Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Hasil Belajar Matematika Siswa melalui Model Problem Based Learning Naufal Qadri Syarif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dan peningkatan hasil belajar matematika siswa Kelas VI SD Negeri 190 Cenning pada materi penyajian data. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas dan 32 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, proses dan hasil belajar siswa berada pada kategori cukup (C), dan meningkat menjadi kategori baik (B) pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa Kelas VI.
Peningkatan Pengelolaan Emosi pada Siswa Sekolah melalui Layanan Psikoedukasi di SDN 3 Buntao Kabupaten Toraja Utara Imron Burhan; Musfirah Musfirah; Emmi Azis; Naufal Qadri Syarif; Miftahul Jannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4371

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan emosi pada siswa sekolah dasar melalui layanan psikoedukasi di SDN 3 Buntao, Kabupaten Toraja Utara. Siswa sekolah dasar merupakan kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan emosi, terutama dalam menghadapi berbagai kondisi lingkungan dan sosial yang menantang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21–22 Juli 2025 dengan melibatkan siswa dan guru melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan refleksi. Tahap persiapan meliputi asesmen kebutuhan psikologis siswa serta penyusunan materi psikoedukasi yang berbasis pada prinsip perkembangan anak dan budaya lokal Toraja. Tahap pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, permainan emosi, storytelling, dan aktivitas reflektif yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan emosi siswa. Tahap refleksi dilaksanakan secara kolaboratif bersama guru untuk mengevaluasi perubahan perilaku serta merancang tindak lanjut di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali dan mengelola emosi, penurunan tingkat kecemasan, serta munculnya respons emosional yang lebih adaptif dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan psikoedukasi merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pengelolaan emosi pada siswa sekolah dasar.