Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penguatan Identitas Nasional di Tengah Dinamika Klaim dan Apropriasi Budaya Katrina Samosir; Abdul Latif; Adriel Surbakti; Alya Fakhriza; Amel Purba; Anzelina Cristiani Berutu; Siti Masni
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7234

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi efektif dalam memperkuat identitas nasional Indonesia di tengah fenomena klaim dan apropriasi budaya yang marak terjadi di tingkat global.Identitas nasional adalah jati diri atau kepribadian unik suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Ini adalah manifestasi dari nilai-nilai budaya yang telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan bangsa tersebut. Dinamika ini, yang sering kali dipicu oleh penggunaan media digital, menimbulkan tantangan serius bagi pelestarian warisan budaya bangsa. penelitian ini menyoroti peran strategis lembaga pendidikan dan media digital. Data dikumpulkan mendalam dengan akademisi, praktisi budaya, dan perwakilan komunitas, serta analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan identitas nasional tidak cukup hanya dengan reaktif menanggapi klaim budaya, tetapi harus melalui edukasi proaktif dan literasi digital. Kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan komunitas dalam menciptakan konten digital yang autentik dan menarik menjadi kunci untuk menumbuhkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap budaya nasional, terutama di kalangan generasi muda.
Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dan Peran Sentralnya dalam Kemenangan di Badar Siti Khadijah; Siti Masni; Ramadhan Saleh Lubis; Fathur Rahman Damanik; Abdul Lathif; Rahmi Assyifah Hidayah Sembiring; Alya Fakhriza
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i2.7190

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadhan 2 Hijriah. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana kepemimpinan Nabi berperan sentral dalam kemenangan pasukan Muslim yang hanya berjumlah 313 personel melawan pasukan Quraisy yang mencapai 1000 personel. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis sumber-sumber primer seperti Al-Qur'an, hadis, dan kitab sirah, serta sumber sekunder dari karya akademik. Temuan penelitian mengungkap empat dimensi kepemimpinan Nabi yang menjadi kunci kemenangan. Pertama, kepemimpinan spiritual dan moral yang membangun ketahanan mental pasukan melalui keteladanan langsung dan keyakinan akan pertolongan Allah. Kedua, kepemimpinan strategis dan militer yang mencakup pengumpulan intelijen akurat, pemilihan medan pertempuran yang menguntungkan, dan penerapan disiplin pasukan yang ketat. Ketiga, kepemimpinan partisipatif yang melibatkan musyawarah dengan para sahabat dalam pengambilan keputusan. Keempat, kepemimpinan yang memberdayakan dengan mengenal potensi masing-masing sahabat dan pembagian harta rampasan perang yang adil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Perang Badar menawarkan model kepemimpinan holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, strategis, partisipatif, dan pemberdayaan. Model ini tidak hanya relevan dalam konteks historis, tetapi juga menjadi referensi berharga bagi pengembangan teori kepemimpinan kontemporer.