Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI DAN PERAN GURU DALAM MENERAPKAN POLA RITME PERKUSI TUBUH DI SMAN 2 BOAWAE Mbena, Paulina; Talo, Yeremias; Bue, Romualdis
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v3i1.4245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan peran guru dalam menerapkan pola ritme perkusi tubuh di SMAN 2 Boawae. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memegang peranan penting dalam pembelajaran perkusi tubuh, antara lain sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, pembimbing dan mentor, pengarah kreativitas, serta evaluator. Strategi yang digunakan guru meliputi model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) serta pembelajaran kooperatif yang mampu memotivasi siswa dalam eksplorasi kreatifitas musik. Penerapan pola ritme perkusi tubuh yang dikembangkan mencakup variasi seperti tepukan tangan, jentikan jari, pukulan pada paha, hentakan kaki, serta kombinasi dengan instrumen musik dan vokal sederhana. Implementasi strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan musikal, kreativitas, koordinasi motorik, serta interaksi sosial siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan lebih lanjut bagi guru untuk meningkatkan pemahaman teknik perkusi tubuh, serta evaluasi rutin agar proses pembelajaran tetap optimal dan efektif.
STRATEGI DAN PERAN GURU DALAM MENERAPKAN POLA RITME PERKUSI TUBUH DI SMAN 2 BOAWAE Mbena, Paulina; Talo, Yeremias; Bue, Romualdis
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v3i1.4245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan peran guru dalam menerapkan pola ritme perkusi tubuh di SMAN 2 Boawae. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memegang peranan penting dalam pembelajaran perkusi tubuh, antara lain sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, pembimbing dan mentor, pengarah kreativitas, serta evaluator. Strategi yang digunakan guru meliputi model Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) serta pembelajaran kooperatif yang mampu memotivasi siswa dalam eksplorasi kreatifitas musik. Penerapan pola ritme perkusi tubuh yang dikembangkan mencakup variasi seperti tepukan tangan, jentikan jari, pukulan pada paha, hentakan kaki, serta kombinasi dengan instrumen musik dan vokal sederhana. Implementasi strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan musikal, kreativitas, koordinasi motorik, serta interaksi sosial siswa. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan lebih lanjut bagi guru untuk meningkatkan pemahaman teknik perkusi tubuh, serta evaluasi rutin agar proses pembelajaran tetap optimal dan efektif.
Pembelajaran Musik Inklusi Untuk Meningkatkan Keterlibatan Sosial Siswa di SMPN 5 Bajawa Mbena, Paulina; Wello, Dorkas; Dopo, Ferdinandus Bate
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran musik inklusi dalam meningkatkan keterlibatan sosial siswa yang tidak terpilih dalam kegiatan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran musik inklusi dan interaksi sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran musik inklusi mampu menciptakan ruang belajar yang aman, kolaboratif, dan partisipatif bagi seluruh siswa tanpa membedakan kemampuan maupun latar belakang. Melalui aktivitas ritme sederhana, latihan vokal kelompok, serta eksplorasi musik lokal, siswa menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berinteraksi, kerja sama kelompok, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran musik inklusi tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan musikal, tetapi juga sebagai medium efektif dalam membangun keterlibatan sosial siswa. Temuan ini memberikan implikasi bahwa sekolah perlu mengembangkan pembelajaran seni berbasis inklusi sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya sekolah yang adil dan partisipatif.