jenis kalimat. Dapat disimpulkan subjek penelitian memiliki perkembangan bahasa yang baik.
PEMANFAATAN METODE LATIHAN EKSPRESI DAN DIGITAL MODELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MUSIKALISASI PUISI PESERTA DIDIK KELAS XI Satwika, Pratista Widya; Laksana, Bela Tri; Wicaksono, Annas Setya; Widayanti, Febi Dwi; Komariyah, Siti
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i2.5123

Abstract

This study aims to improve the poetry musicalization ability of grade XI students at SMAN 1 Bululawang through the expression training method and digital modeling. Poetry musicalization is a form of literary appreciation combining sound, rhythm, and meaning in poetry through music. The problem raised in this study is the low ability of students to express poetry, which is caused by low levels of self-confidence and lack of training. This study uses a Classroom Action Research (CAR) with a mix method approach which is implemented in two cycles, each consisting of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were grade XI-9 students at SMAN 1 Bululawang, Malang. Data collection techniques include observation, documentation, and assessment of student performance in the poetry musicalization project. The results of the study indicate that the application of the expression training method and digital modeling can improve students' abilities in the aspects of appreciation, pronunciation, rhythm, and musical creativity. This study concludes that the combination of the two methods is effective for supporting literary appreciation learning, especially in poetry musicalization activities, and can foster students' self-confidence and creativity. The academic implications of this study show that the application of expression practice methods and digital modeling can not only improve students' musical skills, but can also be used as an alternative effective learning strategy in Indonesian subjects at the high school level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan musikalisasi puisi peserta didik kelas XI di SMAN 1 Bululawang melalui metode latihan ekspresi dan digital modelling. Musikalisasi puisi merupakan bentuk apresiasi sastra yang menggabungkan unsur bunyi, irama, dan makna dalam puisi melalui musik. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan peserta didik dalam mengekspresikan puisi, yang disebabkan oleh rendahnya tingkat percaya diri dan kurang nya latihan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan mix method yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI-9 di SMAN 1 Bululawang Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan penilaian kinerja peserta didik dalam proyek musikalisasi puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode latihan ekspresi dan digital modelling dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam aspek penghayatan, pelafalan, ritme, dan kreativitas musikal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa adanya kombinasi kedua metode tersebut efektif untuk mendukung pembelajaran apresiasi sastra, khususnya dalam kegiatan musikalisasi puisi, serta dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan kreativitas peserta didik. Implikasi akademik dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode latihan ekspresi dan digital modelling bukan hanya dapat meningkatkan kemampuan musikalisasi peserta didik, tetapi juga dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran efektif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. 
Language Preservation and Cultural Continuity: The Tengger Javanese Dialect and the Role of Tradition in Its Sustenance Fathi, Revina Lutfi Al; Salamah; Satwika, Pratista Widya; Salma, Wakhidatus; Sutopo, Firaas Zhaafirah Sairtynnahd; Sukmawan, Sony
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol. 10 No. 1 (2026): WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Local languages continue to experience the threat of diglossia leakage. This study analyzes the vitality of the Tengger Javanese Dialect (BJDT), the role of women in the preservation of BJDT through traditional practices, and opportunities for the preservation of BJDT in other public spaces. A descriptive qualitative research design with a field study approach was implemented in Tosari Village, using interview techniques, observation, and literature review for data collection. Upon data collection, analysis was conducted based on the UNESCO language vitality indicators and cultural theme analysis. The research findings indicate that BJDT falls into the vulnerable category, as determined by the nine language vitality indicators. The evaluation of the issue leans toward the transmission of the language to younger generations, highlighting the need for the role of women, especially mothers, as the primary educators for children. A folkloric approach was employed to examine traditions passed down within the community, such as kumpul perapen in the private domain and bethek-sinoman in the public or local community domain. The opportunity for revitalizing BJDT in other public spaces could be realized through the preparation of a policy brief for local government addressing language policy issues that involve the local community. This research demonstrates how women’s traditional practices are central to sustaining BJDT, offering a framework that integrates community involvement, local government support, cultural documentation, and policy development to strengthen preservation efforts and expand scholarly understanding of this vulnerable tradition today.