Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Land Conflict and Social Movement of Local Community: A Study in Jambi Province Muliono Muliono; Citra Darminto; Mariatul Qibtiyah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v14i1.85193

Abstract

This research discusses land conflicts and social movements organized by local communities to fight for the rights they have long been entitled to. Land conflict is one of the largest type of conflict in Jambi and Indonesia in general. The implications of the conflict are extremely considerable for the local communities both physically and psychologically. This research uses qualitative. The data were obtained through observations, interviews and FGDs. Data processing based on three processes namely reducing, verifying, and displaying data. The data analysis refers to relative deprivation and Dahrendorf perspective. The results show that, firstly, there is a series of complexities involving various actors’ interests and overlapping policies caused this conflict occurs. Secondly, the resistance emerges as a response of relative deprivation to the condition allowing the “perpetuation” of land ownership claims. The lack of common ground between state, corporation and indigenous people means that the only way for the local communities to respond is by organizing social movements. Thirdly, although these movements face a strong challenge which is not easy to rip off, this study confirms that social movement is a way for local communities to reveal the layered dynamics of exclusion and the myriad factors contributing to the marginalization of local community's land ownership.
PERAN PEMERINTAH KOTA PALEMBANG DALAM MENGEMBANGKAN ZIARAH SEBAGAI WISATA RELIGI Alva Beriansyah; Mariatul Qibtiyah
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 6 No. 1 (2021): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Palembang sebagai kota tertua di Indonesia memiliki banyak peninggalan sejarah dan budaya. Salah satu tradisi yang dimiliki oleh Kota Palembang adalah ziarah yang merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Palembang untuk memperingati ulama dan auliya'. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan keberadaan jemaah haji tidak hanya didorong oleh motif sejarah, tetapi juga karena adanya tradisi mengunjungi kuburan keluarga atau tokoh yang dianggap memiliki peran penting dalam sejarah hidupnya dan sejarah bagi masyarakatnya. Hal inilah yang kemudian menjadi potensi besar untuk terciptanya wisata religi di Kota Palembang dengan menjadikan ziarah sebagai alternatif wisata spiritual. Potensi wisata religi juga dikembangkan oleh pemerintah daerah setempat dan dijadwalkan sebagai wisata resmi setiap tahun.
MOTIF POLITIK PARTAI NASIONAL DEMOKRAT (NASDEM) DALAM MENGUSUNG CALON PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH PROVINSI JAMBI TAHUN 2024 Adventa Theresia Pasaribu H; Dimas Subekti; Mariatul Qibtiyah; Nasuhaidi Nasuhaidi
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 3 (2026): 2026 Maret
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i3.760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif politik partai Nasdem dalam mengusung pasangan calon Romi Haryanto-Sudirman di pemilihan kepala daerah provinsi jambi tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Motif Politik Partai NasDem dalam Mengusulkan Pasangan Romi Hariyanto-Sudirman tidak didorong oleh satu motif, melainkan merupakan kombinasi dari motif politik Insentif Idealisme, Solidaritas, dan Materil. Ketiga Insentif ini bekerja secara bersamaan dan membentuk dasar keputusan politik partai dalam kontestasi Pilkada Jambi 2024. Implikasi penelitian ini menjelaskan bahwa partai politik dalam mengusung kandidat di kontestasi elektoral memiliki beragam pertimbangan politik sebagai upaya memperluas peluang kemenangan.
PERILAKU POLITIK GENERASI X, GENERASI MILENIAL, GENERASI Z DALAM PEMILU 2024: Studi Atas Perilaku Memilih Masyarakat Kota Jambi dalam Pemilihan Presiden 2024 Mariatul Qibtiyah; Sutri Destemi Elsi; Alva Beriansyah; Novianti
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v13i1.256

Abstract

Dalam era demokrasi modern, perilaku memilih merupakan indikator penting kesadaran politik masyarakat sekaligus faktor yang memengaruhi hasil pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perilaku politik masyarakat Kota Jambi berdasarkan tipologi generasi, yaitu Generasi X, Generasi Y, dan Generasi Z, serta pengaruhnya terhadap perilaku memilih dalam Pemilihan Presiden 2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap informan dari Generasi X (1965–1980), Generasi Y (1981–1996), dan Generasi Z (1997–2012) di Kota Jambi. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan teori perilaku memilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku memilih masyarakat Jambi dibentuk oleh determinan sosiologis, psikologis, dan rasional. Perbedaan karakteristik antargenerasi turut memengaruhi pola perilaku memilih. Generasi X yang cenderung konservatif dan berorientasi pada nilai-nilai tradisional lebih menekankan aspek ekonomi dan kesejahteraan sosial dalam menentukan pilihan politik. Generasi Y yang lebih terbuka terhadap perubahan cenderung mempertimbangkan nilai-nilai keadilan sosial dan kesetaraan. Sementara itu, Generasi Z yang dekat dengan teknologi dan inovasi lebih dipengaruhi oleh isu-isu global serta perkembangan teknologi. Meskipun demikian, perilaku memilih tidak sepenuhnya ditentukan oleh karakteristik generasi karena dipengaruhi pula oleh faktor sosiologis, psikologis, dan rasional lainnya. Penelitian ini tidak hanya mendeskripsikan perilaku memilih masyarakat Jambi, tetapi juga memberikan analisis reflektif mengenai dinamika perilaku politik masyarakat dalam Pilpres 2024.   In the era of modern democracy, voting behavior serves as an important indicator of citizens’ political awareness and a key factor influencing electoral outcomes. This study aims to identify the political behavior of the people of Jambi City based on generational typologies, namely Generation X, Generation Y, and Generation Z, and to examine their influence on voting behavior in the 2024 Presidential Election. Employing a qualitative research method, data were collected through interviews with informants from Generation X (1965–1980), Generation Y (1981–1996), and Generation Z (1997–2012) in Jambi City. The data were analyzed qualitatively using voting behavior theory. The findings reveal that voting behavior among the people of Jambi is shaped by sociological, psychological, and rational determinants. Differences in generational characteristics also contribute to variations in voting patterns. Generation X, which tends to be more conservative and oriented toward traditional values, places greater emphasis on economic issues and social welfare in making political choices. Generation Y, characterized by a greater openness to change, tends to consider values such as social justice and equality. Meanwhile, Generation Z, which is closely connected to technology and innovation, is more influenced by global issues and technological developments. Nevertheless, voting behavior is not solely determined by generational characteristics, as it is also shaped by various sociological, psychological, and rational factors. This study not only describes the voting behavior of the people of Jambi but also provides a reflective analysis of the dynamics of political behavior in the 2024 Presidential Election.
ARTIKULASI-AGREGASI ASPIRASI DALAM PENYUSUNAN APBDES DI DESA TELUK KABUPATEN BATANGHARI JAMBI Alva Beriansyah; Mariatul Qibtiyah; Novianti Novianti; Navarin Karim
T JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) Vol 9 No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jdp.v9i01.7353

Abstract

This article analyzes how village governance articulates and aggregates community aspirations in the preparation of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) in Teluk Village, Batanghari Regency. Building on common challenges in village budgeting, the study highlights weak traceability from proposals to budget decisions and limited feedback to citizens, despite the routine implementation of deliberative forums. The research employs a descriptive qualitative approach; data were collected through in-depth interviews, limited observation, and a review of village planning and budgeting documents. The findings show that aspiration articulation operates through multiple channels (social arenas, direct access/WhatsApp, monthly BPD meetings, and proposal-based deliberations). Aspiration aggregation proceeds in stages, beginning with the Village Deliberation (Musyawarah Desa) as an initial consolidation forum, followed by the BPD-led Village Development Planning Meeting (Musrenbangdes) as the arena for reviewing and revising the draft Village Government Work Plan (RKPDes) before it is translated into the APBDes. The aggregation process is shaped by budget ceilings, program feasibility, the readiness of facilities and infrastructure, and alignment with the Village Medium-Term Development Plan (RPJMDes). The article proposes operational instruments in the form of a cross-channel aspiration register and a 4K aggregation metric (RPJMDes alignment, feasibility, readiness, and budget availability) to strengthen decision trails and accountability in village budgeting.
Analisis Framing Pemberitaan Terorisme pada Media Kompas Edisi November Tahun 2025 Muhammad Auzar; Nasuhaidi; Mariatul Qibtiyah
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana media Kompas membingkai pemberitaan terorisme, khususnya terkait perekrutan anak dan pelajar melalui ruang digital. Pergeseran pola radikalisasi ke media sosial dan gim daring menjadikan anak sebagai kelompok yang rentan terhadap paparan ideologi ekstrem. Tujuan penelitian ini adalah memahami bagaimana praktik komunikasi media membentuk konstruksi makna publik terhadap isu radikalisasi digital dan posisi anak dalam wacana terorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing model Robert N. Entman. Data diperoleh dari enam berita Kompas.com yang terbit pada November 2025 dan membahas isu perekrutan anak oleh jaringan terorisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas secara konsisten membingkai radikalisasi digital sebagai ancaman serius, menempatkan anak sebagai korban yang harus dilindungi, serta menekankan tanggung jawab negara, keluarga, dan sekolah. Kompas juga menawarkan solusi yang bersifat kolaboratif melalui penguatan literasi digital, regulasi, dan pengawasan sosial.