Angel Lauren
Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Sektor Pertambangan terhadap Kesejahteraan Masyarakat: Analisis Kebijakan Publik di Kabupaten Lahat Zetia Wijayanti; Pandu Pamungkas; Maelani Maelani; Anisa Bella; Angel Lauren; Dewi Eliza
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.432

Abstract

Lahat Regency has significant economic potential in the mineral and coal mining sector, which is a major contributor to regional income and plays a crucial role in driving economic growth. This study aims to analyze the mining sector's contribution to improving community welfare in Lahat Regency by incorporating the policy implementation framework proposed by George C. Edward III. The research method employed a qualitative approach through literature study and secondary data analysis sourced from the Lahat Regency Government's Notes to Financial Reports (CaLK) and data from the Central Statistics Agency (BPS). The results show that the mining sector contributes the most to regional income, with a significant increase reaching 36.49% in 2023, and per capita income rising to Rp65.83 million per year. However, this increase has not been accompanied by a decrease in the poverty rate, with Lahat Regency still ranking second in terms of the number of poor people in South Sumatra Province. This condition indicates that the mining sector has not provided an equitable economic impact on the community.
ANALISIS QUIET QUITTING SEBAGAI BENTUK PENURUNAN PERILAKU EXTRA-ROLE (ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR) DALAM ORGANISASI PUBLIK: TINJAUAN LITERATUR Sandia Pratama; Imam Khairi Al Mubarak; Angel Lauren; Anisa Bella; Atrika Iriani
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 2 (2026): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/ct4y5d68

Abstract

Fenomena quiet quitting semakin mendapat perhatian dalam kajian perilaku organisasi sebagai bentuk penurunan keterlibatan kerja pegawai yang hanya berfokus pada pelaksanaan tugas formal tanpa memberikan kontribusi ekstra di luar deskripsi pekerjaan. Dalam konteks organisasi publik, fenomena ini menjadi relevan karena kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada perilaku ekstra peran atau Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena quiet quitting sebagai bentuk penurunan OCB dalam organisasi publik serta mengkaji implikasinya terhadap efektivitas pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif, melalui penelaahan berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam rentang waktu 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa quiet quitting dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti rendahnya keterikatan kerja, ketidakseimbangan antara kontribusi dan penghargaan, serta karakteristik birokrasi yang hierarkis dan prosedural. Fenomena ini berkontribusi terhadap penurunan OCB yang ditandai dengan berkurangnya perilaku sukarela pegawai di luar tugas formal. Lebih lanjut, penurunan OCB berdampak pada menurunnya efektivitas pelayanan publik, seperti melemahnya koordinasi kerja, rendahnya inisiatif, serta lambatnya respons birokrasi terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem manajemen sumber daya manusia di sektor publik untuk meningkatkan keterlibatan pegawai dan mendorong perilaku OCB guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.