Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Selection of drive system and chassis structure basic design and analysis for medium-sized urban electric bus Naufal Aflah Hibatullah; Rachman Setiawan
Jurnal Polimesin Vol 22, No 4 (2024): August
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v22i4.4905

Abstract

One of the alternative solutions to address environmental and energy challenges is the utilization of electric vehicles, particularly in the domain of public transportation. The focus was on the development of medium-sized electric buses to expand the reach of electric-powered public transport. The design process encompasses the selection of vehicle components, such as the drive system, and the configuration of a space frame chassis structure. The drive system was meticulously chosen and proved to exceed the design requirements, as it achieved a gradability of 12.44%, surpassing the targeted capability of 10% slope. Moreover, it boasts a maximum speed of 108 km/h, exceeding the design requirement of a maximum speed of 50 km/h, and can accelerate at a rate of 1-2 m/s². The chassis design adheres to regulations and standards and is grounded in the strength, stiffness, and natural frequency criteria. The initial chassis design did not meet the design requirement, however, through several iterations, a chassis structure was achieved with a vertical bending stiffness of 8.57 kN/mm and a torsional stiffness of 9.63 kNm/°. Based on the outcomes of this research, a drive system and chassis structure design that fully satisfies all the existing design requirements has been successfully attained.
Implementasi Teknologi Pencacah Daun untuk Mengatasi Masalah Sampah Organik di Desa Ciwaruga Rachmat, Angki Apriliandi; Naufal Aflah Hibatullah; Heri Widiantoro; Zainuddin; Tria Mariz Arief; Devano Wijaya Putra; Muhammad Rangga Fahreza; Salya Mulyana Muhamad; Komang Dessy Ayu Anggriani; Nirmala Qodariyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.15899

Abstract

Desa Ciwaruga di Kabupaten Bandung Barat menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah organik, terutama akumulasi sampah daun yang melimpah akibat luasnya tutupan lahan hijau. Metode penanganan konvensional seperti pembakaran dan penimbunan menimbulkan dampak negatif berupa polusi udara dan pencemaran tanah. Permasalahan ini menjadi semakin mendesak dengan adanya kebijakan pemerintah yang akan melarang pembuangan sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mulai tahun 2025, sehingga menuntut adanya solusi pengelolaan mandiri di tingkat komunal. Sebagai respons, dilaksanakan program implementasi teknologi tepat guna melalui pengembangan dan penyerahan mesin pencacah daun dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah terwujudnya sepuluh unit mesin pencacah yang efektif mengubah sampah daun menjadi serpihan berukuran seragam untuk diolah menjadi kompos. Kegiatan sosialisasi dan serah terima yang dihadiri oleh 35 perwakilan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dan kesiapan komunitas untuk mengadopsi teknologi ini. Implementasi mesin pencacah ini tidak hanya menyediakan solusi teknis, tetapi juga berhasil meningkatkan kesadaran serta kapasitas masyarakat untuk mengelola limbah secara mandiri, sekaligus membuka potensi ekonomi dalam kerangka ekonomi sirkular tingkat desa.