Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN BISNIS KAFE KEKINIAN DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS PADA PINK CHILLING MEDAN Putri Alechia Simbolon; Yulce Ketrina Karubuy; Suriyani Ginting; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis café kekinian berbasis digital dengan studi kasus Pink Chilling Medan. Metode yang digunakan adalah literatur review sistematis, dengan sumber data terdiri dari jurnal nasional, jurnal internasional, buku/teori klasik, serta regulasi resmi seperti OSS RBA dan UU Cipta Kerja. Analisis dilakukan terhadap aspek pasar, teknis, manajemen, finansial, hukum, dan teknologi, serta dilengkapi dengan sintesis literatur yang menghubungkan fenomena lokal dengan teori global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pink Chilling layak dikembangkan sebagai café kekinian karena segmentasi pasar yang jelas pada usia 18–35 tahun dengan daya beli sesuai, lokasi strategis di kawasan Pancing, fasilitas modern, serta tenaga kerja muda yang adaptif. Legalitas usaha melalui OSS RBA dan kepatuhan terhadap regulasi pajak serta ketenagakerjaan memperkuat keberlanjutan usaha. Pemanfaatan teknologi digital melalui Instagram, TikTok, sistem kasir digital, dan rencana layanan online menjadi faktor kunci dalam membangun brand awareness dan loyalitas pelanggan. Aspek finansial menunjukkan proyeksi penjualan yang stabil, arus kas positif, dan kemampuan mencapai titik impas dalam waktu relatif singkat. Analisis SWOT menegaskan kekuatan Pink Chilling pada lokasi strategis dan produk variatif, peluang dari tren kuliner anak muda dan dukungan UMKM, serta ancaman berupa persaingan ketat dan fluktuasi harga bahan baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Pink Chilling ditentukan oleh kombinasi digital marketing dan legalitas OSS RBA, serta merekomendasikan diversifikasi produk, penguatan branding digital, optimalisasi OSS RBA, dan kolaborasi dengan komunitas kampus serta UMKM lokal.
Peran Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Indonesia Solagratia Raya Manalu; Rosianna Dorepa Gultom; Maynisa Naomi Marpaung; Putri Alechia Simbolon
Journal of Business Economics and Management | E-ISSN : 3063-8968 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia's economy. However, globalization and digital transformation require MSMEs to continuously improve their competitiveness. One strategy that can be implemented is the development of the creative economy, which emphasizes innovation, creativity, and technology utilization. This study aims to analyze the role of creative economy development in enhancing the competitiveness of MSMEs in Indonesia. The research employs a literature review method by examining relevant journals, books, and reports. The findings indicate that the creative economy contributes to product quality improvement, business innovation, market expansion, and brand strengthening. Furthermore, digital technology utilization enhances business efficiency and productivity. Therefore, creative economy development can serve as an effective strategy to strengthen the competitiveness of MSMEs in Indonesia.
Analisis Top-Down Fundamental Makro Dan Strategi CASA-Genz Pada PT Bank Central Asia Tbk Putri Alechia Simbolon; Rosianna Dorepa Gultom; Egi Malemta Gunana Sebayang; Putri Kemala Dewi Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fundamental saham PT Bank Central Asia Tbk tahun 2025 menggunakan pendekatan Top-Down yang mencakup analisis makroekonomi, industri, dan perusahaan, serta merumuskan inovasi digital CASA-GenZ sebagai strategi mempertahankan dana murah dari generasi Z. Metode yang digunakan adalah kajian literatur konseptual dengan mengacu pada laporan resmi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, laporan keuangan perusahaan, riset sekuritas, serta artikel jurnal nasional terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlambatan produk domestik bruto menjadi 4,9 persen, inflasi moderat 3,6–4,0 persen, suku bunga acuan tinggi 5,75 persen, dan fluktuasi nilai tukar rupiah memberikan tekanan signifikan terhadap likuiditas perbankan nasional serta menurunkan rasio dana murah industri ke kisaran 65–70 persen. Meskipun demikian, PT Bank Central Asia Tbk mampu mempertahankan kinerja fundamental sangat kuat dengan imbal hasil ekuitas 21,1 persen, porsi dana murah 84,6 persen, dan rasio kecukupan modal 27,4 persen, jauh melampaui rata-rata industri. Keunggulan struktur pendanaan murah ini menjadi kunci profitabilitas dan ketahanan perusahaan. Sebagai solusi strategis atas ancaman migrasi nasabah muda ke layanan keuangan digital nonbank, konsep CASA-GenZ yang mengintegrasikan gamifikasi dan dorongan perilaku diusulkan untuk memperkuat retensi generasi Z dan menjaga basis dana murah. Integrasi teori dari jurnal JIMEK dan As-Syirkah menegaskan bahwa fundamental makro, struktur modal, kinerja keuangan, opini audit, dan tata kelola perusahaan berperan dalam menjaga nilai perusahaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan Top-Down mampu menjelaskan hubungan antara kondisi makro, tekanan industri, dan fundamental perusahaan, serta bahwa inovasi digital berbasis perilaku merupakan langkah strategis dalam mempertahankan nilai perusahaan perbankan.