Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN JAMBU BIJI DAN PISANG AMBON TERHADAP DIARE PADA BALITA DI TPMB A KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2025 Ramanitya Hasanah Khoironnisa; Fenni Valianda Amelia Ramadhan; Retno Sugesti; Noneng, Noneng; Intan Dwi Putri; Andriyani, Andriyani; lilis Handayani; Intan Widiastuti; Wini Iswandini; Nisa Nisriana Nurhasanah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 11: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Diare merupakan gangguan buang air besar ditandai dengan buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi tinja cair, dapat disertai dengan darah dan atau lender, diare banyak menyerang balita karena daya tahan tubuhnya yang lemah sehingga sangat rentan terhadap virus penyebab diare, selain secara farmakologi, penanganan diare juga bisa dilakukan secara nonfarmakologi yaitu dengan memberikan air rebusan daun jambu biji dan pisang ambon. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun jambu biji dan pemberian pisang ambon terhadap diare pada balita. Metode : Penelitian ini menggunakan metode SCLR (Study Case Literatur Review) dengan membandingkan 2 kelompok yaitu dengan jumlah responden 4 orang pada kelompok intervensi pemberian air rebusan daun jambu biji dan 4 orang pada kelompok intervensi pemberian pisang ambon, intervensi dilakukan selama 3 hari dan dievaluasi setiap harinya menggunakan penilaian skala tinja Bristol. Hasil : hasil penelitian pada kelompok intervensi pemberian air rebusan jambu biji rata-rata responden sembuh dari diare pada 1,5 hari pemberian intervensi dan pada kelompok pemberian pisang ambon rata-rata responden sembuh dari diare pada 2 hari pemberian intervensi. Kesimpulan : dapat disimpulkan pemberian air rebusan daun jambu biji dan pisang ambon efektif terhadap penyembuhan diare, jika dilihat dari rata-rata lama waktu penyembuhan diare dapat disimpulkan pemberian air rebusan daun jambu biji lebih efektif dalam mempercepat penyembuhan diare pada balita .
Fufu Makanan Alternatif Pengganti Nasi Perumahan Griya Ciracas Indah Kota Serang Noneng, Noneng
TRIDAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): TRIDAYA
Publisher : Prodi Akuntansi, Universitas Pamulang Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/tridaya.v1i1.37256

Abstract

Fufu merupakan sebuah hidangan menyerupai adonan yang ada di seluruh budaya kuliner Afrika Barat. Biasanya kehadiran makanan khas ini kental dengan kehidupan serta kisah keluarga. Fufu punya rasa berbeda-beda, tergantung bahan utamanya. Namun secara umum, fufu punya rasa lembut, sedikit asam, dan mirip rasa ubi serta kentang. Cita rasa yang cenderung tawar ini membuat fufu paling pas disandingkan dengan hidangan sup khas Afrika yang rasanya kuat. Fufu disajikan dengan sup yang berbeda-beda tergantung dengan asalnya. Contoh halnya di Afrika disantap dengan sup sayuran, seperti egusi, okra, dan lainnya. Namun di jika di Indonesia fufu disantap dengan berbagai lauk dan sup salahsatunya adalah rendang. Fufu juga memiliki banyak manfaat yaitu Fufu terkenal akan rendah kolesterol, serta kaya akan serat potasium, dan pati resisten. Kandungan ini dipercaya baik untuk menjaga kesehatan usus dan pencernaan. Selain itu, fufu juga mengandung karbohidrat yang dapat membuat kamu kenyang. Dalam hal ini kami mengenalkan fufu yang berbahan dasar singkong sebagai ide usaha alternatif pengganti nasi agar kemudian masyarakat mampu menerapkannya.  Kata Kunci : Makanan alternatif pengganti nasi, Fufu, Sosialisasi, Usaha