Veronika Setyadji
Universitas Indonesia Maju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI MASSA DALAM PROGRAM NTV MORNING: RESPONS STASIUN TV NTV TERHADAP TANTANGAN KONVERGENSI MEDIA Suardin Ndruru; Veronika Setyadji; Dedy Zebua
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 2 (2026): April: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i2.9266

Abstract

The transformation of digital technology has fundamentally changed the pattern of mass communication, from a one-way linear model to a two-way interactive model. This change requires broadcasters not only to convey information through television broadcasts but also to be able to adapt to the behavior of digital audiences who access information through various online platforms. In this context, Nusantara TV, through its NTV Morning program, faces the challenge of media convergence, which requires the integration of technology, content, and distribution strategies across channels. This study aims to analyze how the NTV Morning program responds to the challenges of media convergence through the implementation of a multiplatform production strategy. The study uses a qualitative approach with data collection techniques such as observation, in-depth interviews, documentation, and triangulation. The research informants consist of three key parties directly involved in the production of the NTV Morning program. The study found that the production process of the NTV Morning program takes place in three main stages: pre-production, production, and post-production, which are carried out simultaneously and collaboratively. This program implements the convergence of technology, content, and industry, and develops a distribution strategy based on an analysis of digital trends and audience preferences on television, YouTube, TikTok, Instagram, WhatsApp Channel, Facebook, and X (Twitter). NTV Morning not only upholds the principles of conventional journalism but also integrates one-way and two-way mass communication practices. This makes the program an adaptive news production model relevant to the digital media ecosystem.
Analisis Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Personal Branding Mahasiswa Melalui Portofolio Digital Pada Mahasiswa Yuli Purnamasari; Adi Wiratama; Veronika Setyadji
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1254

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa membangun identitas profesional di ruang digital. Media sosial tidak lagi hanya dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai media untuk membangun personal branding melalui publikasi kompetensi, pengalaman, prestasi, dan portofolio digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam pembentukan personal branding mahasiswa melalui portofolio digital, mengidentifikasi strategi yang digunakan mahasiswa dalam membangun identitas profesional, serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Maju yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap akun media sosial informan, dan dokumentasi portofolio digital, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ruang pembentukan identitas profesional mahasiswa melalui publikasi pengalaman akademik, organisasi, prestasi, dan karya yang didukung oleh portofolio digital sebagai bukti autentik kompetensi. Mahasiswa membangun personal branding melalui konsistensi konten, pengelolaan identitas digital, dan dokumentasi pengalaman profesional, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, rendahnya kepercayaan diri, serta belum optimalnya pengelolaan portofolio digital. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi media sosial dan portofolio digital merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat identitas profesional mahasiswa serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja di era digital.