Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Membangun Kembali Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum di Indonesia: Tinjauan Menuju Tahun 2025 Sobri Sabana; Sherly Natasya Situmeang; Siti Khadijah; Selvia Andriani Putri Damanik; Shafa Al Muhajir; Ronald Gemsar Simbolon; Katrina Samosir
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7152

Abstract

Kepercayaan publik merupakan fondasi krusial bagi legitimasi dan efektivitas penegakan hukum di Indonesia sebagai negara hukum. Namun, realitas menunjukkan adanya krisis kepercayaan yang sistemik dan multidimensi terhadap lembaga penegak hukum. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab dan dampak dari krisis tersebut, serta merumuskan strategi prioritas untuk memulihkannya dengan menempatkan tahun 2025 sebagai momen strategis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa krisis ini disebabkan oleh maraknya korupsi, penyalahgunaan wewenang, inkonsistensi, kelambatan proses hukum, dan kurangnya transparansi. Dampaknya meliputi menurunnya partisipasi masyarakat dalam peradilan formal, meningkatnya main hakim sendiri, terhambatnya investasi, dan melemahnya legitimasi pemerintah. Sebagai solusi, artikel ini merumuskan enam strategi terintegrasi: (1) Reformasi total sistem pengawasan internal; (2) Implementasi transparansi digital melalui platform terintegrasi; (3) Revolusi mental melalui pendidikan karakter berkelanjutan; (4) Penegakan hukum yang tidak pandang bulu; (5) Penerapan sistem reward and punishment yang jelas; dan (6) Optimalisasi keterbukaan informasi melalui media sosial. Keberhasilan strategi ini bergantung pada komitmen politik yang kuat, konsistensi implementasi, dan partisipasi aktif masyarakat.
Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dan Peran Sentralnya dalam Kemenangan di Badar Siti Khadijah; Siti Masni; Ramadhan Saleh Lubis; Fathur Rahman Damanik; Abdul Lathif; Rahmi Assyifah Hidayah Sembiring; Alya Fakhriza
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i2.7190

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadhan 2 Hijriah. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana kepemimpinan Nabi berperan sentral dalam kemenangan pasukan Muslim yang hanya berjumlah 313 personel melawan pasukan Quraisy yang mencapai 1000 personel. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis sumber-sumber primer seperti Al-Qur'an, hadis, dan kitab sirah, serta sumber sekunder dari karya akademik. Temuan penelitian mengungkap empat dimensi kepemimpinan Nabi yang menjadi kunci kemenangan. Pertama, kepemimpinan spiritual dan moral yang membangun ketahanan mental pasukan melalui keteladanan langsung dan keyakinan akan pertolongan Allah. Kedua, kepemimpinan strategis dan militer yang mencakup pengumpulan intelijen akurat, pemilihan medan pertempuran yang menguntungkan, dan penerapan disiplin pasukan yang ketat. Ketiga, kepemimpinan partisipatif yang melibatkan musyawarah dengan para sahabat dalam pengambilan keputusan. Keempat, kepemimpinan yang memberdayakan dengan mengenal potensi masing-masing sahabat dan pembagian harta rampasan perang yang adil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Perang Badar menawarkan model kepemimpinan holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, strategis, partisipatif, dan pemberdayaan. Model ini tidak hanya relevan dalam konteks historis, tetapi juga menjadi referensi berharga bagi pengembangan teori kepemimpinan kontemporer.