Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites Pada Guru di SDN 1 Taruna Jaya Sari Erander; Cahyo Dwi Andita; Dea Widaswari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1167

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia pendidikan tengah disosialisakan untuk mengarahkan proses pembelajaranran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis web. Pembuatan media pembelajaran menggunakan situs Google Sites merupakan cara baru yang inovatif dalam mengatasi suatu masalah pendidikan, khususnya pada pembuatan media pembelajaran menggunakan situs Google Sites. Hal ini terdapat perubahan atau perbedaan yang mendasar, sehingga sering dikatakan hasil yang luar biasa dan dapat menjadikan model/contoh serta memberi inspirasi dalam membuat kebijakan sekolah yang dapat diadopsi dan dipraktikkan di sekolah lainnya. Tujuan utama kegiatan PKM ini adalah untuk menjadikan guru yang semakin profesional serta mengasah ataupun meningkatkan kompetensi pedagogik guru berkenaan dengan kemampuan merancang bahan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran yang dilakukan di kelas ataupun di sekolah, serta memfasilitasi proses pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi bagi guru.
Pelatihan Penggunaan Kahoot Untuk Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Bagi Guru SD N 13 Rejang Lebong Nur Fitriyana; Sari Erander; Ria Dwi Jayati; Reny Wahyuni
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1855

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SD Negeri 13 Rejang Lebong dalam memanfaatkan aplikasi Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif yang berorientasi pada konteks lingkungan lokal. Kegiatan diawali dengan analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan Kahoot dan memerlukan pelatihan teknis. Berdasarkan temuan tersebut, tim PKM menyusun pelatihan yang meliputi pengenalan aplikasi, penyusunan kuis, pendampingan teknis, serta integrasi konteks lokal seperti Tari Kejei, Taman Wisata Tebing Suban, Air Terjun Tri Sakti, dan Suban Air Panas. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan berlangsung interaktif. Guru tidak hanya menerima materi tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kuis berbasis konteks lingkungan. Seluruh peserta berhasil membuat kuis Kahoot yang siap digunakan dalam pembelajaran. Evaluasi melalui pretest–posttest menunjukkan peningkatan pemahaman lebih dari 20 poin, dan hasil angket memperlihatkan bahwa guru merasa pelatihan mudah diikuti, bermanfaat, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi pembelajaran digital di SD Negeri 13 Rejang Lebong.