Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Pendukung Keputusan Berbasis Analitical Hierarchy Process Dalam Pemenuhan Alat Keselamatan Kapal Motor Tradisional Prakoso, Muhammad Ravi; Pratomo, Sunu Arsy; Diansisti, Anisa
Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/ocean.v3i2.2429

Abstract

Traditional wooden motorboats are ships that are built traditionally based on the experience of the builder without a basic design process like modern ships. The sizes of traditional wooden ships are usually small and are mostly used as fishing vessels, passenger ships and inter-island cargo ships, especially in eastern Indonesia. Traditional wooden motor boats have become a means of local transportation to serve shipping needs in the regions and as a means of local transportation. Sailing certainly has various problems which can be caused by weather factors, the condition of shipping lanes, other ships, and things beyond human capabilities, which can cause shipping disruptions and even cause emergencies. Emergency means a situation outside normal conditions that occurs on board a ship which has a tendency to endanger human life, property, objects and the environment where the ship is located. One way to anticipate emergency events is to provide safety equipment. IMO (International Marine Organization) as a maritime world organization issued SOLAS (Safety of Life at Sea) which contains provisions regarding what safety equipment is on board ships such as Life Jackets, Ring Buoys and Fire Extinguisher. However, in fact, fulfilling the safety equipment requires independent costs from traditional motorboat owners so there is a priority in fulfilling the safety equipment. Based on the results of the Analytical Hierarchy Process calculations in priority fulfillment of safety equipment with the final result of 36.6% Life Jacket, 30.8% Ring Buoy and 33.6% Fire Extinguisher. With these results, ship owners can determine their priorities in anticipating future emergencies
Analisis Perhitungan Biaya Transportasi Kapal Penumpang pada KM. Dharma Kartika VII PT. Dharma Lautan Utama Cabang Semarang Haridasari, Ajeng; Sutini; Diansisti, Anisa
Jurnal Sains Bangunan Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2024
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan  angkutan laut yang bergerak dalam bidang pelayaran yang melayani jasa pengoperasian kapal penumpang memiliki kapal yang beroperasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang salah satunya yaitu KM. Dharma Kartika VII milik PT DLU dan KM. Lawit milik PT PELNI. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap pengaruh selisih tarif penumpang, selisih biaya operasional dan selisih waktu lama pelayaran terhadap margin keuntungan operasional KM Dharma Kartika VII dan KM. Lawit dengan rute tujuan Semarang menuju Pontianak. Kajian yang dilakukan untuk mengetahui jumlah kedatangan kapal penumpang KM. Dharma Kartika VII dan KM. Lawit yang sandar di pelabuhan Tanjung Emas Semarang, selisih tarif penumpang dari 2 kapal tersebut, selisih biaya operasional dan selisih lama waktu pelayaran kapal. Perhitungan yang digunakan untuk menentukan perhitungan selisih tarif penumpang yang didapatkan hasil selisih tarif penumpang sebesar Rp. 103.500,00, dan perhitungan selisih biaya operasional menggunakan pengurangan antara biaya operasional KM. Dharma Kartika VII dengan KM. Lawit didapatkan total hasil perhitungan sebesar Rp. 310.725.000,00 dari 5 trip dari masing-masing kapal dan untuk perhitungan selisih waktu diperoleh dengan pengurangan lama pelayaran KM. Dharma Kartika VII dengan KM. Lawit diperoleh hasil 11 jam dari rata-rata lama waktu pelayaran selama 5 trip. Dengan hasil perhitungan tersebut tersebut diketahui bahwa faktor yang besar pengaruhnya terhadap perusahaan jasa pelayaran angkutan laut adalah selisih tarif penumpang, selisih biaya operasional dan selisih lama waktu pelayaran kapal.
Analisis Kedalaman Dermaga Menggunakan Sistem Batimetri Untuk Pemetaan Dasar Laut di PT PAL Surabaya Rizkiyono, Rico Andhika; Pratomo, Sunu Arsy; Wa' addulloh, Mu’izzaddin; Diansisti, Anisa; Hidayati, Ratna
Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim Vol. 4 No. 1 (2025): Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/ocean.v4i1.3700

Abstract

In an era of increasingly advanced technology, seabed mapping is very important in various fields, such as ship navigation, underwater infrastructure development, and marine environmental research. The use of a seabed sounding system at PT PAL has improved the quality of seabed mapping. The purpose of this study is to analyze the seabed at the PT PAL Surabaya pier in order to find out through seabed mapping using a bathymetric survey system and to find out the level of shallowing at each pier and which area is safe for ships to dock. This study uses a quantitative descriptive method. Pier sounding data using an echosounder tool at the PT. PAL Surabaya pier. The sounding data obtained starting from 2023 contains information about the depth of the pier, and will later be used to calculate Tool Correction, Fluctuation Correction, LWS (Low Water Spring) Correction, and Real Depth (actual depth). The results of the study show that based on the results of a bathymetric survey at PT. PAL in September 2023, the depth data at the West Peninsula pier is at a shallowest depth of 4 meters and the deepest is 6 meters. While the shallowest depth at the West Bandar pier is 3 meters and the deepest is 6 meters. At the North Peninsula pier the deepest depth is 8 meters marked with a solid green color. From these results it can be seen what ships can enter each particular pier area, namely ships that have a minimum draft of 2.65 m.
Analisis Uji Kekuatan Pipa Terhadap Sistem Proses Pembongkaran Muatan Menggunakan Pengujian ASTM E23 Romadhan, Ahmadani; Wa’addulloh, Mu’izzaddin; Diansisti, Anisa
Jurnal Sains Bangunan Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan pipa yang digunakan dalam proses pembongkaran muatan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan pengujian ASTM E23. Penelitian dilakukan di PT. Multi Trading Pratama Gresik, dengan objek penelitian berupa pipa baja karbon yang umum digunakan dalam sistem bongkar muat. Metode pengujian meliputi Non Destructive Test (NDT) dengan metode Liquid Penetrant untuk mendeteksi cacat permukaan, uji impak Charpy untuk mengukur energi serap material, serta pengamatan struktur mikro untuk melihat fasa dominan pada pipa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ditemukan cacat pada sambungan las (good/ACC). Nilai rata-rata ketangguhan impak 3 spesimen dengan suhu 30°C, 100°C dan 150°C adalah 23,9 Joule/mm², dengan jenis patahan ulet. Struktur mikro menunjukkan dominasi fasa ferrit dan perlit, yang menandakan bahwa material pipa merupakan baja karbon rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pipa baja karbon memiliki kekuatan yang memadai untuk proses pembongkaran muatan, serta memenuhi kriteria keamanan dari sisi ketangguhan dan integritas struktural.
Analisis Perhitungan Biaya Transportasi Kapal Penumpang pada KM. Dharma Kartika VII PT. Dharma Lautan Utama Cabang Semarang Haridasari, Ajeng; Sutini; Diansisti, Anisa
Jurnal Sains Bangunan Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2024
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan  angkutan laut yang bergerak dalam bidang pelayaran yang melayani jasa pengoperasian kapal penumpang memiliki kapal yang beroperasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang salah satunya yaitu KM. Dharma Kartika VII milik PT DLU dan KM. Lawit milik PT PELNI. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap pengaruh selisih tarif penumpang, selisih biaya operasional dan selisih waktu lama pelayaran terhadap margin keuntungan operasional KM Dharma Kartika VII dan KM. Lawit dengan rute tujuan Semarang menuju Pontianak. Kajian yang dilakukan untuk mengetahui jumlah kedatangan kapal penumpang KM. Dharma Kartika VII dan KM. Lawit yang sandar di pelabuhan Tanjung Emas Semarang, selisih tarif penumpang dari 2 kapal tersebut, selisih biaya operasional dan selisih lama waktu pelayaran kapal. Perhitungan yang digunakan untuk menentukan perhitungan selisih tarif penumpang yang didapatkan hasil selisih tarif penumpang sebesar Rp. 103.500,00, dan perhitungan selisih biaya operasional menggunakan pengurangan antara biaya operasional KM. Dharma Kartika VII dengan KM. Lawit didapatkan total hasil perhitungan sebesar Rp. 310.725.000,00 dari 5 trip dari masing-masing kapal dan untuk perhitungan selisih waktu diperoleh dengan pengurangan lama pelayaran KM. Dharma Kartika VII dengan KM. Lawit diperoleh hasil 11 jam dari rata-rata lama waktu pelayaran selama 5 trip. Dengan hasil perhitungan tersebut tersebut diketahui bahwa faktor yang besar pengaruhnya terhadap perusahaan jasa pelayaran angkutan laut adalah selisih tarif penumpang, selisih biaya operasional dan selisih lama waktu pelayaran kapal.