Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Meaning of Jihad in Social Life: A Study of Hadith Takhrij and Sharī'ah Aulia, Najma
Journal of Takhrij Al-Hadith Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jth.v3i2.37947

Abstract

This study aims to discuss the hadith about the virtue of jihad. This research uses a qualitative approach by applying the descriptive-analytical method. The formal object of this research is the science of hadith, while the material object is the hadith about jihad in the Hadith narrated by Bukhari No. 2578. The results and discussion of this study indicate that the status of the hadith is shahih li dzatihi which meets the qualifications of maqbul for the practice of Islam. This study concludes that the Hadith narrated by Bukhari No. 2578 is relevant to be used as motivation, reminder, and guidance in implementing the meaning of jihad in social life.
Kontribusi Ayah dalam Keluarga Inti untuk Meningkatkan Kesiapan Sekolah Anak Dwi Anggraeni, Rizqiqa; Kamsiana, Sitti; Bunga, Bunga; Aulia, Najma; Laili Khasanah, Berta; Dian Pertiwi, Adharina
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1868

Abstract

Keluarga inti merupakan lingkungan awal yang berperan penting dalam membentuk kesiapan sekolah anak usia dini. Namun, keterlibatan ayah dalam pengasuhan masih sering terbatas akibat tuntutan pekerjaan dan budaya yang menempatkan ayah sebagai pencari nafkah utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi ayah dalam keluarga inti terhadap kesiapan sekolah anak usia 4–6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga ayah di wilayah Kalimantan Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terbatas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berkontribusi positif terhadap kesiapan sekolah anak yang mencakup aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan moral. Bentuk keterlibatan ayah bervariasi sesuai kondisi pekerjaan dan nilai keluarga. Faktor penghambat meliputi tuntutan pekerjaan, kelelahan fisik, dan budaya pengasuhan yang berorientasi pada ibu. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas interaksi ayah tetap berperan penting dalam mendukung kesiapan anak memasuki pendidikan formal. Kolaborasi ayah dan ibu menjadi kunci terciptanya lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan anak usia dini.