Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Effectiveness of Hydrotherapy with Mirror Theraphy to Increase Muscle Strength of Ishemic Stroke Patients Baharudin, Virginia Eka Putri A.; Nurhalisah; Addini, Ragil Aidil Fitriasari
Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May : Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63520/pprj.v1i1.238

Abstract

Stroke is a central nervous breakdown disease that causes due to loss and dysfunction of brain parts Disability in the blood supply to the brain blood vessels. Among these three classifications, ischemic stroke is among the most common types of stroke, which is about 70 % of the whole case. As a top-down rehabilitation hegemon, mirror therapy improves lower limb motor function, balance, transferability and activities of daily living for stroke patients by increasing functional connectivity and activity in areas of the brain that promote motor function. It is indicated that hydrotherapy soaks warm feet with mirror therapy in the intervention group and mirror therapy in the control group are equally effective in improving the muscle strength of the upper and lower extremities. Methodological quality of studies using the scholar, pubmed.
EFEKTIVITAS UU PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA JUAL BELI ONLINE (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA SELATAN NOMOR 629/PDT.G/2020/PN JKT.SEL) Ainal Qalbyna; Maulidya larasati; Nurhalisah; Qotrunada Khalizah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j0vt1m12

Abstract

Perkembangan transaksi melalui platform e-commerce telah membuka ruang baru bagi interaksi antara konsumen dan pelaku usaha, tetapi sekaligus melahirkan bentuk sengketa yang semakin kompleks. Salah satu persoalan yang muncul adalah ketidakjelasan dasar hukum yang digunakan pengadilan ketika menangani sengketa yang melibatkan konsumen dalam transaksi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola penyelesaian sengketa jual beli online dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel serta menilai apakah tidak diterapkannya ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) dapat mencerminkan tingkat efektivitas UUPK dalam konteks penyelesaian sengketa e-commerce di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi putusan dan analisis dokumen peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim menyelesaikan sengketa berdasarkan konsep wanprestasi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), tanpa menempatkan perkara ini dalam kerangka perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam UUPK. Ketidakhadiran UUPK dalam pertimbangan hukum menegaskan bahwa regulasi perlindungan konsumen belum sepenuhnya terimplementasi dalam penyelesaian sengketa e-commerce. Temuan ini memperlihatkan bahwa efektivitas UUPK dalam praktik peradilan masih perlu diperkuat, khususnya dalam perkara yang melibatkan hubungan hukum antara konsumen dan pelaku usaha di ranah digital.
STRATEGI PEMBELAJARAN CERIA BERBASIS EDUTAINMENT DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS DAN SOSIAL SISWA MI Dhikro Alfais; Nurhalisah; Nurul Aulia Dewi; Moh. Aan Sulthon, M.E.I
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/j48ws323

Abstract

Pembentukan karakter religius dan sosial pada siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) merupakan fondasi utama dalam sistem pendidikan berbasis Islam yang bertujuan untuk mencetak generasi yang unggul secara spiritual maupun sosial. Namun, proses internalisasi nilai-nilai tersebut di lapangan seringkali menghadapi tantangan besar akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional yang bersifat searah dan monoton, sehingga menyebabkan peserta didik merasa jenuh dan kurang termotivasi. Kondisi ini mengakibatkan nilai-nilai moral sulit meresap ke dalam sanubari siswa secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengeksplorasi strategi pembelajaran "Ceria" berbasis edutainment sebagai upaya transformatif dalam membentuk karakter religius dan sosial dengan cara yang lebih efektif dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan menganalisis secara sistematis berbagai sumber pustaka otoritatif, baik berupa buku teks, jurnal nasional terakreditasi, maupun artikel ilmiah internasional yang relevan dengan tema pendidikan karakter dan desain instruksional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan edutainment yang memadukan konten edukasi dengan unsur hiburan melalui aktivitas kreatif seperti hafalan berbasis lagu (nadhom), bermain peran religius, serta permainan edukatif kolaboratif, terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan keterlibatan emosional siswa. Strategi ini mampu menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, sehingga nilai religius seperti ketaatan beribadah dan nilai sosial seperti empati, kejujuran, serta kerja sama dapat terinternalisasi secara alami dan berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran "Ceria" berbasis edutainment dapat menjadi solusi strategis dan inovatif bagi guru untuk membangun karakter siswa secara efektif sesuai dengan kebutuhan psikologis anak di era modern