Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN CENGKIH (SYZYGIUM AROMATICUM) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIK LAMBUNG TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI MINUMAN BERALKOHOL CAP TIKUS Mawira, Alexsandro Marco Agung; Sambuaga, Maria Kristanti; Durry, Meilany Feronika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41793

Abstract

Kebiasaan mengonsumsi cap tikus yang berlebihan dan dalam jangka waktu yang panjang dapat mengakibatkan kerusakan pada lambung. Daun cengkih memiliki senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai anti-ulkus dan agen gastroprotektif terhadap kondisi gastritis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun cengkih (Syzygium aromaticum) terhadap gambaran histopatologik lambung tikus wistar yang diinduksi minuman beralkohol cap tikus. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan rancangan post test only control group yang menggunakan hewan uji berupa 27 ekor tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 3 kelompok uji. Kelompok normal tidak diberikan perlakuan. Kelompok kontrol negatif diberikan induksi cap tikus 2,16 ml. Kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun cengkih 100 mg/kgBB, kemudian setelah 2 jam diberikan induksi cap tikus 2,16 ml. Perlakuan pada tikus wistar dilakukan selama 14 hari dan pada hari ke-15, dilakukan terminasi pada semua kelompok uji. Analisis data menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis kemudian dilakukan uji post hoc Dunn-Bonferroni. Hasil yang diperoleh pada kelompok normal dan kelompok perlakuan terdapat gambaran epitel mukosa yang tersusun normal dan gambaran deskuamasi. Kelompok kontrol negatif menunjukkan gambaran deskuamasi hingga ulserasi. Dari hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001) pada semua kelompok uji. Pada uji Dunn-Bonferroni didapatkan perbedaan signifikan (p = 0,021) pada kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Kesimpulan yang didapatkan bahwa pemberian ekstrak daun cengkih (Syzygium aromaticum) berpengaruh secara signifikan (p = 0,021) terhadap gambaran histopatologik lambung tikus wistar yang diinduksi minuman beralkohol cap tikus.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Pisang Goroho (Musa Acuminafe L.) Terhadap Gambaran Histopatologik Pankreas Tikus Wistar (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi Aloksan Sigar, Zahra Amalia; Kairupan, Carla Felly; Sambuaga, Maria Kristanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 4 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i4.3160

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronik dengan prevalensi tinggi yang berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas, serta masih memiliki keterbatasan pilihan terapi. Pisang goroho (Musa acuminafe L.) mengandung flavonoid dan tanin dengan aktivitas antioksidan, yang berpotensi memberikan efek protektif terhadap kerusakan sel ? pankreas. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak pisang goroho terhadap gambaran histopatologik pankreas tikus Wistar yang diinduksi aloksan. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium yang menggunakan 24 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi secara acak ke dalam empat kelompok. Kelompok A sebagai kontrol normal tanpa perlakuan. Kelompok B, C, dan D diinduksi aloksan 170 mg/kgBB secara intraperitoneal satu kali pada hari pertama, dengan kelompok B sebagai kontrol negatif tanpa perlakuan lanjutan. Kelompok C diberikan ekstrak pisang goroho 500 mg/kgBB, sedangkan kelompok D diberikan 1000 mg/kgBB selama 14 hari. Pemeriksaan kadar gula darah puasa dilakukan pada hari ke-1 dan hari ke-15, kemudian seluruh hewan coba diterminasi pada hari ke-15. Hasil: Kelompok yang menerima ekstrak pisang goroho menunjukkan gambaran histopatologik pankreas lebih baik dibanding kontrol negatif, dengan skor kerusakan pulau Langerhans lebih rendah dan mendekati kelompok normal. Efek protektif lebih baik pada dosis 1000 mg/kgBB dibandingkan dengan dosis 500 mg/kgBB. Kesimpulan: Pemberian ekstrak pisang goroho dapat mencegah kerusakan pulau Langerhans pankreas pada tikus Wistar yang diinduksi aloksan, dengan skor kerusakan pulau langerhans lebih rendah pada kelompok tikus wistar yang diberi ekstrak pisang goroho dosis 1000 mg/kgBB dibandingkan dengan dosis 500mg/kgBB.