Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Administration of Moringa Leaf Extract to Reduce Oxidative Stress and Increase Fertility of Diabetes Melitus Mice (Mus Muculus Zul Hendry; Henny Yolanda; Marthilda Suprayitna
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5232

Abstract

The impact of diabetes mellitus on decreased male fertility or infertility will greatly reduce the quality of life. Therefore, it is necessary to conduct research on the prevention and treatment of decreased fertility experienced by diabetes mellitus patients, including by utilizing local naturalingredients. Objective: The aim of this study is to determine the effect of moringa to reduce Oxidative Stress and increase Fertility of Diabetes Mellitus Mice. Method: Randomized Posttest Control Group design with 35 mice (Mus Musculus) as respondents which were divided into 5 groups randomly. Results: Moringa leaf extract can significantly reduce MDA levels in diabetic mice given moringa extract at doses of 200 and 300 mg/kgbb Conclusions: Moringa leaf extract can reduce Oxidative Stress and increase Fertility of Diabetes Mellitus Mice.
Pendekatan Keperawatan Dengan Model Telehealth Dalam Manajemen Deteksi Dan Intervensi Weight Faltering Untuk Mengurangi Resiko Stunting Henny Yolanda; Raden Ahmad Dedy Mardani; Zul Hendry
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.371

Abstract

Latar Belakang: Urgensi penelitian didasari oleh tingginya angka prevalensi anak dengan stunting di NTB bahkan menduduki peringkat keempat secara nasional. Selain menyebabkan gangguan pertumbuhan, stunting menyebabkan penurunan kemampuan kognitif, motorik dan performa kerja. Proses deteksi dini sangat penting untuk mencegah stunting yang diinduksi oleh ketidakpatuhan terhadap pedoman gizi. Masalah utama dalam deteksi dan intervensi weight faltering terletak dalam kompleksitas pengenalan dan pelaksanaan intervensi yang tepat, mengakibatkan respon yang lambat terhadap masalah gizi pada anak. Keterbatasan sistem pemantauan tersebut mendorong perlunya pendekatan keperawatan berbasis telehealth dalam manajemen weight faltering. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model telehealth dalam manajemen deteksi intervensi weight faltering untuk mengurangi resiko stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), yaitu pendekatan sistematis pendekatan keperawatan melalui telehealth untuk menghasilkan produk desain website dalam Manajemen Deteksi Intervensi Weight faltering. Hasil: Hasil uji statistik hasil bahwa mayoritas responden menunjukan hasil SUS dengan kategori acceptable 77.6% Kesimpulan: website https://tumbuhkembang.id yang sudah dapat dimanfaatkan sebagai model model telehealth dalam manajemen deteksi dan intervensi weight faltering untuk mengurangi resiko stunting.