Wahyuningrat, Febryliana Dewi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bagaimana Peran Self-Compassion dan Dukungan Sosial terhadap Kecenderungan Depresi pada Pasien Rehabilitasi Narkoba? Wahyuningrat, Febryliana Dewi; Puspitasari, Devi; Lestari, Bawinda Sri
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v1i2.9952

Abstract

This study aims to look at the role of self-compassion and social support together in the tendency to depression in drug rehabilitation patients. The participants of this study were 46 drug rehabilitation patients in the city of Surabaya. Research data collection was obtained by physically distributing questionnaires to drug rehabilitation patients. The analysis technique uses multiple regression analysis with the help of Statistical Package for the Social Science (SPSS) version 25 for Windows. The results showed that there was a negative and significant effect of self-compassion on depression tendencies in drug rehabilitation patients. Meanwhile, support does not have a significant effect on the tendency of depression in drug rehabilitation patients. The effective contribution of self-compassion and social support to depression tendencies in drug rehabilitation patients is 33.1%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran self-compassion dan dukungan sosial secara bersama-sama terhadap kecenderungan depresi pada pasien rehabilitasi narkoba. Partisipan penelitian ini adalah pasien rehabilitasi narkoba di Kota Surabaya sejumlah 46 orang. Pengambilan data penelitian diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner secara fisik pada pasien rehabilitasi narkoba. Teknik analisis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara self-compassion terhadap kecenderungan depresi pada pasien rehabilitasi narkoba. Sedangkan dukungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kecenderungan depresi pasien rehabilitasi narkoba. Adapun sumbangan efektif self-compassion dan dukungan sosial terhadap kecenderungan depresi pada pasien rehabilitasi narkoba adalah sebesar 33,1%.
Kecenderungan Stockholm Syndrome Ditinjau dari Secure Attachment Pada Wanita Korban Kekerasan dalam Pacaran Wahyuningrat, Febryliana Dewi; Meiyuntariningsih, Tatik; Ramadhani, Hetti Sari
Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah Vol 7, No 1: Januari 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/s-jpu.v7i1.37025

Abstract

Terdapat banyak wanita dewasa awal yang memilih untuk mempertahankan hubungannya bahkan setelah kekerasan terjadi. Sikap individu yang bertahan dalam hubungan penuh kekerasan disebut stockholm syndrome. Kondisi tersebut tidak terjadi begitu saja pada korban kekerasan, terdapat faktor penyebab dan pola attachment yang mendukung pada diri individu. Individu secure attachment mampu membangun skema positif pada dirinya dan orang lain sehingga akan terhindar dari kecenderungan bertahan dalam hubungan penuh kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara secure attachment dengan kecenderungan stockholm syndrome pada wanita korban kekerasan dalam pacaran. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 94 partisipan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan alat ukur yang dibuat sendiri oleh peneliti antara lain skala stockholm syndrome berdasarkan teori Graham, skala secure attachment berdasarkan teori Collins dan Feeney serta skala kekerasan dalam pacaran berdasarkan teori Murray. Analisis data menggunakan teknik korelasi non parametrik spearman rho, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara secure attachment dengan kecenderungan stockholm syndrome (r=-0,271; p=0,008) yang diartikan bahwa semakin tinggi secure attachment pada wanita korban kekerasan dalam pacaran, maka semakin rendah kecenderungan stockholm syndrome.There are many early adult women who choose to maintain their relationships even after violence has occurred. The attitude of individuals who survive in violent relationships is called stockholm syndrome. This condition does not just happen to victims of violence, there are causal factors and supportive attachment patterns in individuals. Secure attachment individuals can build positive schemas for themselves and others so that they will avoid the tendency to stay in violent relationships. This study aims to determine the relationship between secure attachment and the tendency of stockholm syndrome in female victims of dating violence. The sampling technique in this study used purposive sampling technique and obtained 94 participants. Data collection in this study used measuring tools made by the researcher including the stockholm syndrome scale based on Graham's theory, the secure attachment scale based on Collins and Feeney's theory and the dating violence scale based on Murray's theory. Data analysis using the spearman rho non-parametric correlation technique, which shows that there is a highly significant negative relationship between secure attachment and the tendency of stockholm syndrome (r=-0.271; p=0.008) which means that the higher the secure attachment in female victims of dating violence, the lower the tendency of stockholm syndrome.