Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kebijakan Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Literatur Sri Rahayu; Juliani Juliani; Rosa Miana; Andi Syaputra
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/sjwa1p42

Abstract

Pengembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia merupakan aspek strategis dalam menjawab dinamika sosial, tuntutan globalisasi, serta kebutuhan peningkatan mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur yang membahas kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia, baik dari perspektif regulasi, manajemen kelembagaan, maupun implementasinya di lapangan. Metode yang kami gunakan yaitu kajian literatur terhadap sebuah naskah, publikasi ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta berkas kebijakan terkait pendidikan Islam. Berdasakan analisis data, dapat diketahui kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama dalam penguatan legalitas, integrasi kurikulum, dan peningkatan tata kelola lembaga. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah tantangan, seperti ketimpangan kualitas antar lembaga, keterbatasan sumber daya manusia, serta inkonsistensi implementasi kebijakan di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kelembagaan agar pendidikan Islam mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan pendidikan nasional. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi akademik rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan arah pengembangan kelembagaan pendidikan keIslaman di negara Indonesia.
Literacy–Tahfizh Synergy And Student Religiosity At Smpit Nurul Azmi Medan Rosa Miana; Indra Satia Pohan; Muhammad Najari; Hadi Gunawan
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.697

Abstract

Abstrak Religiusitas siswa merupakan salah satu tujuan penting pendidikan Islam, tetapi pembentukannya tidak cukup dilakukan melalui pembelajaran teoritis di kelas. Di banyak sekolah Islam, program literasi dan tahfizh telah dijalankan, namun kajian yang secara khusus menelaah sinergi keduanya dalam membentuk religiusitas siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program literasi dan tahfizh, bentuk sinergi di antara keduanya, serta kontribusinya terhadap pembentukan religiusitas siswa di SMPIT Nurul Azmi Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Informan penelitian terdiri atas 12 orang, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama tiga bulan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi program literasi dan tahfizh diwujudkan melalui pembiasaan membaca, menghafal, dan mengulang Al-Qur’an secara terstruktur dalam kegiatan sekolah. Sinergi ini berkontribusi pada penguatan keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan, peningkatan kebiasaan membaca, serta pembentukan perilaku religius di lingkungan sekolah. Dukungan sekolah, peran guru, dan pembiasaan harian menjadi faktor penguat utama, meskipun konsistensi pelaksanaan masih menghadapi beberapa kendala. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi literasi dan tahfizh berpotensi menjadi strategi pedagogis dalam memperkuat religiusitas siswa di sekolah Islam. Kata Kunci: Literasi Sekolah; Tahfizh Al-Qur’an; Religiusitas Siswa; Pendidikan Islam; Studi Kasus Abstract Student religiosity is a central objective of Islamic education, yet its formation cannot be achieved through classroom instruction alone. Although literacy and tahfizh programs have been implemented in many Islamic schools, limited research has specifically examined how the synergy between the two contributes to the development of student religiosity. This study aims to analyze the implementation of literacy and tahfizh programs, the forms of synergy between them, and their contribution to student religiosity at SMPIT Nurul Azmi Medan. The study employed a qualitative approach with a descriptive case study design. The participants consisted of 12 informants, including the principal, teachers, and students, selected purposively based on their involvement in the programs. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation over a three-month period, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the synergy between literacy and tahfizh was institutionalized through structured routines of reading, memorizing, and reviewing the Qur’an in daily school activities. This synergy contributed to stronger student engagement in religious practices, improved reading habits, and the development of religious behavior within the school environment. School support, teacher mediation, and daily habituation emerged as the main enabling factors, although challenges remained in sustaining implementation consistency. These findings suggest that the integration of literacy and tahfizh can serve as a pedagogical strategy for strengthening student religiosity in Islamic schooling. Keywords: School Literacy; Qur’anic Memorization; Student Religiosity; Islamic Education; Case Study