Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Materi Jenis-Jenis Usaha dalam Bidang Ekonomi Mata Pelajaran IPS Kelas V Denis Alfian; Erni Suharini; Arif Widiyatmoko
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.394

Abstract

Rendahnya partisipasi aktif dan hasil belajar siswa dalam memahami materi “Jenis-Jenis Usaha dalam Bidang Ekonomi” di kelas V SD Negeri 6 Arjawinangun menjadi masalah yang menghambat efektivitas pembelajaran IPS. Kondisi ini memerlukan strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan belajar, pemahaman materi, serta interaksi sosial antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam mengatasi permasalahan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V, guru IPS, dan lingkungan belajar sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD secara signifikan meningkatkan aktivitas diskusi kelompok, kepercayaan diri dalam presentasi, kerja sama, serta interaksi sosial antar siswa. Selain itu, pemahaman konsep dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran juga meningkat meski pengelolaan waktu menjadi tantangan tersendiri. Model STAD menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, menyenangkan, dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif dan kolaboratif. Implikasinya, model ini tidak hanya efektif meningkatkan kualitas pembelajaran IPS, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 siswa. Oleh karena itu, model STAD direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat menjawab tantangan pendidikan masa kini.
Peran Wayang dalam Dongeng Fabel sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Denis Alfian; Fathur Rokhman; Wagiran Wagiran; Hartono Hartono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media wayang kartun dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi dongeng fabel di kelas V SDN 6 Arjawinangun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media wayang kartun mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam memahami unsur-unsur intrinsik dongeng fabel, seperti tokoh, latar, alur, dan amanat. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif selama proses pembelajaran. Guru juga merasa terbantu dengan kehadiran media ini karena dapat menyampaikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Media wayang kartun tidak hanya memperkuat daya tarik visual, tetapi juga mampu membangun suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Hal ini mendukung teori belajar visual dan teori konstruktivisme yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan melalui pengalaman konkret. Dengan demikian, penggunaan media wayang kartun merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi dongeng fabel di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan media serupa dalam pembelajaran lain guna menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna, kreatif, dan menyenangkan.