Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Prospek dan Strategi Pengembangan Pesisir Tanjung Setan Sebagai Kawasan Ekowisata Bahari Farida Mony; A Zaky Marasabessy; Jusuf Sahupala
Jurnal Agrohut Vol 13 No 2 (2022): Agrohut
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Darussalam Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/agh.v13i2.155

Abstract

Kawasan Tanjung Setan memiliki potensi wisata bahari yang banyak menarik minat wisatawan berkunjung dan melakukan aktifitas di laut secara bebas tanpa pengawasan. Aktifitas di laut oleh wisatawan telah mengakibatkan terjadinya eksploitasi sumber daya laut dan ekosistemnya yang semestinya dilindungi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya laut/pesisir terutama Kerang Kima (Tridacna sp.) yang merupakan salah satu biota laut yang harus dilindungi, dan menganalisis peluang dan strategi pengembangan ekowisata bahari untuk perlindungan dan pelestarian kawasan ini. Pendekatan yang digunakan adalah survey lapangan untuk mengetahui gambaran singkat potensinya, wawancara dengan tokoh tokoh masyarakat local dan para pemilik Community Based Tourism (CBT) terkait persepsi dan dukungan serta kondisi actual wisatawan saat berkunjung, dan analisis swot untuk strategi pengembangan Ekowisata Bahari di kawasan ini. Hasil studi menunjukan bahwa di kawasan Tanjung Setan terdapat beberapa jenis Kerang Kima (Tridacna sp.) yang perlu dilindungi dan dilestarikan, dan konsep wisata yang sesuai adalah Ekowisata. Oleh karena itu penetapan Kawasan Tanjung Setan sebagai kawasan Ekowisata Bahari penting dan mendesak sesuai regulasi yang bertujuan untuk perlindungan dan pelestarian biota Kima dan ekosistemnya di kawasan tersebut.
Analisis Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Perawat pada Rumah Sakit Al-Fatah Ambon Fitria Mahu; Farida Mony; A. R Latuconsina
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 2 No. 2 (2022): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.672 KB) | DOI: 10.54373/ifijeb.v2i2.80

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the influence of the Work Environment and Work Motivation on the Performance of Nurses at Al-Fatah Hospital Ambon. The analytical tool used in this study was multiple linear regression. The population of 35 people or all nurses at Al-Fatah Hospital Ambon, which was sampled in this study was 35 nurses at Al-Fatah Hospital Ambon. The results showed that the independent variables Work Environment (X1) and Work Motivation (X2), have a positive and significant influence on the dependent variable, namely Nurse Performance (Y), this means that the work environment and work motivation that employees feel will have an impact on the performance of nurses at Al-Fatah Hospital Ambon. The dominant influence is the Work Environment variable
Analisis SWOT: Startegi Pengembangan Pasar Modern Mardika di Kota Ambon Farida Mony; Agung K Henaulu; Aminah Soleman; Reza Abdulmudy; Abdi Ansyah Solissa
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 1 (2025): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/az0msf26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pedagang untuk berdagang di Pasar Modern Mardika (PMM) Kota Ambon serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi terhadap 40 responden yang terdiri dari pedagang dan pengelola pasar, dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji reliabilitas, korelasi Spearman's Rho, dan analisis SWOT melalui matriks Faktor Eksternal (EFE) dan Faktor Internal (IFE). Hasil analisis IFE menunjukkan skor total 3,50, yang mengindikasikan kekuatan internal PMM lebih dominan daripada kelemahannya. Faktor kekuatan terletak pada fasilitas fisik (skor 0,59), sedangkan kelemahan utama adalah biaya sewa (skor 0,25). Analisis EFE menghasilkan skor 3,43, menunjukkan kemampuan yang baik dalam merespons faktor eksternal. Peluang terbesar adalah dukungan pemerintah daerah (skor 0,62), sementara ancaman utamanya adalah kebijakan yang berubah-ubah. Berdasarkan matriks SWOT, dirumuskan empat strategi utama: SO (memanfaatkan kekuatan untuk merebut peluang), WO (mengatasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang), ST (menggunakan kekuatan untuk menghadapi ancaman), dan WT (strategi bertahan untuk meminimalkan kelemahan dan ancaman).Pasar Modern Mardika memiliki posisi internal dan eksternal yang kuat. Keberhasilan pengembangannya bergantung pada optimalisasi faktor kekuatan seperti fasilitas dan lokasi, serta penanganan serius terhadap kelemahan seperti biaya sewa yang tinggi melalui strategi yang telah dirumuskan.
Social Media-Based Nature Tourism Village Marketing Management Training Setiawan, Ari; Endah Emiarti; Pretty Diawati; Vera Selviana Adoe; Arief Andy Soebroto; Romanda Annas Amrullah; Farida Mony; Bioni Sena; Nurasiah; Alfry Aristo Jansen Sinlae
IMPACTS: International Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Economics Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/impacts.v4i1.21184

Abstract

ABSTRACT Purpose ­ Ngudal Tourism Village in Tawangmangu, Central Java, possesses high potential for nature-based tourism due to its scenic landscapes and cultural richness. However, its digital presence and promotional strategies remain limited. This community service program aimed to enhance the digital marketing capacity of local tourism stakeholders through social media-based training. Methods - Fifteen participants—including homestay owners, youth representatives, culinary business actors, and village officials—were trained in content creation, platform management, audience engagement, and digital branding. The training adopted a participatory approach involving workshops, simulations, and mentoring. Result and discussions - As a result, participants demonstrated significant improvements in digital literacy, with post-training assessments showing a 47% increase in knowledge. The village launched official Instagram, Facebook, and YouTube accounts, achieving over 300 organic followers and substantial content engagement within one month. Economic impacts included increased homestay bookings and product inquiries via social media. A digital task force was formed to ensure sustainability. Conclusion - This program illustrates the potential of social media as a transformative tool for rural tourism promotion and recommends replicating such models in other under-promoted villages to foster inclusive digital development.
Local Community Processing Based on Sago in Leihitu District, Central Maluku Regency: Olahan Lokal Masyarakat Berbasis Sagu di Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Hadidjah Latuponu; Samin Botanri; Tekat Dwi Cahyono; Suud Marasabessy; Farida Mony; Tina D. Kaisupy; Haris Salampessy; Chomsa DU. Bassary; M. Riadh Uluputty
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 8 No. 1 (2024): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hitumesing Village is one of the (State) Villages in Central Maluku Regency, Maluku Province which has the largest sago forest in the Leihitu District area, namely 238.81 ha or 50.71% of the area of sago forest on Ambon Island. The community has used sago as a product with economic value in order to support the family economy and as a source of village income. Community service activities have been carried out and the partner is the Hitumessing Village/State government. The approach implemented involves counseling, training and mentoring. The result of this activity is the empowerment of community groups in producing various types of processed food made from sago. The benefits obtained include opening new jobs, developing production centers for various cakes and other products that use sago as a basic ingredient, increasing family income, improving quality of life, and improving community welfare. This is part of efforts to reduce poverty levels in rural areas, especially in Hitumessing village, Leihitu sub-district. It is also hoped that with the available business space, it will be an impetus for new economic growth and move the economy in rural areas and sub-district areas in a better direction in the future.