Optimasi output produksi merupakan pilar utama dalam manajemen operasional untuk menjaga daya saing industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari Pengawasan Operasional (X1), Alokasi Sumber Daya Produksi (X2), dan Insentif Efisiensi (X3) terhadap Optimasi Output Produksi (Y) di PT. Diamond Elektrik Mfg Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan dari 90 responden di Departemen Produksi melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik dan regresi linier berganda menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap output produksi (F-hitung 3,665 > F-tabel 2,711). Secara parsial, hanya Insentif Efisiensi yang memiliki pengaruh signifikan, sedangkan Pengawasan dan Alokasi Sumber Daya tidak berpengaruh secara signifikan. Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi ulang terhadap sistem pengawasan agar lebih bersifat suportif guna memacu produktivitas.