Perubahan gaya hidup masyarakat modern yang cenderung kurang sehat berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus dan hipertensi. Pemanfaatan bahan alam berupa buah dan tanaman herbal sebagai sumber antioksidan dan terapi pendukung menjadi salah satu alternatif promotif dan preventif yang potensial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Desa Kualu Nenas mengenai pemanfaatan jus buah dan herbal sebagai alternatif pendukung pengobatan, khususnya dalam menjaga kadar gula darah dan tekanan darah. Metode kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pengisian kuesioner, penyampaian materi melalui metode ceramah, dan demonstrasi pembuatan jus buah dan herbal. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang masyarakat Desa Kualu Nenas. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah memiliki pengetahuan dan praktik yang baik terkait penggunaan tanaman obat dan ramuan herbal, baik untuk menjaga kesehatan maupun menangani penyakit ringan dan degeneratif. Namun, masih ditemukan kecenderungan penggunaan herbal berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa mempertimbangkan aspek keamanan dan rasionalitas. Melalui kegiatan ceramah dan demonstrasi, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai khasiat tanaman obat, cara pengolahan yang higienis, dosis yang tepat, serta batasan penggunaan herbal. Kegiatan ini mendapat respons dan antusiasme yang baik dari peserta, serta diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan jus buah dan herbal secara aman, rasional, dan berbasis pengetahuan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat.