Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN PEMBENTUKAN IDENTITAS BANGSA DALAM MASYARAKAT MAJEMUK Putri Widia Ningsih; Esra Natasya Br Sitepu; Laras Sati Sintania; Salwa Andini; M Iqbal
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2025): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i4.4309

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tantangan Pembentukan Identitas Bangsa dalam Masyarakat Majemuk”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan identitas bangsa Indonesia di tengah keragaman budaya, etnis, dan agama serta di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan identitas bangsa merupakan proses dinamis yang dipengaruhi oleh sejarah perjuangan bangsa, keberagaman budaya, globalisasi, serta lemahnya pendidikan karakter dan kewarganegaraan. Tantangan utama dalam pembentukan identitas nasional meliputi dominasi budaya mayoritas, masuknya nilai-nilai asing yang bertentangan dengan Pancasila, serta kurang optimalnya integrasi nilai kebangsaan dalam pendidikan. Oleh karena itu, perlu pendekatan inklusif dan strategis dalam kebijakan publik, pendidikan multikultural, serta penguatan peran keluarga dan komunitas agar identitas nasional tetap kokoh di tengah keberagaman.
Transformasi Hukum Islam di Era Digital: Tantangan Otoritas Keagamaan dan Relevansi Syariat bagi Generasi Modern M Iqbal; Usman Jalal Siregar
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9263

Abstract

Abstrak terdiri dari: Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Muslim, termasuk dalam memahami dan memperoleh informasi mengenai hukum Islam. Media sosial, internet, dan kecerdasan buatan memberikan kemudahan dalam mengakses informasi keagamaan, tetapi juga menghadirkan tantangan terhadap otoritas keagamaan dan validitas informasi yang diterima Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi hukum Islam di era digital, khususnya perubahan otoritas keagamaan, kecenderungan generasi muda dalam menjadikan media sosial sebagai sumber rujukan keagamaan, serta relevansi hukum Islam bagi generasi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui kajian terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh dan memahami informasi hukum Islam. Otoritas keagamaan tidak lagi hanya berasal dari lembaga dan ulama, tetapi juga dipengaruhi oleh tokoh yang aktif dan populer di media sosial. Kondisi tersebut menuntut peningkatan literasi digital keagamaan agar masyarakat mampu memilah informasi berdasarkan sumber yang terpercaya dan kompetensi keilmuan. Di sisi lain, hukum Islam tetap memiliki relevansi bagi generasi modern melalui pendekatan yang adaptif dengan tetap berlandaskan prinsip syariat, maqashid al-syari'ah, dan nilai-nilai keislaman.