Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN DI MASA PANDEMI Khairunisya Khairunisya; Umi Daimah; Jenni Kartika
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 4 (2023): OKTOBER: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i4.19833

Abstract

Wanita hamil di trimester III normalnya akan mengalami kecemasan dalam  mempersiapkan kelahiran. Kecemasan juga disebabkan rasa khawatir terkena infeksi Covid 19 sedangkan kondisi ibu sedang hamil sehingga dapat memperburuk masalah psikologi ibu hamil. Pengetahuan dan dukungan suami dinilai sebagai faktor yang dapat mengurangi kecemasan ibu. Kebaruan Penelitian ini mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan suami ibu hamil trimester III terhadap gangguan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan suami ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di masa pandemic. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriftif analitik dengan desain penelitian cross secstional. Populasi yaitu semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ante natal care, Teknik sampling yang digunakan adalah tehnik purposive sampling jumlah sampel yang didapatkan adalah 107 orang. Kuesioner menggali pengetahuan dan dukungan suami serta kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan uji regresi linear ganda. Hasil penelitian ada hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam mengahadapi persalinan (P-value 0,000). Pemodelan pengaruh Pengetahuan dan dukungan suami dengan kecemasan  ibu menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Hasil pemodelan menunjukkan nilai R2  0,594 yang berarti pengetahuan dan dukungan suami berkontribusi sebesar 59,4% pada  kecemasan  ibu menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III. Hasil pemodelan ini dapat dituliskan dengan rumus Kecemasan = 53,818 – 0,301 dukungan – 0,047 pengetahuan. Kesimpulan bahwa ada korelasi antara pengetahuan dan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil pada trimester III.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Dini Stunting Pada Ibu Hamil Di PMB Semiyati,Am.Keb Muara Enim Umi Daimah; Karina Putri Aprilia; Risma Haiqul Agnia; Sry Mardiyah; Rosdiana
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 1 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i1.2856

Abstract

Stunting memiliki dampak yang signifikan terhadap anak-anak baik dalam jangka masa panjang maupun pendek. Salah satu dampak yang paling umum dijumpai dan dapat dilihat secara kasat mata adalah tinggi badan yang cenderung lebih pendek dari pada anak-anak lain di usianya dan anak akan menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Selain itu, stunting juga dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif, yaitu kecerdasan dan cara berpikir. Dampak stunting sangat besar terhadap kesehatan anak hingga dewasa. Kejadian stunting dapat terjadi pada masa kehamilan dikarenakan asupan gizi yang kurang saat hamil, pola makan yang tidak sesuai, serta kualitas makanan yang rendah sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan., penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan dini stunting pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah Accidental Sampling didapat 40 sampel. Analisis data yang digunakan yaitu analisis secara univariat dan bivariat  dan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikanantara pendidkan dengan pencegahan dini stunting dengan p value 0,284, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pencegahan stunting dengan p value 0,0001, terdapat hubungan yang signifikan abtara pendapatan keluarga dengan pencegahan dini stunting dengan p value 0,0001,tidak terdapat hubungan yang signifikan antara uia ibu dengan pencegahan stunting dini dengan p value 0,123. Rekomendasi dari penelitian ini bagi tenaga kesehatan memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil dan keluarga untuk memberikan pemahaman tentang pencegahan stunting sejak masa kehamilan Kata Kunci : Pengetahuan, Pendidikan, Penghasilan, Usia Ibu, Lila
Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan kader posyandu terhadap pencegahan stunting pada balita diwilayah kerja puskesmas muara enim tahun 2024 Daimah, Umi; Umi Daimah
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 14 No 2 (2025): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v14i2.3055

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan serius pada balita yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Muara Enim. Pengetahuan kader posyandu sangat krusial dalam upaya pencegahan stunting, sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan tersebut. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan kader posyandu mengenai pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data akan dilakukan menggunakan kuesioner yang diukur dengan skala ordinal.Dalam penelitian ini, variabel dependen adalah pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan stunting, sedangkan variabel independennya meliputi Tingkat pendidikan, akses informasi, dukungan dari Puskesmas, pengalaman kerja, dan pelatihan yang diikuti. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat untuk menentukan hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan  yang signifikan antara tingkat Pendidikan kader, pengalaman kerja, frekwensi pelatihan,akses informasi dan dukungan dari puskesmas dengan pengetahuan tentang pencegahan stunting dengan nilai masing-masing p-value ≤ 1,000 , Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variable dependent dan variable independent. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor tersebut tidak secara langsung memengaruhi tingkat pengetahuan kader tentang pencegahan stunting, sehingga perlu dilakukan analisis lebih lanjut terhadap faktor lain yang mungkin lebih berperan dalam peningkatan pengetahuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk peningkatan program pendidikan dan pelatihan kader posyandu dalam rangka pencegahan stunting. Penelitian  diharapkan memberikan manfaat teoritis bagi pengembangan ilmu pengetahuan, serta manfaat praktis bagi peningkatan pengetahuan kader posyandu. Kata Kunci :  Stunting, Pengetahuan, Pendidikan, Pengalaman Kerja,Frekwensi Pelatihan, Akses Informasi, Dukungan  Puskesmas  
RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN MPASI DINI SEBAGAI PREDIKTOR TERJADINYA STUNTING Rosdiana Rosdiana; Ririn Puspita Sari; Annisa Tri Feby Kirana; Umi Daimah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2197

Abstract

Masalah stunting merupakan gambaran dari malnutrisi kronis yang terjadi sejak 1000 hari pertama kehidupan. Di Indonesia, prevalensi stunting pada balita mencapai 21,6% pada tahun 2022, dan di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, angka stunting mencapai 36,16% pada tahun 2019. Sebuah penelitian dilakukan untuk melihat apakah Riwayat Pemberian ASI Eksklusif dan Riwayat MPASI Dini dapat diprediksi sebagai faktor terkait stunting pada anak usia 24 bulan di Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain case control, melibatkan ibu yang memiliki anak usia 6 - 24 bulan. Dari total 45 baduta yang menjadi sampel, 15 mengalami stunting sebagai kasus dan 30 lainnya tidak mengalami stunting sebagai kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji chi square, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Riwayat ASI Eksklusif dan Riwayat MPASI Dini sebagai prediktor stunting pada anak usia tersebut di Kecamatan Lintang Kanan, dengan nilai p value 0,003 untuk setiap variabel. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi lebih lanjut dalam pelayanan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan ibu mengenai ASI Eksklusif dan MPASI untuk mengurangi angka stunting pada anak-anak tersebut