Romanda Annas Amrullah
Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Penerapan Safety Observation Card (Soc) Terhadap Persepsi Tingkat Kecelakaan Kerja di Kapal PT Meratus Line Naurah Maryam Kaltsum; Romanda Annas Amrullah; Ita Masita; Bugi Nugraha
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i5.11108

Abstract

Minimnya kesadaran crew kapal yang menyebabkan masih terdapat insiden kecelakaan kerja terhadap kondisi dan tindakan tidak aman, serta penerapan SOP yang belum optimal dalam aktivitas operasional, membuktikan pentingnya penerapan SOC dalam mendukung implementasi ISM Code dalam mendukung penurunan tingkat kecelakaan kerja diatas kapal. Penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan Safety Observation Card (SOC) terhadap persepsi tingkat kecelakaan kerja di kalangan crew kapal milik PT. Meratus Line. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan eksplanatori dengan desain regresi linier sederhana untuk menguji hubungan kausal antara penerapan SOC (variabel independen) dan persepsi tingkat kecelakaan kerja (variabel dependen). Populasi terdiri dari seluruh crew yang terlibat dalam penggunaan SOC, dengan sampel 76 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria masa kerja minimal enam bulan dan pengalaman mengisi SOC. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert (1–5) dan didukung dokumen laporan SOC, lalu dianalisis secara deskriptif dan dengan regresi linier sederhana melalui SPSS. Hasil menunjukkan penerapan SOC berada pada kategori sangat baik (mean 4.33), sedangkan persepsi terhadap tingkat kecelakaan kerja tergolong rendah (mean 1.629). Hasil regresi menunjukkan pengaruh negatif signifikan (R² = 0,574), artinya peningkatan penerapan SOC menurunkan persepsi tingkat kecelakaan kerja.
Social Media-Based Nature Tourism Village Marketing Management Training Ari Setiawan; Endah Emiarti; Pretty Diawati; Vera Selviana Adoe; Arief Andy Soebroto; Romanda Annas Amrullah; Farida Mony; Bioni Sena; Nurasiah; Alfry Aristo Jansen Sinlae
IMPACTS: International Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Economics Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/impacts.v4i1.21184

Abstract

ABSTRACT Purpose ­ Ngudal Tourism Village in Tawangmangu, Central Java, possesses high potential for nature-based tourism due to its scenic landscapes and cultural richness. However, its digital presence and promotional strategies remain limited. This community service program aimed to enhance the digital marketing capacity of local tourism stakeholders through social media-based training. Methods - Fifteen participants—including homestay owners, youth representatives, culinary business actors, and village officials—were trained in content creation, platform management, audience engagement, and digital branding. The training adopted a participatory approach involving workshops, simulations, and mentoring. Result and discussions - As a result, participants demonstrated significant improvements in digital literacy, with post-training assessments showing a 47% increase in knowledge. The village launched official Instagram, Facebook, and YouTube accounts, achieving over 300 organic followers and substantial content engagement within one month. Economic impacts included increased homestay bookings and product inquiries via social media. A digital task force was formed to ensure sustainability. Conclusion - This program illustrates the potential of social media as a transformative tool for rural tourism promotion and recommends replicating such models in other under-promoted villages to foster inclusive digital development.