Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Stress Levels and Their Relationship with Heart Health in the Elderly Olyvia Rosalia; Dewi Setya Paramitha; Yunita Sari Thirayo; Jean Henry Raule; Gregorius Raditya Indra Prihandana
Oshada Vol. 2 No. 1 (2025): Oshada Journal - February
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/pqmv5q47

Abstract

This study aims to analyze the relationship between stress levels and heart health among the elderly using a quantitative cross-sectional approach. The research involved 323 elderly participants aged 60 years and above, selected through proportional random sampling to ensure population representation. Data collection included the Perceived Stress Scale (PSS) to measure stress levels and clinical tests such as blood pressure, cholesterol levels, and electrocardiograms (ECG) to assess heart health. Additional information on demographics and lifestyle factors was gathered through questionnaires. The data was analyzed using descriptive statistics to assess the distribution of stress levels and heart health conditions, as well as correlation tests (Pearson or Spearman) to examine the relationship between stress and heart health. Linear regression analysis was conducted to determine the effect of stress on heart health, considering control variables such as age, gender, and lifestyle factors. The study adheres to ethical research standards, ensuring informed consent and confidentiality of participant data. The findings highlight a significant relationship between high stress levels and poor heart health among the elderly, emphasizing the need for effective stress management interventions to improve cardiovascular outcomes in this population.
Hubungan Karakteristik Demografi Dengan Pengetahuan Masyarakat Tentang Regulasi Antrean Dan Kontrol JKN Berbasis Aplikasi Digital Eny Eny; Gregorius Raditya Indra Prihandana; Daviena Daviena
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1339

Abstract

Pendahuluan: BPJS telah mengembangkan sistem pelayanan terkait sistem  regulasi antrean dan kontrol pasien melalui digitalisasi via aplikasi Mobile JKN .Efektivitas  regulasi bergantung pada tingkat literasi kesehatan digital masyarakat yang dipengaruhi oleh kesenjangan demografi. Tujuan: untuk menganalisis hubungan karakteristik demografi (usia dan tingkat pendidikan) dengan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai regulasi antrean dan kontrol JKN berbasis digital. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 52 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Analisis menggunakan uji Chi-Square  melalui Jamovi. Hasil: analisis univariat menunjukkan mayoritas responden pada usia 17–25 tahun (48,1%), berpendidikan SMA/SMK/MA (67,3%), dan berpengetahuan kategori Cukup (51,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik usia dengan tingkat pengetahuan regulasi JKN digital (p-value = 0,038 < 0,05). Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan terakhir dengan tingkat pengetahuan JKN digital (p-value = 0,801 > 0,05). Kesimpulan: Karakteristik usia menjadi penyebab utama yang memengaruhi pemahaman masyarakat terhadap regulasi JKN digital, sementara tingkat pendidikan tidak menjadi jaminan literasi fungsional sistem kesehatan. Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan faskes primer perlu mengoptimalkan edukasi terstruktur berbasis kelompok usia untuk meminimalkan hambatan administratif pasien di era digital.