Layli Hidayah
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN KURASI BUKU BACAAN FIKSI-NONFIKSI BERKUALITAS UNTUK GURU BAHASA INDONESIA MGMP KOTA BATU Itznaniyah Umie Murniatie; Ari Ambarwati; Khoirul Muttaqin; Layli Hidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37107

Abstract

Abstrak: Pendampingan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kurasi bacaan fiksi nonfiksi pada 77% guru bahasa Indonesia MGMP Kota Batu, sehingga buku bermutu dari SIBI, BUDI, dan platform lain belum dimanfaatkan optimal sebagai sumber belajar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengkurasi bacaan berkualitas untuk jenjang SMP–SMA. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi sumber bacaan, Diskusi Kelompok Terpumpun, sesi berbagi praktik baik, serta workshop kurasi dengan peserta 60 guru. Evaluasi dilakukan melalui observasi aktivitas, angket pretes postes, dan tugas praktik kurasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan kurasi sebesar 35%, dengan lebih dari 80% guru aktif dalam praktik dan mampu mengaitkan bacaan dengan capaian pembelajaran serta kebutuhan siswa. Selain itu, guru menghasilkan kurasi lebih sistematis dan relevan sehingga memperluas pemanfaatan bahan literasi di sekolah. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kualitas soft skill analisis literasi dan kesiapan guru menyediakan bacaan bermutu bagi siswa.Abstract: This community service program was initiated due to limited curation skills among 77% of Indonesian language teachers in the Batu City MGMP group, resulting in low utilization of high-quality fiction and nonfiction books available on SIBI, BUDI, and other platforms. The program aimed to enhance teachers’ understanding and skills in curating quality reading materials for secondary school students. The methods included source-literacy dissemination, Focus Group Discussions, best-practice sharing, and a curation workshop involving 60 teachers. Evaluation was carried out through classroom observation, pre- and post-tests, and practical curation assignments. The results show a 35% improvement in teachers’ curation competence, with more than 80% actively participating in discussions and demonstrating the ability to align curated texts with learning objectives and students’ characteristics. Teachers produced more systematic and relevant curation outputs, expanding the use of quality reading materials in schools. The program strengthened teachers’ literacy-analysis soft skills and improved their readiness to provide meaningful reading resources.
PENINGKATAN MUTU AKADEMIK MELALUI KOMPETENSI SUPERVISI DAN PENJAMINAN MUTU: PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT DI KEDIRI RAYA Bambang Yulianto; Anas Ahmadi; Harmanto Harmanto; Binar Kurnia Prahani; Hasan Subekti; Sueb Sueb; Fajar Arianto; Wasilatul Murtafiah; Layli Hidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29144

Abstract

Abstrak: Di era globalisasi, peningkatan kompetensi dosen merupakan kunci untuk menghasilkan lulusan unggul. Artikel ini menguraikan program pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan mutu akademik perguruan tinggi swasta di Kediri Raya dengan meningkatkan soft skill dan hard skill dosen pembimbing PKM. Program ini dilaksanakan melalui kombinasi ceramah, praktik langsung, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) dalam lokakarya, pendampingan, serta simulasi pelaksanaan PKM. Kegiatan ini melibatkan 16 dosen dari PTS wilayah Kediri Raya. Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, survei angket, dan observasi kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi sebesar 58,6%, mencerminkan peningkatan pemahaman penjaminan mutu dan kemampuan supervisi. Tantangan yang dihadapi meliputi penerapan teknis QA dan kebutuhan tindak lanjut. Studi ini menyajikan model replikasi untuk pengembangan dosen serta rekomendasi praktis guna memperluas inisiatif serupa. Model ini diharapkan dapat diadaptasi oleh institusi lain guna mendukung perbaikan kualitas pendidikan tinggi.Abstract: In today’s globalized era, enhancing faculty competencies is essential for producing highly competitive graduates. This study presents a community service program aimed at improving the academic quality of private higher education institutions in Kediri Raya by developing both the soft and hard skills of faculty advisors involved in the PKM (Student Creativity Program). The program was implemented through a combination of lectures, hands-on practice, and focus group discussions (FGD) integrated within workshops, mentoring sessions, and simulated PKM activities. A total of 16 faculty members from private universities in the Kediri Raya region participated in the initiative. Data were collected using pre- and post-tests, structured questionnaires, and qualitative observations. Evaluation results revealed a 58.6% improvement in participants’ competencies, reflecting enhanced understanding of quality assurance and supervisory practices. Challenges included technical issues related to QA implementation and the need for ongoing follow-up. This study proposes a replicable model for faculty development and offers practical recommendations for extending similar initiatives to other institutions to foster sustainable improvements in higher education quality.
PENDAMPINGAN SMK BERBASIS PESANTREN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN INKLUSIF Surya Sari Faradiba; Fitri Awaliyatush Sholihah; Layli Hidayah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26618

Abstract

Abstrak: Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya kesiapan sekolah berbasis pesantren dalam mengimplementasikan pendidikan inklusi. Tujuan pengabdian adalah mendampingi sekolah dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, meliputi kurikulum, metode pengajaran, serta peningkatan soft skill dan hard skill guru. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, workshop, dan praktikum, dengan partisipasi aktif dari 51 guru. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran peningkatan keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi kurikulum inklusi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan soft skill sebesar 35% dalam aspek komunikasi dan kerjasama. Selain itu, terjadi peningkatan hard skill sebesar 40%, terutama dalam pengajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris yang lebih inklusif. Program ini berhasil mendorong SMK Al Khozini menuju sekolah inklusi yang lebih adaptif dan siap menerima siswa dengan kebutuhan beragam.Abstract: The main issue was the lack of readiness of pesantren-based schools in implementing inclusive education. The goal was to assist the school in developing an inclusive education system, covering curriculum, teaching methods, and the enhancement of teachers' soft and hard skills. The methods used included socialization, counseling, workshops, and practicum, with active participation from 51 teachers. Evaluation was conducted by measuring improvements in communication, collaboration, and curriculum adaptation skills. The results showed a 35% increase in soft skills, particularly in communication and teamwork. Additionally, there was a 40% improvement in hard skills, especially in teaching mathematics, Indonesian, and English in a more inclusive manner. This program successfully advanced SMK Al Khozini towards becoming a more adaptive inclusive school, ready to accommodate students with diverse needs.