Faktor afektif memiliki peran penting dalam keberhasilan pembelajaran matematika, namun kajian mengenai perbedaan gender pada aspek afektif masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gender dalam sikap terhadap matematika dan keuletan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Partisipan penelitian terdiri atas 120 siswa sekolah menengah pertama yang meliputi 60 siswa laki-laki dan 60 siswa perempuan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap terhadap matematika dan keuletan yang telah memenuhi kriteria reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, dan independent samples t-test yang dilengkapi dengan ukuran efek Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki rata-rata skor sikap terhadap matematika dan keuletan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan berdasarkan gender pada sikap terhadap matematika (p = 0,156) maupun keuletan (p = 0,187). Ukuran efek yang diperoleh juga berada pada kategori kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman afektif siswa dalam pembelajaran matematika cenderung relatif setara antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, pengembangan sikap positif dan keuletan perlu dilakukan secara inklusif tanpa membedakan gender.