Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Generasi yang Jujur dan Berintegritas Melalui Sosialisasi Anti Korupsi Oktavia Eka Rahayu; Regita Cahya Kuswara; Anisa Aulia Fitri; Tansri Adzlan Syah
Jurnal Cakrawala Akademika Vol. 1 No. 3 (2024): Edisi September-Oktober
Publisher : PT. Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70182/JCA.v1i3.31

Abstract

Pendidikan Anti Korupsi merupakan strategi penting dalam pembentukan karakter anak yang berintegritas dan tidak terlibat dalam perbuatan korupsi. Kejujuran adalah salah satu nilai anti korupsi yang sangat penting. Anak yang memiliki karakter jujur lebih cenderung untuk selalu berbuat baik dan tidak melakukan kecurangan dalam hal apapun.  Maka dari itu perlu ditanamkan pendidikan anti korupsi sejak jenjang dasar. Pendidikan Anti Korupsi berfungsi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk membangun pemahaman tentang bahayanya dan akibat yang akan diterima ketika melakukan korupsi. Strategi Pendidikan anti korupsi pada siswa sekolah dasar (SD) dapat dilakukan dengan cara menanamkan sikap jujur, adil, berani dan disiplin pada peserta didik yang diimplementasikan dalam setiap pembelajaran bagi peserta didik. Metode pendidikan anti korupsi yang efektif melibatkan kegiatan sosialisasi langsung di kelas. Sosialisasi ini dapat dilakukan melalui ceramah,tanya jawab,dan kegiatan ekstrakulikuler yang mempromosikan nilai-nilai anti korupsi. Mengaplikasikan Pendidikan anti korupsi di sekolah dasar dapat dilakukan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, terdapat nilai-nilai anti korupsi yang diajarkan seperti nilai kejujuran dan kesederhanaan. Selain mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga bisa menjadi media dalam mengaplikasikan Pendidikan anti korupsi. Melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, ditanamkan nilai-nilai tanggung- jawab, cinta tanah air dan bela negara.
Sistem Monitoring Konsumsi Daya Listrik Berbasis IoT untuk Efisiensi Energi pada Gedung PENMARU Universitas Muhammadiyah Lampung Yudi Eka Putra; Oktavia Eka Rahayu; Yenni Afrida; Jeckson Jeckson; Fitriono Fitriono; Sri Suryani
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 20 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v20n2.3199

Abstract

Abstract. Electrical energy usage in buildings with three-phase distribution systems requires proper monitoring to ensure energy consumption can be controlled effectively and efficiently. Common problems in building electrical systems include load imbalance between phases, delayed fault detection, and manual monitoring processes that prevent real-time observation of power consumption conditions. This study aims to design and develop an Internet of Things (IoT)-based electrical power consumption monitoring system for the PENMARU Building of Muhammadiyah University of Lampung using the PZEM-004T sensor and ESP32 microcontroller. The system was designed to monitor electrical parameters such as voltage, current, active power, electrical energy, and power factor in a three-phase electrical system in real-time through an IoT-based monitoring dashboard. The research method used in this study was Research and Development (R&D), which included system design, hardware and software implementation, system testing, and analysis of measurement results. The results showed that the system was able to monitor electrical parameters in real-time with a measurement error below 1%. The seven-day testing results indicated that the average power on phase R was 74.86 W, phase S was 225.64 W, and phase T was 51.01 W, with total electrical energy consumption reaching 47.06 kWh. In addition, the system successfully transmitted monitoring data stably through a Wi-Fi network and displayed the data on the IoT dashboard in real-time. Therefore, the proposed monitoring system is considered capable of supporting more effective, responsive, and efficient electrical energy consumption monitoring.