Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STRATEGI OMNICHANNEL DALAM PEMASARAN: DAMPAKNYA TERHADAP PEMASUKAN DAN KEBERLANJUTAN USAHA Rolando, Benediktus; Simanjuntak, Enty Evasari; Dewi, Komala; Al-Amin, Al-Amin
COSMOS : Jurnal Ilmu Pendidikan, Ekonomi dan Teknologi Vol 1 No 5 (2024): Agustus
Publisher : PUSDATIN Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cosmos.v1i5.175

Abstract

This research investigates omnichannel strategies in marketing and their effects on increasing revenue and business sustainability. By reviewing relevant literature and case studies, this research identifies that the omnichannel approach, which integrates online and offline marketing channels to create a seamless customer experience, has a significant contribution to improving the financial performance and long-term sustainability of businesses. The findings show that an omnichannel strategy helps companies understand customer behavior more deeply, personalize offers, and increase customer satisfaction and loyalty. In addition, effective adaptation of information technology in support of omnichannel is proven to improve operational efficiency and strengthen the business's competitive position in the market. Thus, the implementation of an omnichannel strategy not only restructures the way companies interact with customers, but also plays an important role in strengthening the foundation of the business for future growth and sustainability. This research provides insights for business stakeholders on the importance of adopting and continuously updating omnichannel strategies to improve business performance and competitiveness.
Analisis Service Quality, Perceived Value, Relationship Marketing Terhadap Kepuasan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota Butar Butar, Jessicca Sarma Jean; Br Sinulingga, Nora Anisa; Simanjuntak, Enty Evasari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14631

Abstract

Tenaga kerja di Indonesia terus berkembang, dan UU Indonesia nomor 3 tahun 1992 tentang jaminan sosial tenaga kerja menjelaskan bahwa seiring dengan meningkatnya peran tenaga kerja dalam pembangunan nasional, risiko terhadap keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan tenaga kerja juga meningkat. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja BPJS. Ketenagakerjaan adalah lembaga hukum yang bertujuan memberikan perlindungan sosial kepada semua pekerja di Indonesia dari risiko sosial dan ekonomi. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga harus memperhatikan kepuasan peserta. Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan peserta termasuk kualitas layanan, nilai yang dirasakan, dan pemasaran hubungan. Mengingat permasalahan yang ada, penelitian ini penting dilakukan untuk mengukur seberapa besar pengaruh positif dan signifikan dari kualitas layanan, nilai yang dirasakan, dan pemasaran hubungan terhadap kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketiga factor kualitas layanan, nilai yang dirasakan, dan pemasaran hubungan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta BPJS. Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota, baik secara individual maupun dalam kombinasi.. Dari ketiga variabel tersebut, nilai yang dirasakan memiliki pengaruh paling besar terhadap kepuasan peserta, sedangkan kualitas layanan memiliki pengaruh paling kecil. Untuk meningkatkan kepuasan peserta di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota, pihak BPJSTK perlu terus memperbaiki kualitas layanan, nilai yang dirasakan, dan pemasaran hubungan, karena ketiga variabel ini dapat menjelaskan hingga 90,6% dari faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan peserta.
PENGARUH PENGALAMAN PELANGGAN OFFLINE TERHADAP NIAT BELI ULANG DIMEDIASI KEPERCAYAAN PADA TOKO UNDERPRICE SKINCARE MEDAN Simanjuntak, Enty Evasari; Situmorang, Nopita Sri Ningsih
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmm.v10i2.6461

Abstract

Latar belakang: Pengalaman pelanggan yang positif di toko ritel offline menawarkan keunggulan sensorik dan interaksi tatap muka yang krusial untuk menciptakan kepuasan transaksi. Pengalaman pelanggan merupakan akumulasi kesan yang dirasakan konsumen, terutama berkaitan dengan kualitas layanan dan kelengkapan produk di toko fisik. Di tengah persaingan yang ketat, toko ritel kosmetik seperti Underprice Skincare Medan menghadapi tantangan retensi pelanggan. Jika tidak dikelola dengan baik, kesan negatif ini dapat menggerus potensi pembelian kembali. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami bagaimana pengalaman belanja yang positif dapat membangun kepercayaan pelanggan, yang pada akhirnya menjadi faktor penentu keunggulan toko dibanding pesaing dalam mendorong niat beli ulang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman pelanggan terhadap niat beli ulang dengan kepercayaan pelanggan sebagai variabel mediator di Toko Underprice Skincare Medan. Metode: Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Teknik purposive sampling digunakan untuk menjaring 100 responden perempuan berusia minimal 17 tahun yang memiliki pengalaman berbelanja di toko ritel. Data primer dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil: Temuan empiris membuktikan bahwa pengalaman pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan maupun niat beli ulang. Lebih lanjut, kepercayaan pelanggan terbukti berperan krusial sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara pengalaman pelanggan dan niat beli ulang secara signifikan. Kesimpulan: Kepercayaan adalah determinan utama dalam mempertahankan pelanggan. Implikasi manajerial menyarankan bahwa ritel offline tidak dapat hanya mengandalkan strategi harga, tetapi harus memprioritaskan penciptaan pengalaman belanja yang positif untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan, serta menjamin loyalitas jangka panjang.
TOURIST PERCEPTION OF ATTRACTIONS, ACCESSIBILITY AND AMENITIES AT THE KARO REGENCY FRUIT AND FLOWER FESTIVAL Juni Anggraini; Rio Fernandez Tamba; Enty Simanjuntak
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 1 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18639642

Abstract

The Karo Regency Fruit and Flower Festival is an annual event held in Karo Regency. This festival is rooted in local traditions such as thanksgiving for fertile soil and abundant harvests. This study aims to determine tourist perceptions of attractions, accessibility, and amenities at the Fruit and Flower Festival. The method used in this study is descriptive quantitative. In this study, the data source is domestic tourists who have visited the Fruit and Flower Festival one or more times. The number of respondents in this study was 124 respondents. Based on Descriptive Statistical Analysis, tourist perceptions of Attractions, Accessibility, and Amenities at the Karo Regency Fruit and Flower Festival are generally classified as very good, when associated with the range of interpretation of the average score on a Likert scale of 1–5. Attractions and Accessibility received consistent ratings from tourists, indicating that the attractiveness of the festival and ease of access to the location were considered satisfactory and were the main factors in shaping their experience. Meanwhile, tourist perceptions of Amenities were also classified as very good, but showed slightly higher variations, indicating differences in individual experiences regarding comfort, supporting facilities, and additional services during the festival.
PENGARUH PENGALAMAN PELANGGAN OFFLINE TERHADAP NIAT BELI ULANG DIMEDIASI KEPERCAYAAN PADA TOKO UNDERPRICE SKINCARE MEDAN Enty Evasari Simanjuntak; Nopita Sri Ningsih Situmorang
JURNAL MUTIARA MANAJEMEN Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Manajemen
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Pengalaman pelanggan yang positif di toko ritel offline menawarkan keunggulan sensorik dan interaksi tatap muka yang krusial untuk menciptakan kepuasan transaksi. Pengalaman pelanggan merupakan akumulasi kesan yang dirasakan konsumen, terutama berkaitan dengan kualitas layanan dan kelengkapan produk di toko fisik. Di tengah persaingan yang ketat, toko ritel kosmetik seperti Underprice Skincare Medan menghadapi tantangan retensi pelanggan. Jika tidak dikelola dengan baik, kesan negatif ini dapat menggerus potensi pembelian kembali. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami bagaimana pengalaman belanja yang positif dapat membangun kepercayaan pelanggan, yang pada akhirnya menjadi faktor penentu keunggulan toko dibanding pesaing dalam mendorong niat beli ulang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman pelanggan terhadap niat beli ulang dengan kepercayaan pelanggan sebagai variabel mediator di Toko Underprice Skincare Medan. Metode: Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Teknik purposive sampling digunakan untuk menjaring 100 responden perempuan berusia minimal 17 tahun yang memiliki pengalaman berbelanja di toko ritel. Data primer dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil: Temuan empiris membuktikan bahwa pengalaman pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan maupun niat beli ulang. Lebih lanjut, kepercayaan pelanggan terbukti berperan krusial sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara pengalaman pelanggan dan niat beli ulang secara signifikan. Kesimpulan: Kepercayaan adalah determinan utama dalam mempertahankan pelanggan. Implikasi manajerial menyarankan bahwa ritel offline tidak dapat hanya mengandalkan strategi harga, tetapi harus memprioritaskan penciptaan pengalaman belanja yang positif untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan, serta menjamin loyalitas jangka panjang.
Strategi Ekspansi Internasional dan Adaptasi Pemasaran Ritel: Studi Kasus Kenangan Coffee Malaysia (Kopi Kenangan Group) Enty Evasari Simanjuntak
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/xw138m60

Abstract

The rapid growth of the coffee chain industry in Southeast Asia encourages companies to expand internationally to increase market reach and competitiveness. This study aims to analyze the international expansion strategy and marketing adaptation implemented by Kopi Kenangan during its initial entry into Malaysia under the brand name Kenangan Coffee. The research employed a qualitative method with a descriptive case study approach and a desk-based research design. Data were collected from company press releases, business media reports, industry publications, and relevant academic literature, then analyzed through data reduction, SWOT analysis, marketing mix (4P) evaluation, and source triangulation. The findings indicate that Kenangan Coffee's expansion is supported by internal strengths—including strong brand identity, digital technology utilization, and strategic store locations—as well as external opportunities arising from cultural proximity and modern coffee consumption trends. The company adopts a hybrid marketing strategy by maintaining core product quality while adapting its product, pricing, place, and promotion strategies to suit the Malaysian market. This study implies that combining marketing adaptation with digital technology plays an important role in supporting retail brand internationalization.