Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN KARANG TARUNA DESA PATTALLIKANG Agussalim Patola DM; Andi Aris Mattunruang; Ulil Amri; Nur Qalby Tayibu
Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan Vol. 2 No. 01 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Pendidikan
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Kampus VI Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewirausahaan merupakan salah satu solusi strategis dalam mengatasi pengangguran di kalangan pemuda, terutama di pedesaan. Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal, namun seringkali belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan melaksanakan pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal bagi anggota Karang Taruna di Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Metode pelatihan yang digunakan bersifat partisipatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif, meliputi identifikasi peluang usaha, perencanaan bisnis sederhana, pengelolaan keuangan dasar, dan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam kewirausahaan sebanyak 80%, serta munculnya beberapa ide usaha yang siap dikembangkan secara mandiri. Pelatihan ini memberikan dampak positif tidak hanya pada aspek individu, tetapi juga pada penguatan peran Karang Taruna sebagai agen pemberdayaan ekonomi desa.
Digitalisasi Informasi Pariwisata Melalui Sistem Informasi Geografis Kabupaten Bulukumba Andi Nurfadly; Asriani Asriani; Jusran Jusran; Irwan Syarif; Ulil Amri
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1054

Abstract

abupaten Bulukumba memiliki potensi pariwisata yang kaya, mencakup wisata bahari, alam, dan budaya, seperti Pantai Bira dan tradisi pembuatan kapal Pinisi. Namun, pengelolaan dan penyampaian informasi pariwisata masih bersifat konvensional dan belum terintegrasi secara spasial, sehingga menyulitkan wisatawan dalam mengakses informasi serta membatasi dukungan data bagi pengambilan keputusan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Geografis berbasis web (WebGIS) sebagai media digitalisasi informasi pariwisata Kabupaten Bulukumba yang interaktif dan terintegrasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan model pengembangan perangkat lunak Software Development Life Cycle (SDLC) tipe prototyping. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan Dinas Pariwisata, dan studi kepustakaan. Sistem dikembangkan menggunakan data koordinat geografis, basis data objek wisata dan fasilitas pendukung, serta teknologi WebGIS untuk visualisasi peta digital. Pengujian dilakukan dengan metode black-box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WebGIS yang dikembangkan mampu menampilkan lokasi objek wisata secara interaktif, menyajikan informasi destinasi dan fasilitas secara detail, serta menyediakan visualisasi spasial dan akses rute berbasis peta digital. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi dan akurasi penyebaran informasi pariwisata serta mendukung analisis spasial sederhana bagi pengelola dan pengambil kebijakan.   Bulukumba Regency has diverse tourism potential, including marine, natural, and cultural attractions, such as Bira Beach and the traditional Pinisi shipbuilding heritage. However, tourism information management in this region remains conventional, fragmented, and not spatially integrated, making it difficult for tourists to access accurate information and limiting data support for location-based decision-making by local governments. This study aims to design and implement a web-based Geographic Information System (WebGIS) as an interactive and integrated digital platform for tourism information in Bulukumba Regency. The research adopts a descriptive approach with a software engineering methodology using the Software Development Life Cycle (SDLC) prototyping model. Data were collected through observation, interviews with the local Tourism Office, and literature review. The system was developed using geographic coordinate data, a database of tourist attractions and supporting facilities, and WebGIS technology for digital map visualization. System testing was conducted using black-box testing. The results indicate that the developed WebGIS is capable of presenting tourist locations interactively, providing detailed information on destinations and supporting facilities, and offering route access and spatial visualization based on digital maps. The implementation of this system improves the efficiency and accuracy of tourism information dissemination and supports basic spatial analysis for tourism management and policy-making.  
Perancangan Sistem Informasi Posyandu Teratai Tri Tiro Ulil Amri; Raden Wirawan; Jusran Jusran; Mirfan Mirfan; Mila Jumarlis
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1224

Abstract

Kegiatan pencatatan dan pelaporan layanan kesehatan di Posyandu Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan, dan keterbatasan dalam pengelolaan serta analisis data kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Posyandu berbasis digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data layanan kesehatan di tingkat desa. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian fungsional menggunakan metode black-box. Sistem yang dikembangkan mendukung pencatatan data balita, ibu hamil, imunisasi, serta kegiatan penimbangan dan pemeriksaan kesehatan secara terintegrasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan, serta mampu meningkatkan keteraturan pencatatan data, mempercepat proses pelaporan, dan memudahkan akses informasi kesehatan dibandingkan dengan sistem manual sebelumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model penerapan sistem informasi Posyandu yang dapat mendukung digitalisasi layanan kesehatan di tingkat desa dan berpotensi direplikasi di wilayah lainnya dengan karakteristik serupa.   Health service recording and reporting activities at Posyandu Bontotiro, Bulukumba Regency, are still conducted manually, leading to data entry errors, reporting delays, and limited access to comprehensive health information management and analysis. This study aims to design and implement a digital-based Posyandu Information System to improve the effectiveness and efficiency of health service data management at the village level. The research methodology includes requirements analysis, system design, implementation, and functional testing using the black-box method. The developed system supports integrated recording of toddler data, pregnant women, immunization, and routine health monitoring activities. The testing results indicate that all system functionalities operate as expected, contributing to improved data organization, faster reporting processes, and easier access to health information compared to the previous manual system. This study contributes a practical model for implementing village-level health information systems that supports digital health services and can be replicated in other regions with similar characteristics.