Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tekstual Bahan Ajar Pelajaran Bahasa Cerbon dalam Praktik Etnopedagogi di MAN 2 Cirebon Fathimatuzzahro; Wicaksono, Harto
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol. 13 No. 1 (2024): SOLIDARITY
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia menjadi negara peringkat kedua yang memiliki jumlah bahasa terbanyak setelah Papua Nugini. Namun, saat ini jumlah bahasa daerah di Indonesia semakin menurunan dikarenakan mengalami kepunahan. Salah satu bahasa daerah yang mengalami kemunduran ialah bahasa Cerbon. Jumlah penutur bahasa Cerbon yang berusia muda saat ini sudah sangat berkurang. Sehingga, perlu adanya upaya pelestaian bahasa Cerbon. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah salah satunya melalui dunia pendidikan dengan cara bahasa Cerbon dijadikan sebagai pelajaran muatan lokal. Dalam proses pembelajaran diperlukannya buku ajar yang digunakan sebagai salah satu sumber belajar bagi siswa. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat isi dan konten yang terdapat dalam buku siswa bahasa Cerbon di MAN 2 Cirebon.  Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggunakan teknik analisis tekstual dari buku siswa bahasa Cerbon di MAN 2 Cirebon Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku pelajaran bahasa Cerbon tersebut sudah sesuai dengan KI dan KD. Dalam materi pelajaran bahasa Cerbon terdapat implementasi etnopedagogi berupa pengetahuan lokal baik berupa lisan, tulisan, maupun artefak. Wujud pengimplementasian etnopedagogi dalam buku materi bahasa Cerbon dengan adanya teks informatif mengenai kebudayaan yang ada di Cirebon. Pada beberapa teks tersebut terdapat penanaman nilai-nilai yang di anut oleh masyarakat Cirebon seperti nilai religi dan kesoapanan. Dalam buku bahasa Cerbon untuk siswa terdapat tiga ranah penting kemampuan berfikir taksonomi bloom. Namun, dalam buku tersebut lebih menekankan pada ranah kognitif.
PERAN PELATIHAN KERJA, KOMPETENSI KARYAWAN, DAN DISPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT KANAAN GLOBAL INDONESIA Alima Nur Fadillah; Fathimatuzzahro; Leny Arsita Sari; Ni Made Lintang Purnaasa; Rayhan Gunaningrat
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1568

Abstract

This study aims to analyze the influence of job training, employee competency, and work discipline on employee performance at PT Kanaan Global Indonesia. The study employed a quantitative approach with a survey method. The sampling technique used was saturated sampling, with the entire employee population of 30 employees being sampled. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The results showed that employee competency and work discipline had a positive and significant effect on employee performance, while job training had no significant effect partially. However, all three variables simultaneously had a significant effect on employee performance.
Pengaruh Terapi Bermain Balon Tiup Terhadap Tingkat Nyeri Saat Pemasangan Infus Pada Anak Usia Sekolah Di RS Prima Husada Malang Fathimatuzzahro; Nurul Anjarwati; Lie Liana Fuadiati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i2.2149

Abstract

Pemasangan infus merupakan prosedur invasif yang sering menimbulkan nyeri pada anak usia sekolah. Rasa nyeri ini dapat menimbulkan kecemasan, trauma, dan penolakan terhadap tindakan medis. Distraksi nonfarmakologis, seperti terapi bermain balon tiup, dapat digunakan untuk mengalihkan perhatian anak dari nyeri. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan responden 30 anak usia sekolah yang dipilih melalui purposive sampling di RS Prima Husada Malang. Tingkat nyeri diukur menggunakan Wong-Baker Faces Pain Rating Scale. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebelum diberikan intervensi, mayoritas anak mengalami nyeri sedang hingga berat, dengan distribusi terbanyak pada skor 8 dan 9. Setelah diberikan terapi bermain balon tiup, sebagian besar responden mengalami penurunan tingkat nyeri dan berpindah ke kategori nyeri ringan hingga sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,001). Terapi bermain balon tiup terbukti efektif menurunkan nyeri pada anak usia sekolah saat pemasangan infus. Intervensi ini sederhana, murah, dan mudah diaplikasikan sehingga dapat digunakan sebagai strategi distraksi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan pediatrik untuk meningkatkan kenyamanan anak selama prosedur invasif.