Haerul
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR Rifdan; Haerul; Herlina Sakawati; Muhammad Nur Yamin
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 4 No 1 (2024): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan E-Government dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Melalui kajian literatur, ditemukan bahwa E-Government mampu meningkatkan efisiensi administrasi, aksesibilitas layanan publik, serta transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Keberhasilan penerapan E-Government sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur teknologi, komitmen pemerintah, partisipasi masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat dampak positif, beberapa tantangan masih perlu diatasi, termasuk peningkatan infrastruktur teknologi, edukasi masyarakat, dan pelatihan berkelanjutan bagi pegawai pemerintah. Saran yang diberikan meliputi investasi dalam infrastruktur teknologi, kampanye kesadaran dan pelatihan bagi masyarakat, pelatihan berkelanjutan untuk pegawai pemerintah, evaluasi rutin terhadap layanan publik, serta kolaborasi dengan sektor swasta dan akademisi. Dengan mengimplementasikan saran-saran tersebut, diharapkan penerapan E-Government di Kecamatan Tallo dapat lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA MAKASSAR Haerul; Rifdan; Muhammad Nur Yamin; Didin
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 4 No 1 (2024): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Kota Makassar dengan meninjau dampak ekonomi, sosial, dan budaya, serta mengidentifikasi tantangan dan praktik terbaik dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah kajian literatur yang melibatkan pengumpulan, evaluasi, dan sintesis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata berbasis komunitas di Makassar, seperti yang terlihat dalam studi kasus Kampung Wisata Batua, telah berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan peluang kerja. Selain itu, pendekatan ini juga memperkuat ikatan sosial dan kesadaran akan pelestarian budaya dan lingkungan. Namun, tantangan seperti kurangnya koordinasi antara pemangku kepentingan, keterbatasan sumber daya, dan kapasitas manajerial yang rendah perlu diatasi. Rekomendasi yang diajukan termasuk peningkatan pelatihan bagi masyarakat lokal, penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital untuk promosi. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan kolaborasi yang efektif, pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Makassar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
PERAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM PEMBERDAYAAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA MAKASSAR haerul; Nasir
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): Vol 3 No 2 ( 2024 ): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jipsos.v3i2.7796

Abstract

Inclusive education is an approach that aims to ensure access and equity in education for all children, including children with special needs (ABK). However, its implementation at the school level still faces various challenges. This study aims to analyze the role of inclusive education in the empowerment of ABK in Makassar City. Using a descriptive qualitative approach, data were obtained through observation, interviews, and documentation in several inclusion schools. The results of the study show that inclusive education encourages independence, social participation, and to a limited extent supports the academic potential of ABK. Supporting factors include school commitment, parental support, and cross-sector cooperation. The main obstacles are the limited number of accompanying teachers, lack of training, and social stigma. The conclusion of this study emphasizes that inclusive education has the potential as a tool for empowering ABK, but it still requires systemic strengthening and school culture transformation.
Modal Sosial Masyarakat dalam Meningkatkan Partisipasi Pembangunan Desa Haerul; Nasir
Stigma Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/stigma.v5i2.1930

Abstract

Modal sosial merupakan sumber daya penting yang mendukung keberhasilan pembangunan desa melalui peningkatan partisipasi masyarakat. Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, memiliki modal sosial yang kuat, ditandai oleh tradisi kemaritiman, nilai gotong royong, kepercayaan, dan hubungan kekeluargaan yang masih terpelihara. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran modal sosial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala desa, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang terdiri atas kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial berperan penting dalam mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan gotong royong, keterlibatan dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa, serta kontribusi swadaya. Partisipasi masyarakat didukung oleh solidaritas kekerabatan, tradisi maritim, dan perkembangan pariwisata Pantai Bira yang memperkuat kepentingan bersama. Sebaliknya, keterbatasan ekonomi, migrasi tenaga kerja usia produktif, dan rendahnya keterlibatan generasi muda menjadi faktor penghambat. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kelembagaan sosial lokal, optimalisasi forum musyawarah desa, dan peningkatan peran generasi muda diperlukan untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.   Social capital is an essential resource that supports successful rural development by encouraging community participation. Bira Village, located in Bontobahari District, Bulukumba Regency, possesses strong social capital, reflected in its maritime traditions, mutual cooperation, social trust, and close kinship ties. This study aims to analyze the role of social capital in enhancing community participation in village development. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research informants included the village head, traditional leaders, youth leaders, and community members. The findings indicate that social capital, consisting of trust, social networks, and social norms, plays a significant role in promoting community participation through mutual cooperation, involvement in village development planning meetings, and voluntary material contributions. Community participation is strengthened by kinship solidarity, maritime traditions, and the growth of tourism at Bira Beach, which fosters shared interests. However, economic constraints, the migration of the productive-age workforce, and the limited involvement of young people in village development forums remain major challenges. The study concludes that strengthening local social institutions, optimizing village deliberation forums, and increasing youth participation are essential strategies for enhancing community involvement in sustainable village development.