Jocelyn Viony Lee
Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cosmetic Education Regarding the Making and Use of Hair Serum in Teenagers to Young Adults Putriana Rachmawati; Meyliana Lukman; Evadia Nathalie; Angeline Jowi; Jocelyn Viony Lee
Warta Pengabdian Andalas Vol 31 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.31.2.393-402.2024

Abstract

Indonesia is a relatively large market for the cosmetics industry in the hair care category. Teenagers and young adults are among the dominant segments in cosmetic consumption. Hair and scalp problems often experienced are hair loss and unhealthy hair structure. This problem can be overcome with hair serum. This dosage form is attractive because it can be purchased freely and is quite promising due to its high active substance content. Various types of hair serums are available on the market so that they can be adjusted based on user preferences. The high level of public consumption of hair serum needs to be balanced with education regarding hair serum. The education process uses lecture and workshop methods related to identifying hair problems, the nutrition needed by hair, and the types and formulation of hair serum. The workshop was conducted directly by involving participants in producing the hair serum. The educational process was attended by 24 students aged 19-22 years, 21% coming from outside Atma Jaya and 79% from internal Atma Jaya. Gender includes 19% of men and the rest of women. The educational process increased the understanding of 92% of participants, with an average score from 5.9 to 9.75. As many as 96% of participants were very interested and stated that this workshop supported the theory that had been given to make it easier to understand.
Efektivitas Edukasi Interaktif dalam Meningkatkan Pemahaman Penggunaan Antibiotik yang Tepat pada Siswa SMA Sanjayadi; Erlia Anggrainy Sianipar; Julie Indah; Jocelyn Viony Lee; Maria Aurelia Larasati; Untung Gunawan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3178

Abstract

Penyalahgunaan antibiotik di kalangan generasi muda menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, yang dapat berujung pada resistensi antibiotik. Pengetahuan yang tepat mengenai penggunaan antibiotik yang bijak sangat penting untuk mencegah fenomena ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA Pelita 2 Jakarta mengenai penggunaan antibiotik yang tepat dan bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan edukatif yang meliputi penyampaian materi interaktif, demonstrasi laboratorium, dan permainan edukatif. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test, serta formulir evaluasi berbasis skala Likert. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan persentase siswa yang memiliki pengetahuan tinggi meningkat dari 69,77% menjadi 93,00%. Evaluasi berbasis skala Likert menunjukkan skor tinggi pada kategori kejelasan materi, relevansi topik, dan penguasaan materi oleh pemateri, dengan skor rata-rata lebih dari 4 dari 5. Uji statistik non-parametrik menunjukkan perbedaan skor yang signifikan antara pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan edukasi dapat dikatakan berhasil dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan antibiotik yang tepat serta resistensinya, serta meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang bijak