Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Total Quality Management (TQM) dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi di Berbagai Negara Teguh Trianung DS; Alfiya Farashati; Easyah Theoline; Tri Haryani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1403

Abstract

Pendidikan saat ini menghadapi kebutuhan akan peningkatan mutu yang berkesinambungan, terutama mengingat dinamika globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi implementasi TQM dari berbagai negara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Data diperoleh dari kumpulan buku dan jurnal yang relevan dengan topik penelitian. Kemudian data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Studi ini menginformasikan bahwa TQM di berbagai negara menghasilkan dampak positif terhadap kualitas pendidikan tinggi. Di Hongaria, komitmen terhadap kualitas melalui pendekatan kolaboratif dan peningkatan berkelanjutan membawa reputasi yang lebih baik, kepuasan mahasiswa yang lebih tinggi, dan peningkatan daya saing. Sementara itu, Turki menekankan kepemimpinan kuat, keterlibatan pemangku kepentingan, dan kebijakan akreditasi ketat untuk menciptakan lingkungan pendidikan berkualitas. Di Australia, penerapan TQM bergantung pada perubahan budaya institusi dan pengakuan bahwa institusi adalah sistem yang saling terkait. Inggris, melalui badan QAA, memastikan standar kualitas tinggi dengan evaluasi ketat dan memperkenalkan kerangka penilaian baru yang mengutamakan tinjauan akademis internal. Institusi pendidikan tinggi perlu mengadopsi pendekatan TQM yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing mereka. Keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan dan penilaian mutu yang ketat menjadi kunci untuk mencapai standar pendidikan yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Penerimaan Guru Sekolah Dasar Terhadap Aplikasi SchoolShare: Analisis UTAUT Teguh Trianung Djoko Susanto; Siti Zulaikha; Shinta Doriza; Evitha Soraya; Easyah Theoloni; Alfiya Farashati
Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Kurnia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/z98z5193

Abstract

This community service (PkM) activity introduced SchoolShare, a web-based knowledge-sharing application for elementary school teachers in partner villages/regions, and evaluated its initial technology acceptance using an extended Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model with additional Attitude (ATT) and Willingness to Make Payment (WMP) constructs. The first training was held at SDN Rawamangun 05, East Jakarta, and a 23-item, 7-construct UTAUT questionnaire was distributed to 107 teachers after training. At this reporting stage, complete and analyzable data were available for three constructs only: Performance Expectancy (PE, 4 items), Behavioral Intention (BI, 3 items), and Willingness to Maintain/Purchase (WMP, 2 items); results reported here are therefore descriptive. All indicators had a median of 4 on a 1-5 scale. BI obtained the highest construct mean (4.022; SD=0.487), followed by WMP (4.009; SD=0.587) and PE (3.937; SD=0.424). The pattern of BI exceeding PE suggests relatively strong usage intention despite performance-benefit perceptions not yet being fully confirmed, a pattern common at the early piloting stage of technology implementation. Structural model testing (PLS-SEM) of 12 hypotheses (H1-H12) could not yet be conducted because data for the remaining constructs did not meet analysis requirements, and remains the main agenda for the next stage of the program.