Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EVALUASI KINERJA RUAS JALAN MALONDA KOTA PALU Handayani, Lilis; Mashuri, Mashuri; Batti, Joy Fredi
MEKTEK Vol 15, No 1 (2013)
Publisher : MEKTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.701 KB)

Abstract

Changes to the system activity around Palu Gulf Coast such as, the occupancy of hotel infrastructure, shopping centers and leisure facilities will impact on the Level of Service of Malonda street, in the present and the future. The aim of this study is to provide an alternative solutions that may be done to maintain level of services of Malonda street.The research data includes the data of traffic volume, travel time data of vehicle passing through the road segment is observed. Analysis and assessment level of services using Indonesian Highway Capacty Manual1997 and US-HCM 1994.The result found that the Level of Services of Malonda Street at this time is LOS C, while for the next 5 (five) years is LOS E. Solutions can be done to maintain the performance Malonda street is doing widening the carriageway width of 1.8 m.Keywords: Level of Services, Malonda Street, Palu city
HUBUNGAN KEUTUHAN KELUARGA, PENYESUAIAN DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (TKJ) SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA 2014/2015 Lilis Handayani
Edutainment Vol 6 No 1 (2018): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.793 KB) | DOI: 10.35438/e.v6i1.45

Abstract

Keutuhan keluarga yang ideal membuat keutuhan keluarga yang ada dalam kehidupan keluarga baik anak-anak akan merasa nyaman, kerasan di rumah dan jika ada masalah di lingkungan sekolah, teman sebaya anak dan memiliki prestasi yang bagus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “hubungan keutuhan keluarga, penyesuaian diri terhadap prestasi belajar siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Tahun Ajaran 2014/2015”. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi . Subyek poulasi adalah semua siswa kelas XI jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang berjumlah 82 siswa. Variabel dalam penelitian ini ada 3 yaitu (X1) keutuhan keluarga, (X2) penyesuaian diri, dan (Y) prestasi belajar. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan dokumen hasil belajar. Analisis validasi menggunakan rumus rumus product moment, analisis uji normalitas menggunakan rumus alpha cronbach. Sedangkan analisis data menggunakan rumus uji F dan uji t. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan nilai analisis koefisien korelasi (r) sebesar 0,605 dengan peluang kesalahan sebesar 0,000 (p <0,005), dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima dan teruji kebenarannya. Nilai determinan (r2) sebesar 0,365 hal ini menunjukkan variabel keutuhan keluarga, penyesuaian diri terhadap prestasi belajar 36,57% sisanya dipengaruhi faktor lain selain keutuhan keluarga dan penyesuaian diri seperti jasmani, psikologis, kelelahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa: ada hubungan positif antara keutuhan keluarga, penyesuaian diri terhadap prestasi belajar siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Tahun ajaran 2014/2015.
HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN GIZI LEBIH PADA SISWA SEKOLAH DASAR PILOLAHUNGA KECAMATAN POSIGADAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Wirna Gani; St. Mutiatu Rahmah; Lilis Handayani
JOURNAL OF NUTRITION CARE AND FOOD SERVICE Vol. 3 No. 1 (2023): BAKTARA Journal Of Nutrition Care And Food Service
Publisher : STIKES Baktara Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan cepat saji (fast food) merupakan jenis makanan yang telah diolah dan kemudian diproduksi untuk dijual kembali dengan proses pelayanan yang cepat. Makanan fast food pada awalnya merupakan strategi komersial untuk pembeli yang sering tidak punya waktu untuk duduk dan menunggu makanan mereka. Zaman yang serba modern ini banyak sekali makanan danminuman fast food yang digemari anak-anak dan didukung oleh iklan yang sangat menarik, sehingga fast food cepat sekali dalam pemasarannya. Konsumsi makanan fast food di Indonesia baik di perkotaan maupun pedesaan mengalami pertumbuhan yang pesat. Penelitian ini mengetahui hubungan Kebiasaan Konsumsi FastFood Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Siswa Sekolah Dasar. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini berlokasi di Sekolah Dasar Pilolahunga Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Waktu penelitian pada bulan April 2022. Populasi pada penelitian ini Siswa SD Pilolahunga Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang berjumlah 42 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 42 siswa dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data diambil dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat Hubungan antara Kebiasaan Konsumsi FastFood Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Siswa Sekolah Dasar Pilolahunga Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dengan nilai P Value (> 0,05)
Tingkat Kemapanan Implementasi Manajemen Risiko Rekam Medis di Rumah Sakit Kota Gorontalo -, Agustina Pujilestari; Saud, Nur Pratiwi Rahmawaty; Handayani, Lilis
Journal of Health Education and Literacy Vol 3 No 2 (2021): Journal of Health, Education and Literacy (J-healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v3i2.921

Abstract

Abstrak Pelayanan yang diberikan kepada pasien di rumah sakit tidak terlepas dari risiko terjadinya kesalahan yang dapat mempengaruhi keselamatan pasien. Permasalahan yang umumnya terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Gorontalo yaitu seperti ketidaklengkapan berkas rekam medis disebabkan ketidakdisiplinan dokter dalam pengisian riwayat perawatan pasien, akses informasi rekam medis yang tidak tepat akibat kesalahan identifikasi pasien, serta kesalahan coding diagnosa pasien yang menyebabkam sulitnya klaim serta pembiayaan pelayanan yang tidak sesuai. Penelitian bertujuan menganalisis tingkat kemapanan implementasi manajemen risiko rekam medis di rumah sakit kota Gorontalo. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Populasinya yaitu seluruh rumah sakit yang ada di Kota Gorontalo. Pemilihan sampel secara non probability sampling yaitu mewakili keseluruhan faktor struktural organisasi rumah sakit yang meliputi kelas rumah sakit, status kepemilikan rumah sakit, dan jenis rumah sakit. Implementasi manajemen risiko di Rumah Sakit Kota Gorontalo diperoleh dokumentasi memiliki implementasi yang rendah hampir di semua rumah sakit sampel (60-66,67%), sedangkan Pelatihan/Pendidikan Berkelanjutan tergolong memiliki implementasi yang cukup tinggi. 4 dari 5 rumah sakit berada di tahap 4 (aksi) sedangkan 1 rumah sakit berada di tahap 2 (kontemplasi). Untuk mencapai tingkat kemapanan yang lebih baik dalam implementasi manajemen risiko sangat diperlukan komitmen dari seluruh bagian organisasi dalam rumah sakit. Abstract The services provided to patients in the hospital cannot be separated from the risk of errors that can affect patient safety. The problems that generally occur in health service facilities in Gorontalo City, such as incomplete medical record files due to doctors' indiscipline in filling in patient care history, access to incorrect medical record information due to patient identification errors, as well as patient diagnosis coding errors that cause difficulty claims and service financing. that doesn't fit. This study aims to analyze the level of the implementation of risk management medical records in Gorontalo city hospitals. This type of research is descriptive quantitative. The population is hospitals in Gorontalo City. The sample was selected by non-probability sampling, which represents the overall structural factors of the hospital organization including class of hospital, ownership status of the hospital, and type of hospital. The implementation of risk management in Gorontalo City Hospital shows that documentation has a low implementation in almost all sample hospitals (60-66.67%), while Continuing Training / Education is classified as having a fairly high implementation. 4 out of 5 hospitals at stage 4 (action) while 1 hospital at stage 2 (contemplation). To achieve a better level of risk management implementation requires commitment from all levels of the organization in the hospital.
Kontrol Optimal terhadap Dinamika Penyebaran Penyalahgunaan Narkoba Tingkat Berat pada Model Matematika SAHTR Anggriani, Nita; Handayani, Lilis; Angmalisang, Helen Y.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 2: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang setiap tahunnya semakin meningkat sebesar 24%-28%, terutama dikalangan remaja dimana pada tahun 2018 diperkirakan terdapat 2,29 juta orang berusia 15-35 tahun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tersebut. Artikel ini membahas tentang analisis kontrol optimal model matematika penyebaran penyalahgunaan narkoba dengan lima kelas populasi dari pengembangan model yaitu kelas populasi yang rentan menyalahgunakan narkoba atau Susceptible (S), tingkat penyalahgunaan narkoba ringan (A), penyalahgunaan tingkat berat (H), penyalahgunaan melakukan pengobatan (T), dan penyalahgunaaan mengalami pemulihan (R). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model penyebaran penyalahgunaan narkoba dengan menggunakan penerapan kampanye dan penguatan terhadap pisikologi diri atau konseling setelah individu tersebut melakukan proses penyembuhan. Sistem digunakan pada penelitian ini yaitu prisip minimum Pontryagin kemudian diselesaikan secara numerik menggunakan metode Forward-Backward Sweep dengan menggunakan software matlab. Akumulasi pengguna narkoba tingkat berat dengan menggunakan metode jumlahan Riemann dengan membandingkan penyalahgunaan narkoba tingkat berat dengan kontrol optimal dan tanpa kontrol. Penggunaan penerapan kampanye dan penguatan terhadap pisikologi diri atau konseling pada model matematika penyebaran penyalahgunaan narkoba berhasil menurunkan sebanyak 37,87% jumlah individu terhadap penyalahgunaan narkoba tingkat berat. Hasil simulasi yang diperoleh penerapan kampanye dan penguatan terhadap pisikologi diri atau konseling maka penyebaran penyalahgunaan narkoba lebih cepat diberantas ketika sejak awal diberikan jumlah besar. Penerapan kampanye dan penguatan konseling diri pada dinamika penyebaran penyalahgunaan narkoba perlu diberikan jangka waktu yang lama agar terjadi pencegahan penyebaran penyalahgunaan narkoba.
MAKNA PUISI “TITIK NADIR” KARYA DINA MULIDDINA KAJIAN SEMIOTIK RIFFATERRE Wahyuni, Indah Sri; Nurwono, Annisa Dikna; Laelati Noer, Ade Husni; Handayani, Lilis; Aristiani, Mira; Aryani, Riski
JURNAL SKRIPTA Vol 9 No 1 (2023): SKRIPTA MEI 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v9i1.3378

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji puisi “Titik Nadir” Karya Dina Muliddina Nurhasanah dengan kajian semiotik Rifaterre. Alasan peneliti mengkaji puisi “Titik Nadir” karya Dina Muliddina Nurhasanah karena di dalam puisi tersebut mengandung makna yang menarik untuk dianalisis. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil dari penelitian puisi “Titik Nadir” Karya Dina Muliddina Nurhasanah yaitu terdapat makna bahwa tokoh Aku ingin menyampaikan perasaan yang dialaminya.
Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) di Desa Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus Wiranti, Dwiana Asih; Handayani, Lilis; Anissatussa’diyah, Anissatussa’diyah; Layalya, Laili Alya; Haikalinnur, Muhammad
Journal of Dedicators Community Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v8i1.4747

Abstract

Increasing the quality of teachers in preparing literacy and numeracy questions through technical guidance activities on numeracy literacy so that they are able to support the implementation of the curriculum according to the standards set by the government.  Changes in the curriculum in Indonesia encourage teachers to always be able to develop their abilities in terms of preparing valid questions so that it has an impact on the appropriateness of the assessments prepared by teachers. The government's socialization is still uneven due to the pandemic, so the team has mobilized to serve UIN Maulana Malik Ibrahim Malang to participate in socializing the material at MIS Almaarif 09 Randuagung Singosari and MI Ar Raudhah Lawang.The method used is Participatory Action Research (PAR). The theory used in this service, namely Maslow's theory, results in an increase in teacher quality, especially the ability to understand numeracy literacy material and develop valid numeracy literacy questions.Technical guidance activities are carried out in 4 stages, namely observation, providing material, then practical activities and evaluation.The resulting teacher response was 31.3%, the result was strongly agree, which showed a positive response, then 62% of them responded in agreement, so the percentage certainly shows the success of the implementation of technical guidance which can be seen from the way the teacher prepares numeracy literacy questions in accordance with the characteristics standardized by the government in the new curriculumAbstrakMeningkatnya kualitas guru dalam penyusunan soal literasi dan numerasi melalui kegiatan bimbingan teknis literasi numerasi sehingga mampu menunjang keterlaksanan kurikulum sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Perubahan kurikulum di Indonesia mendorong guru untuk selalu bisa mengembangkan kemampuannya dalam hal penyusunan soal yang valid sehingga berdampak pada sesuainya asesmen yang disusun guru. Sosialisasi pemerintah masih belum merata karena pandemi sehingga menggerakkan tim mengabdi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ikut serta dalam mensosialisasikan materi tersebut di MIS Almaarif 09 Randuagung Singosari dan MI Ar Raudhah Lawang. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR). Teori yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu teori Maslow menghasilkan peningkatan kualitas guru khususnya kemampuan dalam pemahaman materi literasi numerasi dan pengembangan penyusunan soal literasi numerasi yang valid. Kegiatan bimbingan teknik terlaksana selama 4 kali tahapan yaitu observasi, pemberian materi kemudian kegiatan praktik dan evaluasi. Respon guru yang dihasilkan sebesar 31.3% di peroleh hasil sangat setuju yang menunujukkan respon positif kemudian 62 % mereka merespon setuju sehingga prosesntase tentunya menunjukkan keberhasilan terlaksakannya bimbingan teknik yang dapat dilihat dari cara guru dalam menyusun soal literasi numerasi sesuai dengan karakteristik yang distandarkan oleh pemerintah dikurikulum yang terbaru.Key word: Technical guidance, Protoype, Teacher, Madrasah Ibtidaiyah AbstractIncreasing the quality of teachers in preparing literacy and numeracy questions through technical guidance activities on numeracy literacy so that they are able to support the implementation of the curriculum according to the standards set by the government.  Changes in the curriculum in Indonesia encourage teachers to always be able to develop their abilities in terms of preparing valid questions so that it has an impact on the appropriateness of the assessments prepared by teachers. The government's socialization is still uneven due to the pandemic, so the team has mobilized to serve UIN Maulana Malik Ibrahim Malang to participate in socializing the material at MIS Almaarif 09 Randuagung Singosari and MI Ar Raudhah Lawang.The method used is Participatory Action Research (PAR). The theory used in this service, namely Maslow's theory, results in an increase in teacher quality, especially the ability to understand numeracy literacy material and develop valid numeracy literacy questions.Technical guidance activities are carried out in 4 stages, namely observation, providing material, then practical activities and evaluation.The resulting teacher response was 31.3%, the result was strongly agree, which showed a positive response, then 62% of them responded in agreement, so the percentage certainly shows the success of the implementation of technical guidance which can be seen from the way the teacher prepares numeracy literacy questions in accordance with the characteristics standardized by the government in the new curriculum. Kata KunciBimbingan teknik, Prototipe, Guru, Madrasah Ibtidaiyah AbstrakMeningkatnya kualitas guru dalam penyusunan soal literasi dan numerasi melalui kegiatan bimbingan teknis literasi numerasi sehingga mampu menunjang keterlaksanan kurikulum sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Perubahan kurikulum di Indonesia mendorong guru untuk selalu bisa mengembangkan kemampuannya dalam hal penyusunan soal yang valid sehingga berdampak pada sesuainya asesmen yang disusun guru. Sosialisasi pemerintah masih belum merata karena pandemi sehingga menggerakkan tim mengabdi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ikut serta dalam mensosialisasikan materi tersebut di MIS Almaarif 09 Randuagung Singosari dan MI Ar Raudhah Lawang. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR). Teori yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu teori Maslow menghasilkan peningkatan kualitas guru khususnya kemampuan dalam pemahaman materi literasi numerasi dan pengembangan penyusunan soal literasi numerasi yang valid. Kegiatan bimbingan teknik terlaksana selama 4 kali tahapan yaitu observasi, pemberian materi kemudian kegiatan praktik dan evaluasi. Respon guru yang dihasilkan sebesar 31.3% di peroleh hasil sangat setuju yang menunujukkan respon positif kemudian 62 % mereka merespon setuju sehingga prosesntase tentunya menunjukkan keberhasilan terlaksakannya bimbingan teknik yang dapat dilihat dari cara guru dalam menyusun soal literasi numerasi sesuai dengan karakteristik yang distandarkan oleh pemerintah dikurikulum yang terbaru
PERAN ISTRI SEBAGAI PENCARI NAFKAH UTAMA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Handayani, Lilis
PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Februari 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas (kasus) istri yang menafkahi suami di Desa Harum Sari Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang dalam perspektif hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus adalah penelitian langsung kelapangan atau ke lokasi penelitian yang ditujukan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini diperoleh beberapa hasil penelitian, yang Pertama, konsep nafkah keluarga di Desa Harum Sari Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang dibangun di atas dua prinsip mendasar, yakni prinsip kemitraan dan prinsip kerelaan. Prinsip kemitraan adalah prinsip yang menjelaskan bahwa suami istri sama-sama terlibat dan berpartisipasi aktif dalam urusan nafkah keluarga. Prinsip ini hadir dalam dua kondisi sekaligus, yakni baik suami masih hidup dan mempunyai pekerjaan atau tidak maupun suami telah wafat. Sementara prinsip kerelaan adalah bahwa suami maupun istri sama-sama saling merelakan dalam bertindak mencari nafkah keluarga. Kedua, kegiatan istri dalam nafkah keluarga adalah jauh lebih dominan dan aktif ketimbang suami. Dalam hukum Islam tidak dilarang bagi seorang istri yang ingin bekerja untuk mencari nafkah, selama cara yang ditempuh tidak melenceng dari syariat Islam. Bahkan al-Qur’an secara tegas menuntut laki-laki dan perempuan untuk bekerja dengan kebaikan. Allah Swt telah menciptakan laki-laki dan perempuan sama, jika ditinjau dari sisi insaniahnya (kemanusiannya). Artinya laki-laki dan perempuan diciptakan memiliki ciri khas kemanusiaan yang tidak berbeda antara yang satu dengan yang lain. Kedua-duanya dikaruniai potensi hidup yang sama berupa kebutuhan jasmani, naluri dan akal. Adapun faktor yang mendorong istri menafkahi suami ialah faktor pengahasilan suami yang kurang memadai dan faktor kultural.
Persepsi Sosial pada Hubungan Tanpa Status di Kalangan Remaja Handayani, Lilis; Lestari, Dwi Ardisa; Nirmala, Prita; Sijabat, Rauly
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1b (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025 (TAMBAHAN)
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1b.2855

Abstract

The phenomenon known as a "situation ship" has become increasingly common among teenagers due to changes in social values, culture, and the influence of social media. Situation ships offer freedom without commitment but often lead to emotional impacts such as confusion and stress. This study aims to explore the reasons behind teenage involvement in situation ships, their social perceptions, and the role of social media in shaping these relationship dynamics. Using qualitative methods with in-depth interviews from three teens aged between 15 and 24 years old, the research findings indicate that situation ships are attractive because of their flexibility but also carry significant emotional risks. Social media reinforces the normalization of this type of relationship among young people. The study recommends clear communication and increased literacy about relationships for adolescents.
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Di Instalasi Rawat Jalan Berdasarkan Metode Human, Organization, Dan Technology Di Rsud Dr. M.M. Dunda Limboto Lilis Handayani; Bilondatu, Maimun
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v12i2.617

Abstract

Based on the human aspect, namely outpatient registration officers only understand the Hospital Management Information System through information technology officers, the organizational aspect is that there has been no evaluation of the use of the Hospital Management Information System and the implementation of the Hospital Management Information System as a whole, and officers who use the Hospital Management Information System only conduct training once after socialization, and seen from the technology aspect there are obstacles in the form of slow internet connections with internet access speeds of 500 Mbps to 1 GB coupled with the number of internet access users resulting in services in the outpatient unit sometimes experiencing delays in registration. The purpose of this study was to determine the description of the Hospital Management Information System in the outpatient installation based on the Human, Organization and Technology Methods. This type of research is quantitative with a cross-sectional design. This research was conducted at Dr. M. M. Dunda Limboto Hospital in June with a sample size of 30 people. The description of the Hospital Management Information System in the outpatient installation based on the Human, Organizational, and Technology methods at Dr.M.M Dunda Limboto Hospital obtained the results of 30 people (100%) officers who used the Hospital Management Information System in the good category and 0 people (0%) officers who used the Hospital Management Information System in the less category. Research suggestions include conducting surveys for Hospital Management Information System applications periodically to improve aspects of human, organization and technology methods.
Co-Authors -, Agustina Pujilestari Adam, Deysi Ajeng Ayu Nur Fitriyani Alia, Alia Zulfa Ramadanti Andriyani Andriyani Anggriani, Nita Angmalisang, Helen Y. Anissatussa’diyah, Anissatussa’diyah Aristiani, Mira Aryani, Riski Asmawi, Ahmad Asnidar Asnidar Asrafil Pilomangu Beu, Sriwahyuni Bilondatu, Maimun Bilondatu, Maimun I. Cahyani Daud, Ayudhita Daud, Ayudhita Cahyani Dina Septiani Putri Dwi Apriliani, Vera Dwi Ardisa Lestari Ermita Ermita Fenni Valianda Amelia Ramadhan Fitri Fitri Ghozali, Salismiati Gunarsih, Lutfia Gunawan Santoso Hadju, Trilaila Haikalinnur, Muhammad Hartati Inaku Hatta, Herman Hidayani, Hidayani Ichsanurrahmah, Dina Indah Sri Wahyuni Intan Dwi Putri Intan Widiastuti Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Joy Fredi Batti Kaharu, Rosdiana Kurniadewi, Meinasari Laelati Noer, Ade Husni Layalya, Laili Alya Lestari, Dwi Ardisa Maesarah, Maesarah Maga, Ninda S. Mantu, Ferawati Mardiani, Risti Mashuri Mashuri Meiliza, Shella Modanggu, Tirsa Mohammad, Inggrid Anggraini A. Muhammad Firdaus Muhammad Isbar Pratama Mustikawati, Deswy Nirmala, Prita Nisa Nisriana Nurhasanah Noneng, Noneng Ntobuo, Fadillah Aulia Nurwono, Annisa Dikna Pawa, Ira Deseilla qosim qosim, qosim Rahim, Rachma Rahmah, St. Mutiatu Ramanitya Hasanah Khoironnisa Rauly Sijabad Retno Sugesti Riki Gana Suyatna Rita Nataliawati Rizkiyah, Annisa Rosauli Novalina Samosir Sahrul, Ahmad Sari, Lidia Saud, Nur Pratiwi Rahmawaty Siti Musyarofah St. Mutiatu Rahmah Tondako, Inka Noverita Umar, Basri Waluyo, Darmayanti Widiastuti, Intan Widiyanti, Tri Wini Iswandini Wiranti, Dwiana Asih Wirna Gani Wulandari, Rezah Sofia