Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Ahmad Yasir Amrirewa; Nailah Muazzarah Hafid; Sulkifli
Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought Vol. 2 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Sulthan Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education financing is a crucial aspect in ensuring the quality and sustainability of education delivery, particularly within the framework of School-Based Management (SBM), which grants schools autonomy in managing their resources. This study aims to analyze the concept, implementation, and role of school-based education financing management in improving the quality of education. The method used is a literature review library research with a qualitative descriptive approach, utilizing data sources such as scientific journals, books, and relevant regulations. The findings indicate that financial management conducted through the stages of planning, implementation, monitoring, and accountability carried out effectively, efficiently, transparently, and accountably can improve the quality of education, whether through the provision of facilities and infrastructure, the enhancement of teacher competencies, or the creation of a conducive learning environment. Thus, school-based education funding management plays a strategic role in improving the quality of education and producing high-quality graduates who are ready to face the demands of higher education and the workforce.
TAFSIR AYAT AL-QUR’AN TENTANG POTENSI-POTENSI ATAU KEUNGGULAN MANUSIA YANG PERLU DIKEMBANGKAN LEWAT PENDIDIKAN [QS. AL-BAQARAH/2: 30-39] Arman; Uswatul Hasana; Apri Muliana; Sulkifli; Yuliani
Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought Vol. 2 No. 3 (2026): Juni
Publisher : PT. Sulthan Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the human potentials that need to be developed through education based on the interpretation of Qur'an Surah Al-Baqarah verses 30–39. These verses explain the creation of human beings as vicegerents (khalifah) on earth who are endowed with various advantages, such as intellectual ability, knowledge acquisition, moral awareness, and responsibility toward life. This research employs a library research method with a descriptive qualitative approach through the analysis of Qur'anic verses, classical and contemporary tafsir literature, books, and relevant scholarly journals. The findings reveal that human beings possess intellectual, spiritual, moral, and social potentials that serve as the primary foundation for carrying out their role as Allah’s vicegerents on earth. These potentials should be nurtured and developed through education that emphasizes knowledge acquisition, character building, and faith development. Islamic education plays a crucial role in optimizing human nature (fitrah) so that individuals can become morally upright, responsible, and capable of making positive contributions to society. Therefore, the development of human potential through education is an essential effort to fulfill the purpose of human creation as both servants of Allah and His vicegerents on earth.
TAFSIR AYAT AL QUR’AN TENTANG TUJUAN PENDIDIKAN (QS. ALI IMRAN/3: 138-139 Ade pratiwi; suci wahyuni; Ramla; Sulkifli; Agus Masykur
Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought Vol. 2 No. 3 (2026): Juni
Publisher : PT. Sulthan Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education is a comprehensive process of human development aimed at shaping individuals who are faithful, pious, knowledgeable, and possess noble character. Education in Islam does not merely focus on intellectual aspects, but also includes spiritual, moral, and physical development. The purpose of Islamic education is directed toward achieving happiness in both this world and the hereafter, as well as forming the perfect human being (insan kamil). The Qur’an, as the primary source of Islamic teachings, provides guidance concerning the goals, methods, and values of education. Surah Ali Imran verses 138–139 affirm that the Qur’an is a guidance for mankind and that Islamic education should be able to develop individuals who are strong, optimistic, and steadfast in their faith.
TANTANGAN DAN KENDALA IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN (SIMP): MENGAPA TEKNOLOGI SAJA TIDAK CUKUP? Windy Nurahmadani; Jusmita Raja; Sulkifli
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology has brought many changes in various fields, including education. One form of utilizing this technology is the Education Management Information System (EMIS), which is used to support the management of educational data and administration more effectively. Through this system, various types of information such as student data, teacher data, and academic activities can be managed in a more structured manner. However, in practice, the implementation of EMIS does not always run as expected. Many educational institutions still face various obstacles in the implementation process. These challenges are not only related to technological aspects but also involve human resources, organizational culture, and policy support from management. This study aims to examine the various challenges that arise in the implementation of Education Management Information Systems and to explain why technology alone is not sufficient to guarantee the success of the system. This research uses a qualitative approach with a literature study method based on various journals, books, and previous studies relevant to the topic discussed. The findings show that the success of EMIS implementation is greatly influenced by user readiness, organizational support, and the existence of clear policies in system management. In other words, the presence of technology must be balanced with preparedness in various aspects so that the system can truly provide benefits for educational institutions.  
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Arab Peserta didik Non Muslim di SMP Muhammadiyah 11 Tello Baru Makassar Sulkifli
Educational Research Indonesia Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Laskar Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65678/eri.v1i2.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar Bahasa Arab peserta didik non muslim di SMP Muhammadiyah 11 Tello Baru Makassar. Jenis penelitian ini adalah korelasional. Penelitian ini menggunakan sampel total, yakni semua anggota populasi dijadikan sampel dalam penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Adapun teknik anlisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana meliputi uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar sebesar 41,1% yang cenderung termasuk ke dalam jenis motivasi ekstrinsik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu acuan dan bahan masukan bagi peserta didik dan pihak sekolah untuk memperhatikan dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik agar prestasi belajar Bahasa Arabnya menjadi lebih baik, meningkat dan berkembang.
Pendekatan CIPP dalam Evaluasi Program Pendidikan: Tinjauan Literatur pada Program Pendidikan di Indonesia Sulkifli; Erwing Nade; Eka Silfiah Khumairah; Riska
JMPI: Jurnal Manajemen, Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 2 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Pondok Pesantren As-salafiyah Asy-syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jmpi.v2i2.90

Abstract

Evaluasi program model CIPP merupakan jenis evaluasi manajemen program yang menggunakan metode evaluasi yang orientasinya pada manajemen (management-oriented evaluation approach). Tujuan pengembangan model ini adalah untuk memberikan informasi sistematis kepada para pembuat keputusan. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori library research atau kajian pustaka yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai bahan pustaka seperti buku, artikel, catatan, dan berbagai jurnal yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti.. Adapun hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Model CIPP adalah model evaluasi yang lebih menyeluruh karena menggabungkan penilaian formatif dan sumatif dengan mengutamakan bimbingan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek pembangunan, sesuai dengan fokus pengembangannya. Model CIPP mengevaluasi keseluruhan siklus program, mulai dari perencanaan dan desain hingga implementasi dan evaluasi. Model ini mempertimbangkan konteks program, masukan, proses, dan produk, yang memberikan evaluasi komprehensif terhadap efektivitas program. Model CIPP memberikan pendekatan terstruktur terhadap evaluasi, yang memastikan bahwa seluruh aspek program dipertimbangkan secara sistematis.
Peran Mutu Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Nurafifah; Nurmasyita; Nur Afifah Thahirah Rizal; Sulkifli
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.239

Abstract

Manajemen mutu pendidikan merupakan salah satu pendekatan penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, termasuk dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru. Guru sebagai tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran, sehingga peningkatan profesionalisme guru menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen mutu pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di lembaga pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu pendidikan berperan signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui berbagai strategi, seperti pengembangan kompetensi guru, pelaksanaan supervisi akademik, penerapan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan, serta penguatan budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan sekolah. Selain itu, manajemen mutu juga mendorong terciptanya sistem pengelolaan pendidikan yang lebih terstruktur, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, penerapan manajemen mutu pendidikan dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan..
Peran Mutu Manajemen Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Nurafifah; Nurmasyita; Nur Afifah Thahirah Rizal; Sulkifli
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i2.239

Abstract

Manajemen mutu pendidikan merupakan salah satu pendekatan penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, termasuk dalam upaya meningkatkan profesionalisme guru. Guru sebagai tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran, sehingga peningkatan profesionalisme guru menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen mutu pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di lembaga pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu pendidikan berperan signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui berbagai strategi, seperti pengembangan kompetensi guru, pelaksanaan supervisi akademik, penerapan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan, serta penguatan budaya kerja yang kolaboratif di lingkungan sekolah. Selain itu, manajemen mutu juga mendorong terciptanya sistem pengelolaan pendidikan yang lebih terstruktur, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, penerapan manajemen mutu pendidikan dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru sehingga berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan..