Sabela Riska Pratiwi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship between Menstrual Hygiene Knowledge and Bahavior with Leucorrhoea (Flour Albus) Incidence among Adolescent Sabela Riska Pratiwi; Sri Indra Kurnia
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.6340

Abstract

Adolescence represents a critical developmental stage characterized by substantial physiological transformations, including the commencement of menstruation, which heightens susceptibility to reproductive health problems such as abnormal leucorrhoea (flour albus). This research sought to investigate the association between knowledge and menstrual personal hygiene practices with the occurrence of leucorrhoea among female adolescents at SMP Muhammadiyah 5 Surakarta. Method: Utilizing a quantitative analytical method with a cross-sectional study design, the research recruited 109 participants through stratified random sampling. Data collection employed validated and reliable questionnaires, and subsequent analysis was conducted using univariate and bivariate statistical techniques, specifically the Chi-Square test. The results demonstrated a significant relationship between knowledge level (P = 0.002) and personal hygiene behavior (P = 0.001) with the incidence of leucorrhoea. Although most respondents exhibited good knowledge and hygiene practices, some still experienced abnormal leucorrhoea, suggesting the influence of other factors, such as environmental conditions and hygiene implementation.
Penyuluhan Diabetes melalui Program Langkah Manis (Lawan Gula Kendalikan Diabetes Melitus dengan Manis Alami) Dewi Amanda Octaviana; Sabela Riska Pratiwi; Ahmad Nur Faiz; Pinkan Puspita Kinanty; Wahida Fitria Fatmasari; Fadila Aurelya Putri; Fitriana Fatika Khaerani; Mayang Anggraini; Betty Intan Pratiwi; Denny Saptono Fahrurodzi; Jenita Berlian Nindyasari
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular yang sangat sering dijumpai dan juga suatu penyakit yang terjadi akibat gaya hidup seseorang yang tidak sehat. Diabetes melitus juga terjadi akibat gangguan metabolik kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) yang diakibatkan gangguan sekresi insulin dan resistensi insulin. Metode: Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah terkait Diabetes Melitus menggunakan tahapan pemberdayaan yang terdiri dari 7 langkah meliputi tahapan Persiapan ke Kantor Balai Desa, Persiapan ke Fasyankes, Edukasi ke posyandu lansia dan Cek Kesehatan Gula, Evaluasi edukasi posyandu, Door To Door Campaign dan Pembagian Tanaman Insulin, Evaluasi door to door campaign dan Pembagian Tanaman Insulin dan Tindak lanjut kegiatan. Hasil: Program ini memiliki tingkat keberhasilan yang baik dengan penemuan kasus diabetes sebanyak 19 orang. Melalui kunjungan Door To Door Campaign memiliki hasil dengan kategori baik sebesar 57,9%. Selain itu kegiatan demonstrasi masak dan senam menjadi cara pencegahan diabetes yang dapat dilakukan dalam mengontrol gula darah. Simpulan: Program Langkah Manis merupakan program yang diusung kami untuk menangani permasalahan Diabetes Mellitus. Program ini memiliki tingkat keberhasilan yang baik.